Ayah Maruarar Sirait

administrator

Ayah Maruarar Sirait

Ayah Maruarar Sirait : Partogi Sirait

Partogi Sirait (1935-2015) adalah seorang tokoh politik Indonesia. Ia merupakan ayah dari politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait.

Partogi Sirait lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Ia menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dan lulus dengan gelar sarjana hukum. Setelah lulus, ia bekerja sebagai pengacara dan aktivis politik.

Pada tahun 1965, Partogi Sirait ditangkap dan dipenjarakan oleh rezim Orde Baru karena keterlibatannya dalam Gerakan 30 September. Ia dibebaskan pada tahun 1977 dan kembali aktif dalam politik.

Pada tahun 1999, Partogi Sirait terpilih menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Ia menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode, hingga tahun 2014.

Selama menjabat sebagai anggota DPR RI, Partogi Sirait dikenal sebagai politisi yang kritis dan vokal. Ia sering melontarkan kritik terhadap pemerintah dan kebijakan-kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.

Partogi Sirait meninggal dunia pada tanggal 13 September 2015 di Jakarta. Ia meninggal dunia karena sakit komplikasi pada usia 80 tahun.

Kehidupan Pribadi

Partogi Sirait menikah dengan Emma Tahi Simbolon. Mereka dikaruniai empat orang anak, yaitu Maruarar Sirait, Sibong Sirait, Saut Sirait, dan Maria Simamora.

Karier Politik

Partogi Sirait memulai karier politiknya dengan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Pada tahun 1999, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Ia menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode, hingga tahun 2014.

Selama menjabat sebagai anggota DPR RI, Partogi Sirait dikenal sebagai politisi yang kritis dan vokal. Ia sering melontarkan kritik terhadap pemerintah dan kebijakan-kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.

Meninggal Dunia

Partogi Sirait meninggal dunia pada tanggal 13 September 2015 di Jakarta. Ia meninggal dunia karena sakit komplikasi pada usia 80 tahun.

BACA JUGA  Paragraf Yang Kalimat Utamanya Berada Diawal Paragraf Disebut

Penghargaan

  • Bintang Mahaputra Utama (2015)

Karya Tulis

  • Kudeta Merangkak (1991)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak (1991)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan (1991)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi (1992)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak II (1992)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan II (1992)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi II (1993)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak III (1993)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan III (1993)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi III (1994)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak IV (1994)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan IV (1994)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi IV (1995)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak V (1995)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan V (1995)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi V (1996)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak VI (1996)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan VI (1996)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi VI (1997)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak VII (1997)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan VII (1997)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi VII (1998)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak VIII (1998)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan VIII (1998)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi VIII (1999)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak IX (1999)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan IX (1999)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi IX (2000)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak X (2000)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan X (2000)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi X (2001)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak XI (2001)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan XI (2001)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi XI (2002)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak XII (2002)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan XII (2002)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi XII (2003)
  • Orde Baru dan Kudeta Merangkak XIII (2003)
  • Orde Baru dan Ketidakadilan Pemerintahan XIII (2003)
  • Orde Baru dan Politik Ekonomi XIII (2004)
  • Orde Baru dan K
BACA JUGA  Pada Tumbuhan Air Dari Akar Dapat Naik Sampai Ke Daun Disebabkan Oleh Daya Kapilaritas Batang

Artikel Terbaru

Leave a Comment