Halo Dalam Bahasa Jepang

admin 2

0 Comment

Link

Halo Dalam Bahasa Jepang – Salam pertemuan adalah sapaan saat bertemu seseorang (apalagi perpisahan). Kita biasanya menyapa seseorang pada pertemuan pertama dengan mengucapkan selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan selamat bekerja.

Orang Jepang biasanya mengucapkan Ohayou / Ohayou gozaimasu (おはよう / おはよう あます。) setelah bangun tidur dan menyapa semua orang di rumah atau bertemu seseorang di pagi hari sampai jam 10 pagi. Ohayou gozaimasu digunakan untuk guru, atasan, orang tua atau kenalan karena bersifat formal. Dan untuk orang/teman yang sangat akrab, menggunakan Ohayou sudah cukup

Halo Dalam Bahasa Jepang

Otsukaresama desu (おつかかさま です) diucapkan kepada anggota kantor/karyawan, mitra bisnis dan lain-lain saat bekerja atau rapat di kantor.

Am Dan Pm Dalam Bahasa Jepang

Sayōnara (さとゆら) diucapkan saat kalian akan berpisah untuk waktu yang lama atau saat kalian tidak akan bertemu lagi. Atau katakan ketika mereka putus dengan pacar mereka.

Dewa mata / Ja mata (かる、また / じゃ、また) mengatakan bahwa dia mengucapkan selamat tinggal tetapi dia akan segera melihat orang itu. Biasanya orang Jepang hanya mengucapkan kata “ja” じゃ.

Mata ato de (まぞ あとで) diucapkan saat berpisah dan segera bertemu kembali. Contoh klasiknya adalah “mata ato de kimasu” dan kita akan membahasnya lagi nanti.

Mata ashita aimashou (まぞ あし ああし あいますん) diucapkan saat berpisah dan bertemu kembali keesokan harinya. ashita artinya besok, kalau minggu depan diganti dengan “raishu” (来週) dan kalau bulan depan diganti dengan “reigetsu” (例月)

Antara Good Morning Dan Ohayou Gozaimasu

Itte rasshai (いって らっしゃい) diucapkan saat menyapa anggota keluarga yang ingin pergi keluar. ketika orang-orang di rumah keluar dan berkata

Okaerinasai (おかえりなない) diucapkan saat orang pulang dan menyapa.

Doumo (どうも) diucapkan ketika berterima kasih kepada seseorang secara informal. Doumo dapat digunakan dengan kata “arigatou” (ありがとう) menjadi “doumo arigatou”

Arigatou gonzaimasu (あありが あるれ) diucapkan saat mengucapkan terima kasih secara formal. Menambahkan “Doumo arigatou gonzaimasu” berarti Terima kasih banyak.

Apa Kabar Dalam Bahasa Jepang

Gomen / Gomennasai (ごめんなない) adalah ungkapan permintaan maaf secara informal. Kata tersebut digunakan untuk teman, kerabat, orang tua hingga remaja dan lain-lain.

Sumimasen (すみません) adalah cara informal untuk meminta maaf. Kata itu diucapkan kepada orang tua, pemimpin dan lain-lain.

Omedetou / Omedetou gozaimasu (でします / でしです します) dikatakan untuk memberi selamat kepada orang lain. Contoh kalimat

Ganbatte Kudasai (がればって さしい) memiliki arti yang luas, yaitu dapat berupa “Bangun” atau “Lakukan yang terbaik” atau “Semoga beruntung”. Kata ini diucapkan kepada seseorang untuk memberi semangat. Saat disapa dengan Ganbatte Kudasai, kamu bisa menjawab dengan “ganbarimasu” (ががばります) Aku akan melakukan yang terbaik.

BACA JUGA  Apa Arti Buah Tangan

Pdf) Perbandingan Konsep Persalaman “terima Kasih” Dalam Bahasa Indonesia Dan Bahasa Jepang

Okuyami moushi agemasu (おくやみもうし げをます) diucapkan saat menyampaikan belasungkawa atau mengungkapkan kesedihan seseorang.

Osakini (おさきに) diucapkan saat meninggalkan kantor, rapat, dll. Biasanya orang yang disapa akan membalas dengan osaki ni douzo ( お さ き に   う ぞ ) silahkan duluan.

~ni yoroshiku (によろしく) diucapkan untuk menyapa seseorang. misalnya “Miftah-san ni yoroshiku” Halo Miftah! atau bisa juga menggunakan “yoroshiku otsutae kudasai” (よろしく おつたえさしい) Say hello to me.

Cotto matte Kudasai (まます またんます) diucapkan untuk meminta seseorang menunggu sedikit lebih lama. Untuk bentuk informal, gunakan hanya Cotto tembus pandang.

Kata Slang Dalam Bahasa Jepang

Douzo (あたる) diucapkan saat menyapa seseorang. Ungkapan ini bisa dilanjutkan dengan kata lain, seperti “douzo oagari kudasai”( ), silahkan ketik.

O matase shimashita (お ま た せ し て し て) digunakan saat menunggu seseorang dan berterima kasih kepada mereka karena telah menunggu, secara umum cara yang benar untuk mengatakan “apa kabar” dalam bahasa Jepang adalah “ogenki desu ka” “. Namun dalam praktiknya, sapaan “ogenki desu ka” tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari orang Jepang dan tidak selalu digunakan dengan cara yang sama seperti “apa kabar?” Apakah Anda suka “Bagaimana kabarmu?” Indonesia Jika demikian, cara atau situasi ketika Anda mengatakan “apa kabar?” dalam bahasa Jepang?

Cara sopan untuk mengatakan “Apa kabar” dalam bahasa Jepang “Ogenki desu ka” dan “Hai, okage sama de genki desu”

Sebagai sapaan, frasa “ogenki desu ka” digunakan untuk menanyakan kabar orang lain secara formal, seperti “apa kabar?” Namun di Indonesia, penggunaan “ogenki desu ka” sangat terbatas dan tidak selalu berarti sama dengan “apa kabar?” Indonesia

Apa Itu Aisatsu?

Pada dasarnya, “ogenki desu ka” hanya dapat digunakan oleh orang yang sudah lama tidak melihat pembicara. Sebaliknya, “hai, okagesama de genki desu” atau “hai, okage sama de” digunakan untuk menanggapi “ogenki desu ka”.

Namun dalam praktiknya, sebagian besar “ogenki desu ka” hanya digunakan sebagai sapaan tertulis dalam korespondensi, email, dll. Selain itu, sapaan ini dapat digunakan oleh pembicara dengan orang biasa atau orang asing melalui percakapan satu arah seperti acara TV, pidato, dll. Sebaliknya, sapaan ini tidak tepat digunakan untuk orang yang sering bertemu dengan pembicara, seperti teman sekolah, rekan kerja, atau anggota keluarga yang tinggal bersama di rumah.

BACA JUGA  Hasil Usg 5 Minggu

Padahal, awalan “o” pada “ogenki desu ka” digunakan untuk melembutkan kata “genki” yang berarti “kesehatan”. “Desu” juga digunakan untuk menunjukkan kehalusan lawan bicara, sehingga sapaan ini digunakan sebagai sapaan yang sopan.

Ungkapan “ogenki deshita ka” adalah bentuk lama dari “ogenki desu ka”. Sapaan “ogenki deshita ka” juga digunakan untuk menanyakan status orang lain yang sudah lama tidak bertemu dengan pembicara secara formal. Perbedaan antara “ogenki deshita ka” dan “ogenki desu ka” adalah waktu dan keadaan. Secara umum, “Ogenki deshita ka” digunakan untuk menanyakan keadaan orang lain karena pembicara dan orang lain belum pernah bertemu pada waktu tertentu di masa lalu. Juga, umumnya “ogenki deshita ka” dikirim langsung ke orang lain yang sedang dituju. Di sisi lain, “ogenki desuka” menanyakan tentang situasi lawan bicara saat bertemu dengan pembicara, atau “ogenki desuka” lebih umum digunakan dalam tulisan sebagai surat.

Yuk Belajar Bahasa Jepang Bersama Aeo Kun!

Menggunakan “hai, okage sama de” berarti “ya, dengan rahmat” dalam menanggapi “ogenki deshita ka” dan “ogenki desu ka”.

Sapaan “ohisashiburi desu” diucapkan saat pembicara bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak dilihatnya. “Ohisashiburi desu” mengungkapkan kebahagiaan saat pembicara bertemu dengan orang lain. Sapaan ini sering disertai dengan kalimat “ogenki deshita ka” untuk menanyakan kabar orang lain dengan “apa kabar” seperti “Lama tidak bertemu, ya, bagaimana kabarmu sekarang?”

Bahkan, awalan “o” dari “ohisashiburi desu” digunakan untuk melembutkan kata “hisashiburi” yang berarti “lama tidak bertemu”. Di sisi lain, “desu” juga menunjukkan kesopanan kepada lawan bicara, sehingga sapaan ini digunakan sebagai cara sapaan yang sopan.

Ungkapan “gobusata shite orimasu” juga digunakan saat pembicara bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak ditemuinya. “Gobusata shite orimasu” mengungkapkan permintaan maaf ketika pembicara bertemu dengan lawan bicara karena pembicara sudah lama tidak bertemu dengan lawan bicara. Di antara sapaan tersebut adalah bahasa hormat, yaitu bahasa yang mencela diri sendiri, sehingga cocok digunakan dengan orang yang lebih tua dari pembicara, memiliki status lebih tinggi dari pembicara, menghormati pembicara atau dalam dunia bisnis.

Bayangan Panjang Peta Ue Dengan Teks Halo Dalam Bahasa Jepang Ilustrasi Stok

Pada dasarnya, “oisashiburi desu” dan “gobusata shite orimasu” dapat dikatakan dengan hormat “lama tidak bertemu”. Namun, secara umum “oisashiburi desu” lebih cenderung diucapkan kepada orang yang berstatus sama atau lebih rendah daripada penuturnya meskipun dapat digunakan secara umum. Lebih baik tidak mengatakan “oisashiburi desu” kepada seseorang di atas pembicara karena masih ada kata yang lebih tepat untuk “oisashiburi desu”.

BACA JUGA  Penyajian Sebuah Produk Kerajinan Disebut Juga Dengan

Di sisi lain, “gobusata shite orimasu” adalah salah satu bahasa hormat yang mencela diri sendiri, sehingga cocok digunakan oleh orang yang lebih tua dari pembicara, atasan pembicara, orang yang dihormati oleh pembicara. . , atau khususnya dalam dunia bisnis.

“Genky?” apakah sapaan informalnya “ogenki desu ka?” orang tersebut menanyakan kondisi lawan bicara seperti “apa kabar?” Indonesia Juga, “genki datta?” juga merupakan sapaan informal “ogenki deshita ka”, yang merupakan bentuk lama dari “ogenki desu ka?”. “Genky?” dan “genki datta?” Ini digunakan baik dalam percakapan maupun dalam tulisan secara diam-diam saat menyapa seseorang yang sudah lama tidak Anda temui. Artinya hampir sama dengan “genki desuka” dan “ogenki deshita ka”. Namun, kedua cara sapaan ini hanya dapat digunakan dengan orang-orang yang merupakan kerabat dekat pembicara seperti teman sekelas, kolega, dll. Sudah lama tidak bertemu karena berbagai alasan seperti sakit, pindah ke tempat lain. lokasi. dll, atau terutama teman lama seperti fresh graduate, teman lama, teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Sementara itu, “genki?” dan “genki datta?” Tidaklah tepat untuk mengatakan seseorang lebih tua dari pembicara, seseorang yang statusnya lebih tinggi dari pembicara, seseorang yang tidak mengenal pembicara, atau yang sering bertemu dengan pembicara.

“Hisashiburi” adalah sapaan informal dari “ohisashiburi desu” yang digunakan saat menyapa seseorang yang sudah lama tidak bertemu. Karena “hisashiburi” adalah bentuk informal dari “ohisashiburi desu” dan memiliki arti persahabatan, sapaan ini hanya dapat digunakan dengan orang yang memiliki hubungan dekat dengan pembicara seperti teman sekelas, kolega, dll. Pembicara untuk waktu yang lama. Di sisi lain, “hisashiburi” tidak sesuai untuk orang/status yang lebih tua dari pembicara atau seseorang yang tidak mengenal pembicara.

Ohayou Gozaimasu (selamat Pagi)

Kata “saikin doo” digunakan untuk menanyakan secara halus tentang keadaan seseorang saat ini. “Diam?” itu juga informal dan hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang dekat atau mengenal pembicara dengan baik. Di sisi lain, “saikin doo” tidak

Bahasa jepang halo semua, halo dalam bahasa korea, tulisan halo dalam bahasa jepang, bahasa jepang halo, kata halo dalam bahasa korea, halo jepang, tulisan halo dalam bahasa korea, halo dalam bahasa inggris, halo dalam, halo dalam bahasa korea formal, halo dalam bahasa jepang informal, bahasa jepang nya halo

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment