Formulir Model A

administrator

0 Comment

Link
Formulir Model A

Formulir Model A

Formulir Model A: Mengenal Lebih Dekat

Formulir Model A adalah formulir yang digunakan untuk melaporkan transaksi keuangan yang berkaitan dengan pajak penghasilan. Formulir ini wajib diisi oleh setiap wajib pajak yang memiliki penghasilan dari pekerjaan, usaha, atau investasi. Pelaporan dilakukan secara berkala, yaitu setiap satu tahun sekali.

Formulir Model A terdiri dari beberapa bagian, antara lain:

  • Bagian A: Informasi Umum
  • Bagian B: Penghasilan
  • Bagian C: Biaya
  • Bagian D: Penghasilan Kena Pajak
  • Bagian E: Perhitungan Pajak
  • Bagian F: Pembayaran Pajak

Cara Mengisi Formulir Model A

Cara mengisi Formulir Model A dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Isi bagian A dengan informasi umum tentang wajib pajak, seperti nama, alamat, nomor pokok wajib pajak (NPWP), dan status perkawinan.
  2. Isi bagian B dengan rincian penghasilan yang diperoleh wajib pajak selama satu tahun pajak. Penghasilan tersebut dapat berupa gaji, upah, honorarium, keuntungan usaha, dividen, bunga, royalti, dan sebagainya.
  3. Isi bagian C dengan rincian biaya-biaya yang dikeluarkan wajib pajak dalam rangka memperoleh, menagih, dan memelihara penghasilan. Biaya tersebut dapat berupa biaya pegawai, biaya sewa, biaya listrik, biaya air, biaya telepon, biaya transportasi, dan sebagainya.
  4. Isi bagian D dengan penghasilan kena pajak wajib pajak. Penghasilan kena pajak merupakan penghasilan setelah dikurangi dengan biaya-biaya yang diperbolehkan.
  5. Isi bagian E dengan perhitungan pajak yang terutang wajib pajak. Perhitungan pajak dilakukan dengan mengalikan penghasilan kena pajak dengan tarif pajak yang berlaku.
  6. Isi bagian F dengan rincian pembayaran pajak yang telah dilakukan wajib pajak. Pembayaran pajak dapat dilakukan melalui bank atau pos.

Batas Waktu Penyampaian Formulir Model A

Formulir Model A wajib disampaikan kepada kantor pajak paling lambat 31 Maret tahun berikutnya setelah tahun pajak berakhir. Keterlambatan penyampaian Formulir Model A dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda.

BACA JUGA  Brownies Coklat Keju

Sanksi atas Keterlambatan Penyampaian Formulir Model A

Keterlambatan penyampaian Formulir Model A dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar 2% dari jumlah pajak terutang untuk setiap bulan keterlambatan. Denda tersebut maksimal sebesar 24% dari jumlah pajak terutang.

Kesimpulan

Formulir Model A merupakan formulir yang digunakan untuk melaporkan transaksi keuangan yang berkaitan dengan pajak penghasilan. Formulir ini wajib diisi oleh setiap wajib pajak yang memiliki penghasilan dari pekerjaan, usaha, atau investasi. Pelaporan dilakukan secara berkala, yaitu setiap satu tahun sekali. Keterlambatan penyampaian Formulir Model A dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment