Hade Ku Omong Goreng Ku Omong

administrator

0 Comment

Link

Hade Ku Omong Goreng Ku Omong – Ia bersekolah di SMPN 1 Sumedang, tertarik dengan dunia tulis menulis. Ibu dari tiga anak. Terbitnya kumpulan cerita Sunda berjudul ‘Mushap Beureum Ati’ (Mushap Merah Hati) Tahun 2021. Selalu bahagia, baik dan penuh kebahagiaan. Ini adalah motto rasa syukur saya setiap hari.

30 Desember 2022 05:52 30 Desember 2022 05:52 Diperbarui: 30 Desember 2022 23:45 2296 25 11

Hade Ku Omong Goreng Ku Omong

Hutama dan Nadia sudah menikah puluhan tahun. Baru-baru ini pasangan yang selalu tampil serasi ini merayakan ulang tahun pernikahan emas mereka. Di usia pernikahan yang menginjak lima puluh tahun, sorot mata mereka membuat para tamu iri dan kagum.

Contoh Papatah Sunda Dan Artinya Yang Berisi Nasihat Hidup

Tentu saja, selama perayaan, Nadia tak henti-hentinya memandang Hutama dengan tatapan sejuta makna. Begitu pula dengan segel. Seolah-olah merekalah satu-satunya fokus mata. Tidak ada kata yang terucap, baik sekedar ‘Aku cinta kamu’ atau kalimat lainnya.

Tampilan dengan sejuta makna itulah yang mereka wakili. Sederhana dan terkesan biasa saja. Namun hal ini mempunyai arti yang luar biasa. Karena kita akan mengetahui seberapa dalam hati seseorang dari matanya. Tidak ada komunikasi!

Sampai saat ini jika Anda sudah membaca artikel tentang kunci hubungan rumah tangga langgeng. Jadi, apapun artikel yang Anda baca. Dan tanyakan pada pasangan mana saja yang telah berhasil menjalankan rumah tangga dalam jangka waktu yang lama. Jawaban yang akan kita dapatkan adalah: “Meningkatkan komunikasi! Karena itulah kunci keharmonisan hubungan di rumah.”

Dalam hal ini, ada juga pepatah Sunda yang mengatakan: “Buat aku bicara, suruh aku bicara.” Artinya perkataan yang baik mempunyai akibat yang baik dan perkataan yang buruk mempunyai akibat yang buruk. Oleh karena itu, komunikasi dengan kata-kata yang baik adalah kunci dari segalanya. Baik itu tentang hubungan di rumah, pekerjaan, dan bersosialisasi.

Pdf) Kearifan Lokal Orang Sunda Dalam Ungkapan Tradisional Di Kampung Kuta Kabupaten Ciamis

Sebut saja Mark Manson, penulis dan blogger internasional. Saat pertama kali menikah, Mark melakukan sedikit riset dan menanyakan pendapat para pengikutnya. Topiknya tentang bagaimana membangun rumah tangga yang bahagia. Hasil survei tersebut, Mark berhasil diwawancarai oleh Business Insider, sebuah situs berita bisnis, selebriti, dan teknologi di Amerika Serikat.

BACA JUGA  Usaha Pemuda Untuk Mempertegas Jati Diri Bangsa Adalah

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terdapat 1.500 pasangan yang siap menjawab dan membagikan nasehatnya. Nyatanya, nasehat ini tidak hanya datang dari pasangan yang sudah lama berhasil menjalankan rumah tangga dengan sukses. Tapi juga, dia berasal dari pasangan yang bercerai.

Oleh karena itu, saran yang diperoleh dari hasil survei sangatlah lengkap. Bukan hanya apa yang perlu dilakukan, tapi juga hal-hal yang perlu dilakukan. Namun juga hal-hal yang sebaiknya dihindari dalam hubungan keluarga.

Bahkan, saat ia bertanya kepada para pengikutnya bagaimana cara membangun rumah tangga yang bahagia. Markus sudah mempunyai hipotesis atau jawabannya. Dalam hatinya, Mark berkata, “nasihatnya kebanyakan tentang masalah komunikasi.”

Pdf) Peran Pemerintah Dalam Pelestarian Kampung Adat Cireundeu

Namun hipotesis Markus salah 100 persen. Jadi itu bukan komunikasi guys! Kunci kesuksesan home run adalah bertahan dan bertahan lama. Sebab, nyatanya banyak pasangan yang sudah menjalin hubungan selama puluhan tahun. Hubungannya terkesan mesra, romantis dan selalu harmonis. Namun, tiba-tiba kami mendengar kabar perceraian tersebut. Ya kamu tahu lah!

Mark juga memproses data survei. Setelah semua data diolah, Mark kembali dikejutkan dengan hasilnya. Oleh karena itu, ternyata komunikasi bukanlah akar masalah dan bukan solusi hubungan rumah tangga yang langgeng dan bahagia. itu saja

Mark menemukan fakta bahwa ada pasangan yang memiliki gaya komunikasi pas-pasan, tidak mendalam, dan tidak menggunakan gaya bahasa yang romantis dan penuh kelembutan. Namun rumah mereka berjalan dengan lancar, langgeng, bahagia dan baik.

Mark juga menemukan satu kata kunci. Sikap yang selalu ada dalam rumah tangga yang langgeng dan bahagia adalah rasa hormat, rasa hormat adalah kunci hubungan rumah tangga yang langgeng dan langgeng.

Berita Cianjur Tolak Pembangunan Pt Pyi Ii By Beritacianjur.com

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kita menemukan bahwa kata hormat mempunyai arti menghormati atau takut.

BACA JUGA  Keterampilan Mana Yang Sudah Kamu Lakukan Dengan Baik Jelaskan

Markus mengartikan rasa hormat sebagai sikap saling menghormati satu sama lain. Laki-laki menghormati perempuan, dan sebaliknya. Rasa hormat adalah tindakan mengesampingkan satu sama lain. Bersedialah untuk mendengarkan pasangan Anda dan menahan diri selama percakapan.

Secara lebih rinci, Stephen Covey mengartikan rasa hormat sebagai upaya untuk memahami, bukan untuk dipahami. Artinya kita harus berusaha memahami terlebih dahulu keadaan pasangan kita, daripada meminta orang lain untuk memahami kita.

Rasa hormat ini sangat bermanfaat, bahkan ketika pasangan kita sedang marah dan berbicara keras. Maka kita akan tenang dan tidak mudah berharap. Pertama kita akan memahami situasinya dan bertanya pada diri sendiri, “Apa alasannya kenapa dia seperti ini? Tidak seperti biasanya, pasti ada sesuatu yang mengganggunya”.

Pdf) Komparasi Kearifan Lokal Sunda Dan Jepang: Pembentuk Karakter Anak

, terapis pasangan dan konselor pernikahan Linda Bloom, L.C.S.W. Dan Charlie Bloom MSW, penulis buku 101 Things I Wish I Knew When I Got Married: Simple Lessons to Make Love Last, mengatakan bahwa hubungan yang baik membutuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antara kedua pasangan. Hormati pasangan Anda

Kami ingin memperlakukan pasangan kami sebagaimana kami ingin diperlakukan. Menumbuhkan keyakinan bahwa di rumah hubungan bukan antara atasan dan bawahan. Namun laki-laki dan perempuan mempunyai kedudukan yang sama, kita adalah pasangan yang saling melengkapi. Oleh karena itu, dari hal tersebut akan terbangun rasa penghargaan, kekaguman dan rasa hormat terhadap pasangan. 2. Perbaiki ego

Setiap individu memiliki egonya masing-masing, hal ini harus kita terima dan sadari. Yaitu, setiap saat kita ingin dan membutuhkan ego kita agar diterima dan dihargai oleh pasangan kita. Namun, bukan berarti kita harus selalu memaksakan diri dan merasa bahwa yang penting hanyalah ego kita.

Dari waktu ke waktu, kita juga harus belajar mengesampingkan ego kita, dan menerima serta mendahulukan ego pasangan kita. Dengan demikian timbul rasa saling menghormati dan menjalar ke dalam hubungan rumah tangga. Pahami situasi pasangan Anda

Contoh Paribasa Sunda Dan Artinya,

Ketika pasangan mempunyai masalah, emosi mereka tidak stabil, mudah tersinggung, marah, stres, dan hubungan menjadi buruk. Oleh karena itu, kita harus menahan diri untuk tidak memancing emosi dan berusaha memahami situasi yang sedang dihadapi pasangan kita.

BACA JUGA  Jelaskan Manfaat Musyawarah

Kita perlu memahami bahwa dia sedang mengalami masalah yang berada di luar kendalinya. Oleh karena itu, menjadi berbeda dari biasanya. Oleh karena itu, salah satu bukti rasa hormat kita adalah dengan menerima dan memahami keadaan. Bersikaplah tenang dan bantu dia menenangkan emosinya tanpa banyak bicara atau menghakimi.

Dalam situasi ini sebaiknya kita menekan keinginan perasaan kita sendiri. Anda tidak ingin pasangan Anda memahami dan peduli pada Anda. Pada titik ini, posisi kita adalah berperan memahami situasi dan perasaan. saya ingin mendengar

Mendengarkan merupakan suatu keterampilan yang bisa dikatakan mudah, namun sebenarnya sulit. Karena tidak semua orang siap dan mampu mendengarkan orang lain.

Javanese Influence On Indonesian

Dalam keterampilan mendengarkan, kita tidak hanya harus mendengar dengan telinga saja. Namun hati dan jiwalah yang harus mendengarkan keluh kesah, kesulitan dan permasalahan yang pasangan Anda alami. Tidak menghakimi, menyalahkan atau memberikan nasihat yang tidak diminta. 6. Dia mungkin menahan diri saat berbicara

Sebaliknya hubungan itu terus berlanjut. Dia banyak berbicara dan berbicara, terutama ketika dia banyak berbicara di tempat. Hal ini akan membuat hubungan terasa canggung, berisik dan membosankan.

Suasana tenang, mengutamakan perasaan dan pembicaraan dari hati ke hati. Padahal, inilah kunci keharmonisan antar pasangan dalam rumah tangga.

Meskipun kami sangat ingin berbicara dan berbagi pemikiran dengan pasangan kami. Maka ada baiknya kita menahan diri dari kata-kata yang buruk.

Jadi Jalma Mah Hadé Ku Omong, Goréng Ku Omong.paribasa Di Luhur Ngandung Harti ….a. Alus Réngkah

Prioritaskan solusi, bukan emosi. Dengan cara ini pasangan kita akan merasa nyaman berbicara dengan kita dan mau mendengarkan apa yang kita katakan.

Semoga rumah yang kita tinggali bersama pasangan kita diberkahi Allah swt, dikaruniai keturunan yang shaleh/soleh, dan rumah yang kita tempati penuh kebahagiaan dan kekal. Selamat mencoba, semoga berhasil. (*)

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment