Deret Homolog Alkana

admin 2

0 Comment

Link

Deret Homolog Alkana – 2 Alkana adalah hidrokarbon yang hanya memiliki satu ikatan kovalen pada rantai C-nya. Sering disebut hidrokarbon jenuh karena setiap molekul mempunyai jumlah atom hidrogen maksimum. Nama alkana penting untuk dipahami karena merupakan dasar penamaan senyawa karbon lainnya.

3 Sifat umum hidrokarbon jenuh (tidak terdapat ikatan rangkap atom C, sehingga jumlah atom H banyak) sulit bereaksi karena rendahnya ikatan (kekuatan ikatan rendah) gugus parafin. Bentuk alkana dari deret C1 – C4 berbentuk gas pada suhu kamar, C4 – C17 berbentuk cair pada suhu kamar dan >C18 berbentuk padat pada suhu kamar. Jika ditambahkan unsur C maka titik didihnya semakin tinggi… dan jika jumlah atom C sama maka ia termasuk cengkeh. Titik didih lebih rendah. Ini adalah sumber utama gas alam dan minyak

Deret Homolog Alkana

4 Deret homolog alkana adalah golongan/golongan dari deret senyawa karbon yang sama, mempunyai rumus umum yang sama, sifat-sifat yang sama, dan selisih posisi CH2 dalam deret tersebut, atau dengan kata lain rantai terbuka tidak bercabang atau bercabang dengan jumlah cabang E yang sama. Alkana yang sejenis mempunyai sifat kimia yang mirip o mempunyai rumus umum yang sama o Selisih Sh antara 2 suku yang berurutan adalah 14 o semakin panjang rantai karbonnya, semakin tinggi titik didihnya.

Kumpulan Soal Hidrokarbon Kelas Xi

6 Sifat Fisika Alkana Alkana dengan berat molekul rendah seperti metana, etana, propana, dan butana berbentuk gas pada suhu kamar dan tekanan atmosfer, sedangkan alkana dengan atom karbon 5-17 berbentuk cair dan sisanya berbentuk padat. Alkana merupakan senyawa non polar sehingga sulit larut dalam air, namun larut dalam pelarut non polar seperti eter. Jika alkana bergabung dengan air maka alkana akan berada pada lapisan paling atas, hal ini dikarenakan adanya perbedaan antara air dan alkana. Massa jenis sebagian besar alkana lebih rendah dibandingkan massa jenis air. Karena alkana adalah senyawa non-polar, alkana, yang berbentuk cair pada suhu kamar, merupakan pelarut yang baik untuk senyawa kovalen. Untuk alkana rantai lurus, titik leleh dan titik didih meningkat seiring dengan bertambahnya berat molekul. Gaya Van der Waals terdapat pada molekul alkana. Oleh karena itu, titik leleh dan titik didih alkana lebih rendah dibandingkan senyawa semipolar atau senyawa polar dengan berat molekul yang sama.

7 Sifat kimia alkana Alkana merupakan senyawa polar yang tidak bereaksi dengan sebagian besar reagen. Hal ini karena alkana memiliki ikatan sigma yang kuat antar atom karbon. Dalam kondisi tertentu, alkana dapat bereaksi dengan unsur oksigen dan halogen. Jika jumlah oksigen yang tersedia cukup, alkena teroksidasi sempurna menjadi karbon dioksida dan uap air dan sejumlah energi panas dilepaskan. Jika jumlah oksigen yang tersedia tidak mencukupi, reaksi yang dihasilkan adalah karbon monoksida dan uap air. Alkana dapat bereaksi dengan halogen yang dihasilkan oleh panas atau sinar ultraviolet. Dalam reaksi ini, 1 atom H digantikan dari alkena yang sesuai. Namun, jika halogen yang tersedia cukup atau berlebihan, lebih dari satu atom akan digantikan hingga semua atom H digantikan oleh halogen. Menurut studi tentang laju transfer atom H, urutan H3>H2>H1 mengikuti. Reaksi penggantian atom-atom dalam suatu senyawa disebut reaksi substitusi.

BACA JUGA  Jumlah Pemain Sepak Bola Setiap Timnya Adalah

8 Kegunaan alkana seperti : • Bahan Bakar • Pelarut • Sumber Hidrogen • Pelumas • Bahan baku senyawa organik lainnya • Bahan baku industri.

Alkana hidrokarbon tak jenuh dengan ikatan rangkap disebut olefin (pembentukan minyak). Sifat fisik yang lebih aktif (seperti obat tidur -> 2-metil-2-butana) Sifat serupa dengan alkana, tetapi sifat lebih reaktif: gas tidak berwarna, mudah terbakar, berbau khas, mudah meledak di udara (3 – 34%) Ditemukan dalam keadaan normal. Dengan menyimpan gas batubara dalam proses “cracking”.

Deret Homolog Senyawa Golongan Alkuna Adalah …. A. C2h2, C2h4, C2h6 B. C2h2, C3h4, C4h8 C.

Alkana merupakan senyawa non polar sehingga tidak larut dalam air dan volumenya lebih kecil dari air. Alkana larut dalam alkana lain, pelarut non-polar dan etanol. Alkana dengan dua, tiga, dan empat atom karbon berbentuk gas pada suhu kamar. Sementara itu, alkana dengan berat molekul lebih tinggi dapat berbentuk cair dan padat pada suhu kamar.

Ikatan rangkap pada alkena disebut gugus fungsi yang merupakan ciri khas alkena. Reaksi pada alkena dapat terjadi baik di dalam ikatan rangkap maupun di luar ikatan rangkap. Reaksi yang terjadi pada ikatan rangkap disebut reaksi adisi, yaitu memutuskan ikatan rangkap (ikatan π) dan membentuk ikatan tunggal (ikatan α) dengan beberapa atom atau gugus. Selain sifat tersebut dapat terjadi polimerisasi dan jika jumlah oksigen tinggi maka alkena akan bereaksi dengan oksigen membentuk karbon dioksida dan uap air, jika jumlah oksigen tidak mencukupi dapat terbentuk karbon monoksida dan uap air. .

Dapat digunakan sebagai obat bius (dicampur dengan O2) untuk memasak buah. Bahan baku industri plastik, karet sintetis dan alkohol.

BACA JUGA  Bagian Yang Dilarang Dipijat Saat Hamil

20 Tata Nama Rantai utama adalah rantai atom karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Nama deret utama sama dengan alkana, akhiran alkena – ana diganti dengan – ana, untuk alkena – ana dan untuk alkena – una. Nomor rantai utama diperlukan agar atom C mempunyai jumlah ikatan rangkap paling sedikit. Penamaan dan penomoran gugus cabang sama dengan alkana.

Tata Nama Senyawa Hidrokarbon

22 Label E-Z Gunakan aturan Kahn–Ingold–Prelog untuk menentukan urutan prioritas gugus yang terikat pada atom C pada ikatan rangkap. Apabila kelompok yang prioritasnya paling tinggi berada pada satu pihak disebut Z (Zusamen). Jika kelompok dengan prioritas tinggi mempunyai sisi yang berlawanan disebut E (antigen).

Ikatan 25 P merupakan daerah yang mempunyai kerapatan elektron tinggi, sehingga dapat menyerang molekul yang kekurangan elektron seperti elektrofil, alkil halida E+E+, alkil hidrogen sulfat, alkohol, dihaloalkana.

Penambahan elektron Perolehan hidrogen Kehilangan oksigen = Kehilangan elektron Kehilangan hidrogen Penambahan oksigen Zat penghasil oksigen berkurang Zat pereduksi teroksidasi.

Reaksi polimerisasi adalah reaksi berulang di mana satu monomer (alkana) bergabung dengan banyak molekul yang lebih kecil untuk membentuk polimer.

Solution: Table Alkana

30 1 adalah senyawa hidrokarbon tak jenuh yang mengandung ikatan rangkap tiga (–C≡C–). Sifatnya mirip dengan alkena, tetapi lebih aktif. Rumus umumnya adalah CnH2n-2. Namanya sama dengan alkana, namun akhiran -ena diganti dengan -una.

32 Sifat Fisika Alkuna adalah senyawa hidrokarbon tak jenuh yang mengandung 1 ikatan rangkap tiga (-C≡C–). Sifatnya mirip dengan alkena, tetapi lebih aktif. Alkuna yang lebih rendah berbentuk gas pada suhu kamar, sedangkan alkuna dengan lima atom karbon atau lebih adalah gas. Volumenya lebih kecil dari air. Ini tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik non-polar seperti eter, benzena dan karbon tetraklorida. Dengan bertambahnya jumlah atom karbon, titik didih alkuna meningkat, tetapi menurun jika rantai sampingnya lebih atau kurang bercabang. Alkuna memiliki titik didih sedikit lebih tinggi dibandingkan alkana dan alkuna dengan berat molekul hampir sama.

33 Sifat kimia alkuna Adanya ikatan rangkap tiga pada alkuna memungkinkan terjadinya reaksi adisi, polimerisasi, substitusi, dan pembakaran.

34 Alkuna etuna (asetilen = C2H2) digunakan untuk pengelasan besi dan baja. Untuk menjelaskan sintesis senyawa lain.

Evy Endah Purwandani,s.si,apt.

Kami mengumpulkan dan membagikan data pengguna dengan pemroses untuk mengoperasikan situs web ini. Dengan menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. 2 Alkana merupakan senyawa hidrokarbon organik yang molekulnya tersusun dari unsur karbon dan hidrogen. Dan alifatik artinya ujung rantai tidak bersentuhan, sedangkan jenuh artinya semua ikatan karbon-karbon bersifat tunggal. Alkana (juga dikenal sebagai parafin) adalah senyawa kimia hidrokarbon jenuh asiklik. Alkana merupakan senyawa alifatik. Dengan kata lain, alkana merupakan rantai karbon panjang dengan ikatan tunggal. Rumus umum alkana adalah CnH2n+2. Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4.

BACA JUGA  Pola Formasi Menyerang Pada Permainan Sepak Bola Adalah

Ada perbedaan dari metana ke etana -CH2- dll. Serangkaian senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsi yang sama dengan perbedaan yang sama, yaitu. -CH2-, disebut deret homolog. Contoh: C1H(2.1)+2 = CH4 CnH2n+2

4 Rangkaian Homolog Alkana Rangkaian rumus molekul alkana menunjukkan bahwa setiap anggota bertambah sekitar CH2 dari satu anggota ke anggota berikutnya. Deret senyawa karbon ini disebut deret homolog (deret homolog alkana).

3. Selisih nomor rumus antara satu anggota dengan anggota lainnya adalah 14. 4. Semakin panjang rantai atom karbonnya, semakin tinggi titik didihnya. 1. Rumus umum deret homolog alkana adalah CnH2n+2. 2. Terdapat kesenjangan CH2 antara satu anggota dengan anggota lainnya.

Apa Yang Berbeda Dari Senyawa Yang Berasal Dari Deret Homolog Yang Sama? ​

7 Jumlah atom C Rumus molekul Nama Titik lebur (oC) Titik didih (oC) Massa jenis (g/cm3) Keadaan (suhu kamar) 1 CH4 Metana -181, 9 -163, 90, 466 Gas 2 C2H6 Etana -183, 2 – 88, 5 0, 572 3 C3H8 Propana -189, 6 -42, 0 0, 585 4 C4H10 Butana -138, 3 -0, 4 0, 601 5 C5H12 Pentana -129, 9 36, 2 6 20 Cairan C6H14 Heksana – 94, 969, 1 0, 660 7 C7H16 heptana-90, 5 98, 5 0, 684 8 C8H18 oktan-56, 7 125, 8 0, 703 9 C9H20 0, 703 9 C9H20 0,20 dekana 2010 C9H20, 2020 29. 28 313,9 0,789 padatan 20 C20H42 eikosan 36,9 343,9

8 Gugus Alkil Alkil merupakan gugus alkana yang kehilangan atom H. Misalnya, jika metana CH4 kehilangan satu atom H, ia menjadi -CH3. Gugus alkil diberi nama dengan mengubah ana alkena menjadi il.

Deret angka, alkana disebut parafin karena, rumus molekul alkana, alkana, kromosom homolog, alkana alkena alkuna, homolog, deret homolog, aplikasi deret, deret homolog alkena, alkana tergolong senyawa hidrokarbon, deret arimatika

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment