Ayam Bernapas Dengan

admin 2

0 Comment

Link

Ayam Bernapas Dengan – Anatomi dan fisiologi sistem pernapasan pada ayam sangat berbeda dengan hewan lainnya. Pada mamalia kita dapat menemukan diafragma, tetapi pada ayam tidak ada. Namun, ayam memiliki 9 kantong udara yang terletak di leher, satu pasang di dalamnya

, satu pasang di perut, satu pasang di depan dada dan satu pasang di belakang dada.

Ayam Bernapas Dengan

, bronkus dan bronkiolus. Fungsi utama saluran pernapasan pada ayam adalah menyediakan oksigen, mengeluarkan karbondioksida, dan membantu mengatur suhu tubuh. Selain itu, sistem pernafasan juga merupakan sumber penghasil suara untuk berbicara, menyanyi atau bentuk komunikasi lainnya.

Flu Burung Kembali Merebak, Jepang Musnahkan 330 Ribu Ayam

Fungsi laring antara lain: mencegah benda asing masuk ke dalam laring, membiarkan udara lewat saat inhalasi, membantu menelan, dan membantu mengatur tekanan.

Trakea adalah tabung yang terbuat dari cincin tulang rawan. Di dasar trakea adalah syrinx sebelum terbagi menjadi bronkus kanan dan kiri.

Itu terletak di dasar trakea, di mana ketika bergetar, itu membuat suara pada ayam. Suara terjadi selama pernafasan, di mana jarum suntik bertindak sebagai katup untuk menjaga keseimbangan tekanan udara.

Mereka dipasangkan dan dilindungi oleh tulang rusuk. Berukuran relatif kecil dan tanpa bilah, berwarna merah cerah. Sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Waspada Penyakit Pernapasan Unggas Di Musim Hujan

Ini berfungsi untuk menjaga volume udara yang konstan di paru-paru dan untuk memindahkan udara melalui paru-paru selama inhalasi dan pernafasan Organ apa yang dihirup ayam? Perhatikan bahwa anatomi dan sistem pernapasan pada ayam berbeda dengan hewan lain.

Mamalia memiliki diafragma, tetapi ayam tidak. Sebaliknya, ayam memiliki 9 kantung udara yang terletak di leher, dua di daerah interklavikula, dua di perut, dua di depan dada, dan dua di belakang.

Fungsi utama saluran pernafasan pada ayam adalah untuk menyuplai oksigen, mengeluarkan karbondioksida dan mengatur suhu tubuh. Selain itu, sistem pernapasan ayam juga berfungsi sebagai sumber produksi suara untuk berbicara dan bentuk komunikasi lainnya.

Merujuk pada buku Ilmu Aktif Makhluk Hidup dan Lingkungan karya Arief Promudio (2015), di bawah ini adalah jenis-jenis organ yang digunakan ayam untuk respirasi:

Cara Mengenali Penyakit Snot Pada Ayam Pedaging Dan Cara Mengatasinya

Nostril atau lubang hidung berguna untuk menghisap udara agar anak ayam dapat bernafas. Lubang hidung memiliki bulu-bulu halus yang digunakan untuk menyaring udara yang masuk.

Laring adalah organ yang berfungsi untuk menghalangi benda asing masuk ke dalam laring. Organ ini juga berfungsi sebagai jalan masuk udara selama inhalasi, membantu proses menelan, mengatur suara, dan membantu mengatur tekanan intratoraks.

BACA JUGA  Jamur Merang Volvariella Volvacea Yang Biasa Anda Makan Termasuk Divisi

Trakea adalah organ pernapasan berbentuk tabung yang terdiri dari cincin tulang rawan. Ada syrinx di ujung trakea sebelum terbagi menjadi bronkus kiri dan kanan.

Jarum suntik terletak di dasar trakea. Saat organ ini bergetar, maka akan terbentuk suara pada ayam. Suara dapat terjadi selama ekspirasi ketika syrinx bertindak sebagai katup untuk mempertahankan pemerataan tekanan udara.

Polsek Muara Tami Grebek Judi Sabung Ayam, Tiga Pelaku Diamankan Beserta Bb

Paru-paru atau paru-paru tersusun atas pori-pori dan dilindungi oleh tulang rusuk. Ukurannya biasanya kecil dan tidak muat di aula. Pulmo berwarna merah cerah dan berfungsi sebagai tempat sirkulasi oksigen dan karbon dioksida.

Kantung udara berfungsi untuk mengatur volume udara di paru-paru agar tetap konstan dan menggerakkan udara melalui paru-paru selama proses inhalasi dan ekshalasi.

Ini adalah organ pernapasan ayam yang membantu anak ayam bernapas dan mengeluarkan suara. Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa ayam merupakan hewan yang cukup unik dibandingkan dengan hewan lainnya.Waspada Penyakit Pernafasan Pernafasan merupakan salah satu ciri dan kebutuhan makhluk hidup. Di dunia perunggasan, sebagian besar penyakit menyerang saluran pernafasan. Keberhasilan dalam mencegah dan mengatasi penyakit pernafasan, selain meningkatkan kualitas hidup unggas tentunya juga menjadi kunci untuk menjaga produktivitas.

Kegiatan sehari-hari yang dilakukan secara sadar oleh makhluk hidup adalah bernafas. Seperti yang Anda ketahui, prinsip bernafas adalah pertukaran udara di dalam tubuh. Bernafas bukan hanya kegiatan mengeluarkan karbondioksida dan menghirup oksigen, tetapi juga memiliki arti penting seperti membantu proses imun primer dan memperlancar mekanisme pengaturan suhu tubuh.

Bahasa Arabnya Ayam

Secara umum, saluran pernapasan burung terdiri dari saluran pernapasan bagian atas, paru-paru, dan kantung udara. Saluran pernapasan bagian atas dimulai dari hidung, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus. Karena rongga hidung bersentuhan langsung dengan dunia luar, rongga hidung dilengkapi dengan filter alami berupa silia/rambut getar yang berfungsi sebagai penyaring partikel udara seperti debu bahkan mikroorganisme lainnya.

Seperti halnya trakea, sel-sel epitel di trakea dilengkapi dengan rambut getar tetapi tidak dengan silia. Sel epitel ini akan menghasilkan lendir yang dapat membunuh berbagai jenis mikroorganisme. Ini karena lendir mengandung enzim proteolitik dan surfaktan. Yang disebutkan oleh penulis di atas adalah sistem pertahanan dasar pada saluran pernapasan burung. Dapat dibayangkan jika sistem pelindung tersebut rusak oleh berbagai jenis iritasi akibat tingginya kadar amoniak, tentunya hal ini dapat memudahkan mikroorganisme patogen masuk ke dalam saluran pernapasan ayam. Di sinilah penyakit saluran pernapasan dimulai.

BACA JUGA  Rumus Percepatan Sudut

Siapa yang paling sering disalahkan ketika terjadi wabah penyakit pernapasan di peternakan? Tentunya banyak orang akan bereaksi terhadap bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya. Jawabannya tidak sepenuhnya salah, namun penyakit infeksi hanyalah salah satu faktor penyebab penyakit pernapasan.

Hal itu diungkapkan Manager Technical Support PT Mensana Aneka Satwa Dr. Arief Hidayat. “Faktanya, peternak sering lupa bahwa ada faktor lain penyebab gangguan pernapasan pada unggas, seperti iklim dan cuaca, kualitas litter, kualitas air minum, bahkan kualitas pakan,” kata Arief kepada Infovet.

Penyakit Ini Sering Menyerang Ayam Joper

Ia mencontohkan mengapa kualitas serasah berpengaruh terhadap penyakit pernapasan burung. “Serasah itu seperti tangki feses, jika feses kelebihan beban dan serasah basah dan jarang diganti, pasti kadar amoniak akan tinggi. Amonia pada dasarnya memiliki efek iritasi, sehingga merusak silia saluran pernapasan bagian atas, kemudian mikroorganisme patogen dengan mudah menginfeksinya,” jelasnya.

Contoh lain adalah kualitas pakan, jika pakan tidak seimbang dengan nutrisi, terutama protein dan garam, yang dapat memicu penyakit pernapasan pada burung. Hal tersebut dijelaskan oleh Vice President of Feed Technology PT Charoen Pokphand Indonesia, Dr. Desiantha Budi Utoma.

“Misalnya, jika kadar protein kasarnya terlalu tinggi, kita tahu nanti proteinnya akan dikeluarkan melalui feses, sehingga kadar asam urat dalam feses akan tinggi. Untuk mengimbanginya, asam urat akan dipecah oleh bakteri yang memecah urea menjadi amonia. Kalau kelebihan amonia, tahu kan apa yang akan terjadi?” kata Dezianta.

Kadar garam yang tinggi dalam makanan akan meningkatkan konsumsi air minum, karena ayam cepat merasa haus. Konsumsi air minum yang banyak menyebabkan feses menjadi encer, sehingga ayam lebih mudah mengalami diare, dan kotorannya cepat menjadi basah. Sekali lagi, jika serasah cepat basah dan tidak ditangani dengan baik, kejadian ini akan terus berlanjut.

Ciri Ciri Hewan Unggas

Kualitas air minum tidak boleh dianggap remeh. Hal ini karena jika air minum yang diberikan kepada ayam terkontaminasi bakteri seperti E. coli, maka ayam lebih mudah terjangkit colibacteriosis yang juga dapat mempengaruhi saluran pernafasan burung.

Perhatikan juga iklim dan cuaca jika fluktuasinya sangat ekstrim. Ini akan membuat ayam stres dan dapat menyebabkan masalah pernapasan. Akibat kualitas udara yang buruk, misalnya kelembaban udara kurang dari 50%, selaput lendir pada saluran pernapasan akan menjadi kering. Fungsi silia akan terganggu, dan kemungkinan masuknya debu dan zat asing lainnya akan meningkat. Begitu juga jika kelembaban udara terlalu tinggi akan menyebabkan pertumbuhan jamur yang cepat, jika jamur yang tumbuh bersifat patogen pada saluran pernafasan ayam tentunya akan sangat berbahaya.

BACA JUGA  Telu Pisan Mati Sampyoh Tegese

Berbicara tentang penyakit pernapasan, Anda sering mendengar kata mendengkur. Sayangnya, mendengkur bukanlah penyakit, melainkan gejala klinis penyakit pernapasan. Rincian lebih lanjut tentang penyakit pernapasan yang umum terjadi di peternakan unggas dapat dilihat di kolom 1 dan 2 di bawah ini:

Dari grafik tersebut secara sekilas dapat dilihat dan dirangkum bahwa penyakit yang paling banyak ditemukan di lapangan adalah penyakit yang menyerang saluran pernafasan. Patut ditanyakan, mengapa penyakit pernafasan, terutama yang bersifat menular, begitu sulit dikendalikan bahkan dihilangkan?

Ayam Bernafas Dengan Organ Apa Saja? Begini Penjelasannya!

Menurut penulis, setiap peternakan, baik kecil maupun besar, harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan tersebut. Namun demikian, penyakit khususnya penyakit menular masih banyak dijumpai pada peternakan unggas di Indonesia. Parahnya lagi, penyakit ini sering “direkrut”. Ingatlah bahwa penyakit pada saluran pernapasan biasanya memiliki gejala klinis yang mirip dengan mendengkur.

Rohmat, peternak asal Javilan, Banten, awalnya tidak percaya bahwa ayam yang dikurung memiliki komplikasi dari beberapa penyakit pernapasan. “Ada banyak kematian, saya pikir itu hanya mendengkur. Ternyata saat saya ditolong PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) sakitnya parah dan banyak nama penyakitnya,” kata Rohmat.

Seseorang yang sama sekali tidak tahu tentang penyakit unggas sebelumnya mau tidak mau harus belajar dan mempelajarinya. Apalagi di awal musim hujan, angka kematian di kandang cukup tinggi.

“Dokter hewan mengatakan bahwa saya tidak serius memelihara anak ayam, pengelolaan cangkang yang tidak tepat, kebersihan kandang yang buruk, dan kandang yang terlalu ramai. Ayam saya mendengus cepat, – kata Rokhmat.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Dan Kesehatan Kandang Ayam Layer

Kini Rohmat mulai berbenah, seolah tak ingin mengulangi kesalahannya, ia pun semakin serius dan teliti dalam menerapkan cara-cara beternak ayam yang baik. Dia mengerti bahwa ketika penyakit menyerang, jangan salahkan alam, ayam, kandang dan faktor lainnya, tetapi pikirkan dulu sejauh mana manajemen telah berjalan. (CR)

Kucing bernapas dengan, kura kura bernapas dengan, sapi bernapas dengan, reptil bernapas dengan, belut bernapas dengan, hewan yang bernapas dengan, hewan yang bernapas dengan insang, cacing tanah bernapas dengan menggunakan, cacing bernapas dengan, ikan bernapas dengan paru paru, kecebong bernapas dengan, tumbuhan bernapas dengan

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment