Amsal 1 1 7

syarief

0 Comment

Link

Amsal 1 1 7 – Sebuah mesin atau struktur tidak dapat digunakan tanpa petunjuk pengoperasian atau manual dari produsen mesin. Sebab, mulai dari petunjuk pengoperasian, cara penggunaan, cara menjaga mesin tetap berjalan tanpa masalah, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan mesin, untuk tujuan apa mesin itu dibuat, semua sudah tertulis di buku manual mesin. Semakin banyak kita membaca manualnya, semakin kita memahami cara kerja mesin dan semakin baik kita dapat menggunakannya. Sebagai manusia, kita tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa buku yang diberikan oleh Pencipta kita.

Firman Tuhan adalah buku kita untuk hidup di dunia ini. Karena segala sesuatu yang perlu kita ketahui untuk menjalani kehidupan yang lebih baik terdapat dalam Alkitab. Semakin banyak kita membaca Alkitab, semakin kita memahami hikmat Tuhan dan rencana-Nya bagi kita. Untuk menjalani hidup kita lebih baik sesuai kehendak Tuhan.

Amsal 1 1 7

Ibadah hari ini mengatakan bahwa Firman Tuhan adalah awal dan sumber segala pengetahuan dan hikmah. Orang yang hidup sesuai Firman Tuhan, yang membaca dan mencintai Firman Tuhan dengan tekun dan setia, mendapat banyak ilmu dari Tuhan. Jadikan firman-Nya sebagai landasan hidup kita, maka hikmah, pengetahuan dan pengertian akan mengalir ke dalam hidup kita. Alhamdulillah… Hari ini saudara-saudara, kita ingin belajar bersama tentang hati yang takut akan Tuhan. Oleh karena itu, sebagai anak Tuhan Yesus, kita harus mempunyai hati yang takut akan Tuhan. Sebab hati yang takut akan Tuhan membuat kita bertumbuh di dalam Tuhan setiap hari.

Selamat Hari Pendidikan Nasional

Lalu apa yang dimaksud dengan takut akan Tuhan? Oleh karena itu saudara-saudara, takut akan Tuhan adalah suatu sikap yang menghargai kehadiran Tuhan Yesus dalam hidupmu. Lantas, apa hakikat hati yang saleh? Dalam kitab Yosua pasal 24, firman Tuhan mengatakan untuk takut akan Tuhan dan beribadah kepada-Nya dengan sepenuh hati dan setia. Contoh lainnya adalah tidak bermain-main sambil mendengarkan firman Tuhan di hari Minggu, membaca dan mendengarkan firman Tuhan dengan kuat, tidak berbohong, tidak sombong, tidak mencuri atau melakukan dosa-dosa lainnya.

Saudara-saudara, di dalam Alkitab ada seseorang bernama Ayub di Perjanjian Lama. Ayub adalah contoh orang yang hidup benar dan takut akan Tuhan. Ayub sangat menderita dalam hidupnya, Ayub kehilangan harta bendanya, kehilangan keluarganya, Ayub menderita berbagai penyakit, namun firman Tuhan mengatakan dalam kitab Ayub 1:22, Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menyalahkan Tuhan. Melakukan hal-hal buruk dalam hidup Anda. Ayub tetap memuliakan Tuhan. Dan memang benar saudara-saudara, di akhir permasalahan hidup yang dihadapi Ayub, Ayub melihat ada berkat yang Tuhan sediakan untuknya. Bahkan, Ayub diberkati lebih dari sebelumnya karena ia memiliki hati yang takut akan Tuhan.

BACA JUGA  Berikut Yang Tidak Termasuk Komponen Kebugaran Jasmani Adalah

Saudara-saudara, dari kisah Ayub di atas kita melihat bahwa hati yang takut akan Tuhan membawa Ayub pada pengenalan yang baik dan benar tentang Tuhan. Ayub tidak berbuat dosa atau meragukan Tuhan, karena Ayub tahu bahwa Tuhan mengasihi dia.

Tuhanlah yang tidak merencanakan kejahatan bagi kita. Faktanya, Firman Tuhan memberitahu kita bahwa Tuhan memerintahkan malaikat-Nya untuk melindungi anak-anak yang takut akan Tuhan.

Jual Tafsiaran Alkitab

Saudaraku, Tuhan peduli dengan kehidupan orang-orang yang takut akan Tuhan. Jika kamu selalu belajar takut akan Tuhan, Tuhan tidak akan pernah meninggalkanmu.

Ada dua orang teman, Karen dan Kim, di sekolah seni di Singapura. Jarak rumah mereka sangat berdekatan, hanya berjarak lima rumah. Karen dan Kim berprestasi di sekolah. Namun, ketika Karen pulang untuk mengajak Kim ke gereja bersamanya pada Minggu pagi, Kim berteriak dari kamar bahwa dia tidak bisa pergi ke Sekolah Minggu. Dengan berpura-pura tidak sehat. Sayangnya, belakangan Karen pergi ke Sekolah Minggu bersama ayahnya. Namun ketika Karen pulang dari gereja dan melewati rumah Kim, dia melihat Kim bermain di halaman rumahnya bersama anjingnya, Molly. Ternyata Kim hanya berpura-pura sakit untuk bersenang-senang. Karen sangat terluka dengan kelakuan Kim. Tanpa menyapanya, Karen melanjutkan perjalanan pulang bersama ayahnya. Keesokan harinya Karen bersiap-siap berangkat ke sekolah. Seperti biasa, Karen menunggu Kim di depan bar. Kim belum datang, jadi Karen pergi ke rumah Kim untuk menemuinya. Ternyata Kim benar-benar sakit hari itu. Karena ingin berolahraga siang malam, Kim lupa akan kesehatan tubuhnya.

Saudaraku, aku yakin tidak ada seorang pun di sini yang mau seperti Kim… Mereka semua adalah anak-anak yang baik, bukan anak-anak yang suka berbohong atau malas beribadah kepada Tuhan seperti Kim. Firman Tuhan dengan jelas menjelaskan dalam Amsal 1:7 bahwa jika kita memiliki hati yang takut akan Tuhan, kita menjadi anak-anak yang bijaksana. Namun dengan hikmah Tuhan, kita bisa mengetahui perbedaan antara perilaku baik dan perilaku buruk. Meskipun Kim dan Karen adalah siswa terbaik di sekolah, Kim akhirnya menderita akibat kesalahannya sendiri karena Kim tidak menghormati atau takut akan Tuhan. Namun Karen, karena dia pergi beribadah kepada Tuhan, Firman Tuhan berbicara secara mendalam

BACA JUGA  Ahli Sunat Tradisional Betawi Disebut

Saudari, Karen memilih sisi yang benar yaitu takut akan Tuhan. Sahabatnya Kim yang malas dan tidak mau beribadah kepada Tuhan, namun ia memilih untuk tetap setia beribadah kepada Tuhan.

Renungan Amsal 1:7

Oleh karena itu, saya ingin mengajak saudara-saudara saya yang sedang berada dalam permasalahan ini untuk selalu memiliki hati yang takut akan Tuhan. Sikap hati menuntut ketaatan dan kesetiaan dalam membaca dan melakukan Firman Tuhan, bahkan saat berdoa online.

Tapi percayalah Tuhan Yesus selalu ada, dimanapun dan kapanpun, kalau mau datang dan berdoa puji Tuhan. Tak heran jika setiap menjelang awal tahun, prediksi tersebar dimana-mana. Ada peramal berdasarkan lambang zodiak, lambang zodiak, dan lainnya. Orang-orang akan berlomba untuk melihat apa yang akan terjadi tahun ini. Manusia kehilangan akal dan lupa bahwa Allah adalah penguasa kehidupan di atas segalanya. Mengapa orang yang berpendidikan tinggi percaya bahwa ramalan yang kita ketahui salah? Karena tidak takut akan Tuhan.

Salomo menulis bahwa takut akan Tuhan adalah awal dari pengetahuan. Ia ingin menjelaskan bahwa rasa takut kepada Allah merupakan dasar dari segala ilmu yang menjadikan manusia bertakwa. Hikmah bukanlah pembeda antara yang baik dan yang buruk, tetapi mengetahui dan percaya bahwa kebaikan berasal dari Tuhan dan harus digunakan untuk memuliakan Tuhan. Hikmah adalah sifat Tuhan yang memampukan manusia menjalani kehidupan yang benar. Beberapa orang dalam kehidupan ini memiliki pengetahuan yang besar, tetapi mereka tidak dapat menggunakannya dengan baik. Maka kita memerlukan hikmah untuk menggunakan ilmu yang telah Tuhan berikan kepada kita.

, seiring dimulainya tahun ini kita diingatkan untuk memulai segala sesuatu dengan takut akan Tuhan, bukan yang lain. Untuk takut akan Tuhan, semua nubuatan tidak boleh lagi dipercaya. Pertanyaan yang perlu direnungkan adalah: Apakah saat ini kita masih takut akan Tuhan atau hanya mengandalkan ilmu yang kita punya? Firman Tuhan mengingatkan kita saat ini untuk selalu takut akan Tuhan.

Nasihat Dan Didikan: Kajian Hermeneutik Amsal 1:8 19 Berdasarkan Metode Hermeneutik Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher

Berdoa dari rumah, kepada siapa? – 17:00 Paman John – 17:00 Sekali lagi Terima Kasih – 17:00 Setiap Tanah adalah Tanah Suci! – 17:00 Musiman – 17:00

Berakar pada-Nya – 17:00 Hikmah dari Atas – 17:00 Diawali Takut akan Tuhan – 17:00 Penderitaan – 17:00 Doa – 17:00

BACA JUGA  Gambar Di Atas Merupakan Contoh Karya Seni Tempel Jenis

Sahabat Baik – 17:00 Ya Tuhan, Apakah aku Setia padamu? – 17:00 Cinta dan Kesetiaan – 17:00 Menerima Ajaran Tuhan – 17:00 Saat Seseorang Pergi – 17:00

Apakah kamu tidak melakukan kesalahan? Masih Belum Cukup – 17:00 Beranikah kamu mencintai musuhmu? – 17:00 Berapa lama Anda akan mengeluh? – 17:00 Hidupmu berharga di mata Tuhan – 17:00 Jangan sampai ada yang rugi – 17:00

Pdf) “takut Akan Tuhan” Sebagai Dasar Pertumbuhan Spiritualitas Remaja Kristen

Kredit – 17:00 Bangkit dan Bersinar! – 17:00 Kuasa Firman – 17:00 Menemukan Yesus – 17:00 Tuhan Yesus dan Yang Mahakuasa – 17:00

Siap Melayani – 17:00 Susah, Tapi Tetap Bisa – 17:00 Jalan Orang Benar – 17:00 Dasar – 17:00 Pemerintahan Sendiri – 17:00

Jadilah teladan – 17:00 Jangan sampai ketinggalan! – 17:00 Jangan Salahkan Orang Lain! – 17:00 Halo Empire – 17:00 Saat Tuhan Tak Menjawab Doa – 17:00

Jangan mudah menyalahkan! – 17:00 Flow God – 17:00 Kata-kata – 17:00 Hati Bersyukur – 17:00 Justice League – 17:00

Kata Bijak Blessing Words: Ayat Emas Alkitab Amsal 1

Perjanjian Di Antara Kita – 17:00 Anesu – 17:00 Hidup Lebih Baik – 17:00 Anda Tidak Sendirian, Tuhan Sendiri! – 17:00 Domba patuh – 17:00

Tabungan Kecil – 17:00 Hidup Kembali – 17:00 Nasib Orang Jahat! – 17:00 Biarkan Orang Lain Melihat – 17:00 Lagu Kebebasan – 17:00

Seperti emas! – 17:00 Jangan fokus pada yang buruk – 17:00 Pikirkan yang baik – 17:00 Mengenal Tuhan dalam segala hal – 17:00 Amal – 17:00

Belajar dari masa lalu! – 17:00 Untung Besar Saya – 17:00 Setia Kepada Tuhan – 17:00 Sabar – 17:00 Keajaiban Dalam Kehidupan Sehari-hari – 17:00

Implementasi Amsal 1:1 7 Terhadap Peningkatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik

Kerajaan Allah – 17:00 Tuhan Ujilah Aku! – 17:00 Kamu Begitu Berharga – 17:00 Mengingat Masa Lalu – 17:00 Tuhan yang Kukenal – 17:00

Menerjuni

Penjelasan amsal 1 ayat 7, amsal 1 7, renungan amsal 1 7, renungan singkat alkitab amsal 1 ayat 7, khotbah amsal 1 ayat 7, renungan amsal 1 ayat 7, alkitab amsal 1 ayat 7, amsal 1, amsal 1 ayat 7, khotbah amsal 1 7, renungan singkat amsal 1 ayat 7, amsal 1 ayat 1 sampai 7

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment