Komponen Penyusun Enzim

admin 2

0 Comment

Link

Komponen Penyusun Enzim – 3 PENGERTIAN ENZIM Enzim adalah senyawa organik bermolekul besar yang berperan mempercepat reaksi metabolisme dalam tubuh tumbuhan tanpa mempengaruhi kesetimbangan reaksi. Enzim tidak ikut serta dalam reaksi, struktur enzim tidak berubah sebelum dan sesudah. Reaksi tetap enzim sebagai biokatalis

4 CATATAN: Substrat dapat berikatan dengan enzim jika enzim memiliki tempat aktif sebagai tempat pengikatan substrat = LOCK AND KEY THEORY yang diperkenalkan oleh Fisher

Komponen Penyusun Enzim

5 CATATAN: Situs aktif enzim bersifat fleksibel, sehingga situs aktif enzim dapat berubah bentuk tergantung bentuk substratnya = TEORI PRESISI INDUKSI (Teori Presisi Induksi diperkenalkan oleh Daniel Koshland)

Ada Apa Dengan Tripsin?

6 NAMA ENZIM Enzim diberi nama sesuai dengan nama substrat dalam reaksi yang dikatalisis. Kami biasanya menambahkan akhiran ase untuk mereka. Enzim dibagi menjadi 7 kelompok besar.

JENIS REAKSI OKSIREDUKTASE (nitrat reduktase) Menghilangkan dan menambahkan elektron atau hidrogen TRANSFERASE (kinase) Memindahkan sekelompok senyawa kimia HIDROLASE (protease, lipase, amilase) Memperpanjang ikatan kimia dengan menambahkan air LYASE (fumarase) Membentuk a dengan menambahkan ikatan rangkap . gugus kimia ISOMERASE (epimerase) ) Mengkatalisis perubahan isomer LIGASE/SINTETASE (Thiokinase) Menggabungkan dua molekul disertai hidrolisis ATP POLYMERASE Menggabungkan monomer dan polimer

Bukan protein Protein = enzim terkonjugasi apoenzim Non protein = gugus prostetik Organik = koenzim Anorganik = kofaktor (ion Fe, Mn, Zn)

Sitokrom: sitokrom a, a3, b, b6, c dan f plastokuinon, plastosianin, feredoksin ATP: senyawa organik berenergi tinggi dengan gugus 3 P dan adenin ribosa

Enzim Adalah Komponen Dan Sifat Enzim

Enzim aktif di dalam sel tempat mereka disintesis (disebut ENDOENZYMES) atau di tempat lain di luar tempat sintesis (disebut EXOENZYMES). Sebagian besar enzim adalah ENDOENZIM

13 SIFAT ENZIM Enzim bersifat koloid, memiliki luas permukaan yang besar, dan bersifat hidrofilik. Mereka dapat bereaksi dengan senyawa asam atau basa, kation atau anion. Enzim dapat dirangsang atau dihambat dalam jumlah kecil Mempercepat laju reaksi tanpa mengubah kesetimbangan reaksi Enzim tidak terlibat dalam reaksi, struktur enzim dipertahankan sebelum dan sesudah reaksi Enzim spesifik untuk molekul besar

Suhu: optimum 300C, minimum 0 0C, maksimum 400C Logam, merangsang aktivitas enzim: Mg, Mn, Co, Fe Logam berat, menghambat aktivitas enzim: Pb, Cu, Zn, Cd, Ag pH, tergantung jenis enzimnya (pepsin ). adalah asam aktif, kondisi netral amilase, kondisi basa trypsin) konsentrasi substrat, banyak substrat awalnya merangsang aktivitas enzim, kemudian mendidih karena: akumulasi produk (efek terbalik) konsentrasi enzim, peningkatan konsentrasi enzim merangsang aktivitasnya air, merangsang enzim aktivitas vitamin, merangsang aktivitas enzim

BACA JUGA  Tempo Lagu Alam Bebas

15 INHIBISI ENZIM 1. INHIBISI KOMPETITIF Inhibitor memiliki struktur yang mirip dengan substrat, sehingga dapat berikatan dengan sisi aktif enzim. Ada persaingan antara substrat dan inhibitor untuk berikatan dengan sisi aktif enzim (misalnya, efek umpan balik).

Rangkuman Biologi Bab Enzim Dan Metabolisme

ENZIM hanya cocok untuk satu jenis substrat atau sekelompok kecil substrat yang memiliki komposisi dan fungsi yang hampir sama.

Agar situs web ini berfungsi, kami merekam data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Enzim adalah biokatalis organik yang diproduksi oleh organisme hidup dalam protoplasmanya dan tersusun atas protein atau senyawa yang berikatan dengan protein. Enzim (biokatalis) adalah senyawa protein sederhana atau protein kompleks yang bertindak sebagai katalis tertentu.

Enzim yang tersusun dari protein sederhana ketika dipecah hanya terdiri dari asam amino, seperti pepsin, trypsin, dan chymotrypsin. Enzim, sementara itu, adalah protein kompleks yang dipecah menjadi asam amino dan komponen lainnya.

Enzim lengkap atau sering disebut holoenzim terdiri dari protein dan non protein. Komponen protein yang membentuk enzim disebut apoenzim. Komponen ini mudah didenaturasi, misalnya dengan pemanasan pada temperatur tinggi. Komponen enzim berupa komponen non protein dapat berupa komponen organik dan anorganik.

Presentasi Oleh Elena Ella Xii Ipa 3

Komponen organik yang terikat erat dengan protein enzim disebut gugus prostetik, sedangkan komponen organik yang terikat secara longgar disebut koenzim. Beberapa contoh koenzim adalah: vitamin (vitamin B1, B2, B6, niasin, dan biotin), NAD (nikotinamida adenin dinukleotida), dan koenzim A (turunan dari asam pentotenat).

Komponen anorganik yang berasosiasi lemah dengan protein enzim disebut kofaktor atau aktivator, seperti beberapa ion logam seperti Zn2+, Cu2+, Mn2+, Mg2+, K+, Fe2+, dan Na+.

BACA JUGA  An Nahl 76

Campbell, Neil A., Reece, Jane B., Urry, Lisa A., Cain, Michael L., Wasserman, Steven A., Minorsky, Peter V. 2017. BIOLOGI edisi ke-11. New York: Pearson Education, Inc.

Kistiņa, Iduns. & Endang Sri Lestari. 2009. Biologi 3: Makhluk Hidup dan Lingkungannya XII. kelas SMA/MA. Jakarta: Pusat Buku, Depdiknas.

Enzim Dan Metabolisme Sel

P., Fictor Ferdinand dan Moekti Ariebowo. 2009. Pembelajaran Praktikal Biologi 3 : Untuk Program Menengah IPA XII. Kelas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Pusat Buku, Depdiknas.

Rahmavati, Faidah., Nurul Urifah, and Ari Wijayati. 2009. Biologi: XII. program IPA kelas SMA/MA. Jakarta: Pusat Buku, Depdiknas.

Sembiringa, stepa. & Sudjino. 2009. Biologi: XII. Kelas SMA dan MA. Jakarta: Pusat Buku, Depdiknas.

Subardi, Nuryani dan Shidiq Pramono. 2009. Biologi 3: XII. kelas GPU dan MA. Jakarta: Buchzentrum, Ministère de l’Education Nationale 3 ENZIM Enzim adalah senyawa organik berupa protein yang berperan sebagai katalis dalam proses metabolisme tubuh, oleh karena itu disebut juga biokatalis.

Docx) Enzim Dalam Metabolisme

Apoenzim, yaitu bagian aktif suatu enzim, terdiri dari protein yang labil (dapat berubah) terhadap faktor lingkungan. Kofaktor, yaitu komponen non protein dengan cara sebagai berikut:

Berupa logam yang berikatan lemah dengan enzim, Fe, Ca, Mn, Zn, K, Co. Ion klorida, ion kalsium adalah contoh ion anorganik yang membantu enzim amilase dalam mencerna karbohidrat (pati).

6 Lanjutanb. Gugus prostetik Berupa senyawa organik yang berikatan kuat dengan enzim, FAD (flavin adenine dinucleotide), biotin, dan heme merupakan gugus prostetik yang mengandung besi yang berperan memberikan kekuatan tambahan pada enzim, terutama katalase, peroksidase, dan sitokrom oksidase . .

7 Lanjutan c. Koenzim Berupa molekul organik kompleks non protein seperti NAD (nicotinamide adenine dinucleotide), koenzim A, ATP, dan vitamin yang berperan dalam mentransfer gugus kimia, atom, atau elektron dari satu enzim ke enzim lainnya.

Struktur Enzim Dan Mekanisme Kerja Enzim

8 SIFAT ENZIM Enzim adalah protein sebagai protein Enzim memiliki sifat protein yang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu, pH, konsentrasi substrat). Jika lingkungan tidak tepat, enzim akan rusak atau tidak dapat berfungsi dengan baik.

BACA JUGA  Berbagai Suku Bangsa Di Indonesia Memunculkan Kekayaan

9 Lanjutan 2. Bertindak secara spesifik/spesifik Setiap enzim memiliki tapak aktif yang sesuai dengan hanya satu jenis substrat, artinya setiap enzim hanya dapat bekerja pada substrat yang sesuai dengan tapak aktifnya. 3. Terdapat situs aktif/situs katalitik 4. Enzim dapat bekerja dua arah 5. Enzim dibutuhkan dalam jumlah sedikit

Enzim bekerja dengan cara mengkatalisasi reaksi, meningkatkan laju reaksi, mengurangi energi aktivasi (energi yang diperlukan untuk suatu reaksi).

Kunci dan kunci (kunci dan kunci). Setiap enzim memiliki situs aktif yang terdiri dari banyak asam amino. Bentuk situs aktif ini sangat spesifik, sehingga hanya molekul berbentuk tertentu yang dapat menjadi substrat enzim.

Doc) 4 Komponen Penyusun Cat.doc

13 Kesesuaian Induksi Sisi aktif suatu enzim merupakan bentuk yang tidak kaku (fleksibel). Ketika substrat memasuki situs aktif enzim, bentuk situs aktif berubah sesuai dengan bentuk substrat dan kompleks enzim-substrat terbentuk. Ketika produk dilepaskan dari kompleks, enzim dilepaskan dan bereaksi lagi dengan substrat lain.

1. Temperatur 2. Tingkat keasaman (pH) 3. Aktivator/aktivator 4. Inhibitor/zat penghambat 5. Konsentrasi substrat dan enzim

15 DAFTAR PUSTAKA Diah Aryulina, dkk Biologi 2 SMA dan MA Kelas XI, Penerbit Esai, Jakarta 2007 R. Gunawan Susilowarno, Bersiap Menghadapi Ujian Nasional SMA/MA 2009, BIOLOGI, Penerbit Grasindo, Gradam Sekolah Jakarta, 200 XI , Erlangga Verlag, Jakarta. Henny Riandari, Teori dan Aplikasi Biologi, XI. Kelas SMA dan Kelas Islam, Solo 2009.

Agar situs web ini berfungsi, kami merekam data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami.

Lkpd Metabolisme 1(ezim)

Komponen penyusun, komponen penyusun darah manusia, komponen penyusun rna, sebutkan komponen utama penyusun minyak bumi, komponen zat penyusun tulang, komponen penyusun sel tumbuhan, komponen penyusun darah, penyusun enzim, komponen penyusun tanah, komponen penyusun ekosistem sawah, komponen enzim, komponen kimia penyusun sel

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment