Alasan Mendel Menggunakan Kacang Ercis Dalam Percobaannya

administrator

0 Comment

Link

Alasan Mendel Menggunakan Kacang Ercis Dalam Percobaannya – Gregor Johann Mendel adalah seorang ilmuwan dari Australia. Pada akhir abad ke-19, Mendel melakukan percobaan pada biji kacang-kacangan untuk membuktikan prinsip pewarisan sifat. Eksperimen ini mendapatkan namanya dari bapak genetika.

Mendel melakukan percobaan pada tahun 1856 hingga 1863. Lebah dipilih karena memiliki banyak ciri khusus, seperti bunga berwarna merah dan putih, serta dapat melakukan penyerbukan sendiri atau dengan bantuan manusia.

Alasan Mendel Menggunakan Kacang Ercis Dalam Percobaannya

Disebut juga hukum pemisahan atau hukum pemisahan. Hukum ini menyatakan bahwa pada saat pembentukan gamet, sepasang gen akan terpisah menjadi sel yang lengkap.

Vaksin Corona Dan Alasan Mengapa Kita Perlu Membaca Mendel

Disebut juga aturan pasangan bebas atau aturan kelompok bebas. Ketentuan dalam undang-undang ini adalah pemisahan salah satu sekutu tidak bergantung pada pemisahan sekutu yang lain. Oleh karena itu, dalam mengembangkan gamet, kombinasi dapat dipilih secara bebas.

Dapatkan berita dengan tangan dan berita harian dari . Bergabunglah dengan grup Telegram “Berita Baru”, klik tautan https://t.me/comupdate dan bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.

Cerita terkait: Gen tidur ada, para peneliti menemukan bahwa modifikasi genetik pertama dapat menyembuhkan HIV pada kehidupan hewan tanpa modifikasi genetik, para ilmuwan telah menyelesaikan kehidupan tikus yang mengurangi lemak, ada potensi terapi baru untuk mengobati obesitas internal. di masa depan

Jixie menemukan berita yang dekat dengan kebutuhan dan minat Anda. Pilihan berita ini memilih berita yang terbaik untuk Anda. Disusun oleh : Bagian 3 JURUSAN EKONOMI UNIVERSITAS RIAU 2014 1. Eni Angriani 5. Freddy Lamsihar 2. Eni Angriani 5. Freddy Lamsihar 2. Mandala Yohanes 4. M. Rudi Hidayat 8. Dody Kurniawan

Soal Ptk Rais Pewarisan Sifat 2 Online Exercise For

Genetika adalah ilmu yang mempelajari pewarisan sifat dari orang tua kepada anak. Gregor Johann Mendel, seorang pendeta gereja di Brunn, Austria, menyilangkan kacang polong (Pisum sativum) lalu menanam dan memantau hasil salibnya, hal tersebut dilakukan Mendel selama 12 tahun. Alasan Mendel memilih lebah sebagai model : a. Sifatnya ada dua yang berbeda B. Pengendalian diri C. Mudah dibedakan D. Cepat e. Mendel mempunyai banyak keturunan. Berdasarkan hasil percobaannya, Mendel memberikan beberapa gagasan, antara lain: a. Segala sesuatu yang baik di dalam tubuh dikendalikan oleh sepasang gen, satu dari ayah dan satu lagi dari ibu. b) Setiap pasangan materi genetik menunjukkan perbedaan satu sama lain, misalnya tinggi atau pendek, bulat atau keriput, kuning atau hijau. Kedua jenis ini disebut alel. C. Jika keduanya ditemukan pada tanaman yang sama, maka cacat akan mendominasi. Selama pembentukan gamet, pasangan, atau sel tunggal, akan terpisah. e. Orang yang murni mempunyai semua ale yang sama, yaitu hanya mendominasi atau hanya memurnikan.

BACA JUGA  Nama Alat Musik Di Samping Adalah

Hukum pertama Mendel, juga dikenal sebagai hukum segregasi, mengatakan: “Ketika gamet terbentuk, dua gen membentuk pasangan yang akan memisahkan dua anak perempuan di otak.” Aturan ini berlaku untuk hibrida monohibrid (hibrida satu arah). Ringkasnya, undang-undang tersebut mempunyai tiga gagasan utama: Gen mengandung informasi lain yang mengatur evolusi ciri-ciri genetik. Inilah konsep dua bidang; alel resesif (yang jarang terlihat dari luar dan diwakili dengan huruf kecil, seperti w pada gambar), dan alel resesif (yang hukum asing dan diwakili dengan huruf kapital, misalnya R). Masing-masing orang membawa sepasang, satu dari induk jantan (seperti ww di gambar samping) dan satu lagi dari induk betina (seperti RR di gambar samping). C. Jika pasangan gen tersebut merupakan dua alel yang berbeda, maka alel tersebut akan selalu terekspresikan (lihat bagian luar). Alel resesif yang tidak terekspresi secara normal akan tetap ada pada gamet yang dihasilkan oleh keturunannya.

4 3. Hukum Mendel II Hukum Mendel II yang dikenal juga dengan Hukum Kemerdekaan menyatakan: “Jika dua orang berbeda satu sama lain sebanyak dua atau lebih, berarti pewarisan sifat pasangannya adalah pewarisan sifat sifat itu. Orang Lain Dapat Mengedit’ Aturan ini berlaku untuk satu pass (dua pass berbeda) atau lebih.

5 Seperti terlihat pada gambar, induk jantan (kasus 1) mempunyai genotip ww (fenotip putih) dan induk betina mempunyai genotip RR (fenotip merah). Keturunan pertama (posisi 2 pada gambar) merupakan persilangan antara bapak dan ibu sehingga menghasilkan 4 individu baru (semuanya bergenotipe wR). Selain itu, persilangan/sistem generasi pertama akan menghasilkan individu pada generasi berikutnya (level 3 pada diagram), dengan gamet R dan w di sebelah kiri (induk level 2) dan gamet R dan w di baris atas. (Bagian 3) 2 orang tua). Menggabungkan gamet-gamet ini akan menghasilkan 4 individu, seperti yang ditunjukkan pada papan Langkah 3, dengan genotipe: RR, Rw, Rw, dan ww. Jadi pada stadium 3 perbandingan genotipe RR, (merah), Rw (masih merah), dan ww (putih) adalah 1:2:1. Umumnya perbandingan warna merah dan putih adalah 3 : 1.

BACA JUGA  Berikut Ini Yang Termasuk Glbb Dipercepat Adalah

Beberapa Alasan Mendel Menggunakan Tumbuhan Ercis Sebagai Bahan Percobannya,​

6 4. Ciri-ciri Warisan Warisan yang disebut juga dengan pewarisan adalah pewarisan sifat-sifat dari orang tua kepada anak. Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat disebut genetika. Pengaruh kualitas dapat ditentukan oleh kromosom dan gen. Teori-teori yang didasarkan pada penggabungan ciri-ciri adalah sebagai berikut: 1. Teori embrio Teori ini dikembangkan oleh William Harvey yang berpendapat bahwa semua hewan dilahirkan dari telur. Informasi ini didukung oleh Reiner de Graaf, ilmuwan pertama yang menemukan bahwa sel sperma bergabung dengan sel telur membentuk embrio. Menurut Reiner de Graaf, ovarium burung mirip dengan kelinci. 2. Teori Praformasi Teori ini dikembangkan oleh Jan Swammerdan yang mengatakan bahwa telur mengandung seluruh keturunan mikrokosmos dari benda-benda yang telah diciptakan sebelumnya. 3. Teori epigenetik embriologi Teori ini dikembangkan oleh C.F. Wolff mengatakan, terdapat kekuatan hidup di dalam embrio yang menyebabkan embrio tumbuh sesuai pola perkembangannya. 4. Teori Nutfa Plasma Teori ini diciptakan oleh J. B. Lamarck yang berpendapat bahwa karakteristik disebabkan oleh bagian luar (lingkungan) dari struktur dan fungsi suatu organisme untuk diwariskan kepada generasi berikutnya. seperti jatuh ke dalam suatu kebiasaan.

7 5. Teori Penegenesis Teori ini dikemukakan oleh C. R. Darwin yang mengatakan bahwa setiap bagian tubuh orang dewasa menghasilkan benih kecil yang disebut gemuia. 6. Teori Genetika Teori ini diciptakan oleh Ernest Haeckel, yang percaya bahwa sperma terutama terbentuk di dalam nukleus, dan nukleus bertanggung jawab atas pewarisan sentuhan ciri-ciri.

5. Model Mendel 1. Persilangan dua individu yang berbeda sifat Kontrol Persilangan Monohibrid Jika keturunannya mempunyai sifat yang sama dengan salah satu induknya, maka persilangan dua individu yang mempunyai sifat yang sama akan mengurangi mendapatkan kendali. Perhatikan contoh di bawah ini. Misalnya: membagi kacang panjang dan kacang pendek. F1 terlalu tinggi. Kemudian F1 dibiarkan melakukan penyerbukan. Hasil yang diperoleh adalah F2 yang mempunyai perbandingan tanaman tinggi dan tanaman pendek sebesar 3:1 Persilangan ditunjukkan sebagai berikut: Induk 1 (P1) Kacang polong tinggi < Batang pendek T T t Fenotipe Tinggi pendek tinggi T dan T t dan t keturunan (F1) T t Fenotipe: Induk Batang Tinggi 2 (P2) T t T t T T dan t

BACA JUGA  Jelaskan Langkah-langkah Melakukan Ayunan Dua Lengan Ke Samping

Salib ini tidak mempunyai lambang kesucian, melainkan terdapat lambang dua orang tua. Perhatikan contoh: tanaman merah murni dari tanaman Antihinum magus (MM) disilangkan dengan tanaman murni (mm). Dari persilangan tersebut didapat hasil F1 yang semuanya berwarna merah. Apabila F1 ditanam dan melakukan penyerbukan silang maka F2 akan menghasilkan tanaman berbunga merah jambu, merah muda dan putih dengan perbandingan 1:2:1 Persilangannya adalah: P1 tanaman bunga merah muda > tanaman Mm gamet M dan M m dan m F1 Mm Fenotipe: bunga berwarna merah muda P2 Mm (merah muda) M dan m

Modul Pewarisan Sifat Idris Rev 2020 Online

Hasil pencampuran F2 adalah :                     4 gamet Perbandingan fenotipe F2 dalam suatu persilangan adalah : merah: merah: putih = 1:2:1. Perbandingan genotipe: MM: mm: mm = 1:2:1

Persilangan antara dua individu yang mempunyai dua atau lebih perbedaan menghasilkan keturunan yang mempunyai fenotipe dan genotipe yang berbeda. Mendel menggunakan varietas kacang murni berbiji kuning dan varietas kacang murni berbiji hijau keriput dalam eksperimennya. Karena yang bulat dan kuning lebih kuat dibandingkan yang keriput dan hijau, semua biji F1 berbiji kuning. Bibit F1 ini ditanam kembali dan dipupuk satu sama lain sehingga menghasilkan F2. Ciri-ciri sekunder keturunan F2 adalah sebagai berikut. Hibrida ini merupakan persilangan antara dua individu yang mempunyai dua ciri berbeda yaitu ukuran biji dan warna biji. B = penggaris bulat, keriput b = keriput, K = kuning, hijau kuat k = hijau Perhatikan gambar persilangan dua orang berbeda tipe (dua hibrida) pada P1 Kacang polong bulat kuning> < Genotip kacang polong BBKK Bbkk berbiji keriput hijau Gamet BK dan BK bk dan bk F1 BbK k Fenotipe : biji bulat kuning P2 BbKk BK, B k, bK, bk BK, Bk, bK, bk

G amet gamet BK Bk bK BBKK 1 BBKk 2 BbKK 3 BbK k 4 5 BBkk 6 BbKk 7 Bbkk 8 9 10 bbKK 1 1 bbK k 1 2 1 3 14 bbKk 1 5 16 biji bulat. mereka yang memiliki gen besar dan gen kuning, merupakan fenotipe

Gambar kacang ercis, alasan mendel menggunakan kacang, kacang ercis, alasan mendel menggunakan kacang ercis, berikut ini merupakan alasan para pengembang untuk menggunakan framework dalam pengembangan aplikasi atau web adalah, tanaman kacang ercis, kacang ercis adalah, persilangan kacang ercis

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment