Apa Ciri-Ciri Tangga Nada Slendro Dan Pelog

administrator

0 Comment

Link
Apa Ciri-Ciri Tangga Nada Slendro Dan Pelog

Apa Ciri-Ciri Tangga Nada Slendro Dan Pelog

Ciri-Ciri Tangga Nada Slendro dan Pelog

Musik tradisional Jawa memiliki dua jenis tangga nada, yaitu tangga nada slendro dan tangga nada pelog. Kedua tangga nada ini memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Tangga Nada Slendro

  • Tangga nada slendro memiliki lima nada pokok, yaitu nem, barang, gulu, lima, dan nem moyog.
  • Jarak antar nada slendro tidak sama. Jarak antar nada nem dan barang adalah satu seperempat nada, jarak antar nada barang dan gulu adalah satu setengah nada, jarak antar nada gulu dan lima adalah satu nada, dan jarak antar nada lima dan nem moyog adalah satu seperempat nada.
  • Tangga nada slendro sering digunakan untuk memainkan musik daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tangga Nada Pelog

  • Tangga nada pelog memiliki tujuh nada pokok, yaitu nem, barang, gulu, lima, barang, gulu, dan nem moyog.
  • Jarak antar nada pelog sama, yaitu satu nada.
  • Tangga nada pelog sering digunakan untuk memainkan musik daerah Sunda dan Bali.

Perbedaan Antara Tangga Nada Slendro dan Pelog

  • Tangga nada slendro memiliki lima nada pokok, sedangkan tangga nada pelog memiliki tujuh nada pokok.
  • Jarak antar nada slendro tidak sama, sedangkan jarak antar nada pelog sama.
  • Tangga nada slendro sering digunakan untuk memainkan musik daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan tangga nada pelog sering digunakan untuk memainkan musik daerah Sunda dan Bali.

Contoh Penggunaan Tangga Nada Slendro dan Pelog

  • Tangga nada slendro digunakan dalam lagu "Jangkrik Genggong" dan "Bengawan Solo".
  • Tangga nada pelog digunakan dalam lagu "Manuk Dadali" dan "Gundul-Gundul Pacul".

Kesimpulan

Tangga nada slendro dan tangga nada pelog adalah dua jenis tangga nada yang berbeda yang digunakan dalam musik tradisional Jawa. Tangga nada slendro memiliki lima nada pokok dan jarak antar nada yang tidak sama, sedangkan tangga nada pelog memiliki tujuh nada pokok dan jarak antar nada yang sama. Tangga nada slendro sering digunakan untuk memainkan musik daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan tangga nada pelog sering digunakan untuk memainkan musik daerah Sunda dan Bali.

BACA JUGA  Doa Sebelum Makan Dan Sesudah Makan

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment