Limbah Organik Dan Anorganik Adalah Jenis Limbah Berdasarkan

Limbah Organik Dan Anorganik Adalah Jenis Limbah Berdasarkan

Jenis Limbah Organik Dan Anorganik

Limbah B3 pengolahan, membicarakan dan mempraktekkannya adalah dua hal yang sangat berbeda. Mengolah Limbah Organik Dan Anorganik B3 memang menjadi kewajiban setiap perusahaan dalam menjalankan proses produksinya. Namun saat dihadapkan pada realita akan kondisi perusahaan, dilema mulai bermunculan. Tantangan berikut ini pun seakan tidak pernah habis dan senantiasa menghantui setiap pelaku usaha.

1. Perizinan Pengolahan Limbah yang Cukup Rumit Jika berbicara dalam perspektif ideal, setiap perusahaan tentu perlu membekali dirinya dengan kemampuan pengolahan limbah. Meski demikian, mengolah limbah bukanlah perkara yang sepele. Pemerintah pun menerapkan peraturan ketat untuk melakukan. Tanpa izin pengolahan limbah, perusahaan tidak boleh mengolahnya secara mandiri apalagi membuangnya begitu saja. Mendapatkan izin pengolahan limbah pun tidak bisa dibilang mudah. Perusahaan harus mampu membuktikan bahwa pihaknya memiliki kapasitas untuk mengolah limbah terlebih dahulu. Pembuktian seperti ini jelas membutuhkan sumber daya. Mulai dari teknologi limbah B3 pengolahanhingga sumber daya manusia, semuanya harus memadai. Setelah memiliki kapasitas yang cukup pun perusahaan masih dihadapkan pada birokrasi yang cukup rumit. Tak mengherankan, cukup banyak perusahaan yang pada akhirnya enggan untuk menindaklanjuti.

2. Tingginya Biaya Pembangunan Infrastruktur Pengolahan Limbah Untuk mengolah limbah B3 secara mandiri, perusahaan jelas membutuhkan infrastruktur yang memadai. Pembangunan infrastruktur menjadi sebuah keharusan. Di sinilah letak permasalahannya. Mengingat rumitnya teknologi pengolahan limbah B3, pembangunan infrastruktur hampir bisa dipastikan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Misalnya saja untuk dalam limbah B3 pengolahan dengan metode insinerasi. Perusahaan tidak hanya membutuhkan teknologi yang mampu membakar limbah-limbah berbahaya. Ada teknologi lain yang harus diadopsi guna menjaga standar pencemaran agar tetap rendah. Setelah diolah, bukan berarti limbah B3 dapat langsung dibuang. Beberapa jenis limbah juga membutuhkan tempat penampungan khusus. Padahal, pembangunan tempat penampungan seperti ini bisa dipastikan butuh biaya yang cukup besar. baca juga artikel tentang : bagaimana menemukan pusht pengolahan limbah B3 yang tepat uituk perusahaan

3. Rumit dan Mahalnya Biaya Pengolahan Limbah Setelah infrastruktur limbah B3 pengolahan dibangun, ada prosedur yang harus diterapkan untuk membuatnya beroperasi. Misalnya saja dalam pengolahan limbah dengan metode insinerasi. Harus ada prosedur dan manajemen yang tepat untuk memastikan fasilitas yang ada tetap beroperasi dan memenuhi standar pembakaran limbah B3. Perusahaan juga memerlukan tenaga ahli untuk mengoperasikan semua itu. Belum lagi perihal biaya perawatan fasilitas pengolahan limbah. Semua itu jelas tidak murah. Meski demikian, masih ada opsi lain yang bisa dipilih. Jika limbah B3 pengolahan secara mandiri dinilai terlalu mahal, ada penyedia jasa pengolahan limbah B3 yang bisa jadi pilihan alternatif. Dibandingkan dengan mengolah limbah secara mandiri, biaya jasa pengolahan limbah relatif lebih terjangkau. Perusahaan juga bisa mengukur biaya tersebut dengan lebih mudah. Dalam memilih solusi pengolahan limbah, perusahaan juga harus cermat. Solusi apa yang paling efektif? Solusi apa yang paling tidak membebani keuangan perusahaan? Dengan bantuan Wastec International, semua pertanyaan tersebut akan terjawab.

Source: wastecinternational.com/dilematis-ini-tantangan-pengolahan-limbah-b3-kerap-dihadapi-perusahaan.html

Mengelola limbah pabrik secara mandiri bukanlah satu-satunya opsi. Penyedia layanan pengolahan limbah B3 bisa menjadi jawaban untuk para pelaku usaha. Meski demikian, mengetahui bagaimana cara menemukan pusat pengolahan limbah B3 yang tepat untuk perusahaan juga sangat penting. 

1. Kenali Jenis Limbah yang Dihasilkan Sebelum mencari jasa pengolahan limbah B3, penting bagi perusahaan untuk mengetahui jenis limbah yang dihasilkannya.  Limbah B3 yang dihasilkan industri sendiri umumnya berbentuk padat, cair dan sludge (lumpur). Perbedaan wujud limbah nantinya membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Mengetahui jenis limbah yang dihasilkan juga membantu perusahaan untuk menemukan metode pengolahan limbah yang paling tepat. Perusahaan juga bisa menggunakan informasi tersebut untuk berkonsultasi dengan pusat pengolahan limbah B3 demi mendapatkan rekomendasi terbaik.

2. Pertimbangkan Kekuatan Keuangan Perusahaan Mengolah limbah tentu membutuhkan biaya. Mengingat jumlah limbah yang dihasilkan perusahaan terbilang besar, biaya yang dibutuhkan untuk mengolahnya tentu juga tidak sedikit. Memahami kekuatan keuangan perusahaan bisa memberi gambaran terkait apa saja metode pengolahan limbah yang dapat dijangkau. Selain itu, informasi ini juga membantu perusahaan untuk mengetahui pusat pengolahan limbah B3 mana saja yang sesuai dengan dana yang dimiliki.

3. Cari Kandidat Pusat Pengolahan Limbah B3 yang Memenuhi Kriteria Berbekal informasi mengenai jenis limbah yang dihasilkan dan kekuatan keuangan perusahaan, pencarian kandidat pusat pengolahan limbah B3 bisa mulai dilakukan. Dalam mencari kandidat jasa pengolahan limbah B3, sebaiknya utamakan yang lokasinya dekat dengan lokasi pabrik. Cari tahu juga jenis layanan yang tersedia, fasilitas yang dimiliki dan teknologi yang digunakannya. 

4. Survei Kandidat Pusat Pengolahan Limbah B3 Pusat pengolahan limbah B3 biasanya memiliki website resmi. Akan tetapi, informasi yang dibeberkan lewat website biasanya hanya bersifat promosi. Informasinya pun tidak cukup mendalam. Karena itu, survei secara langsung juga diperlukan. Perusahaan perlu menggali lebih dalam terkait layanan yang ditawarkan. Dengan melakukan survei, pihak perusahaan bisa melihat secara langsung fasilitas apa saja yang dimiliki oleh penyedia jasa pengolahan limbah B3 dan bagaimana cara kerja mereka dalam menangani limbah. baca juga artikel tentang : Kelebihan metode insinueras pengolahan limbah berbahaya

5. Pertimbangkan Rekam Jejak Penyedia Jasa Pengolahan Limbah Mengetahui legalitas penyedia jasa pengolahan limbah saja tidak cukup. Cari tahu juga rekam jejak penyedia jasa tersebut. Apakah perusahaan pengolah limbah pernah tersandung kasus hukum? Hal-hal seperti ini perlu diketahui guna menghindari masalah di kemudian hari.

Source: wastecinternational.com/bagaimana-menemukan-pusat-pengolahan-limbah-b3-yang-tepat-untuk-perusahaan.html

Saat pengolahan limbah B3 secara mandiri dinilai terlalu mahal, bekerja sama dengan pabrik pengolahan limbah B3 bisa menjadi salah satu pilihan. Penyedia jasa pengolahan limbah memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengolah limbah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, bukan berarti semua pabrik pengolahan limbah itu bagus. Setidaknya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat keputusan.

1. Layanan yang Ditawarkan Tidak semua jasa pengolahan limbah B3 memiliki jenis layanan yang sama. Misalnya saja terkait jenis limbah yang diterima. Ada jasa pengolahan limbah yang menyediakan layanan pengolahan limbah radioaktif dan eksplosif, ada juga yang tidak. Selain pengolahan limbah, beberapa penyedia jasa juga menyediakan layanan lain seperti pengangkutan limbah, pembersihan tangki minyak, teknik lingkungan hingga pembersihan tempat dari limbah.

2. Teknologi yang Digunakan Pengolahan limbah berbahaya membutuhkan teknologi khusus dalam pelaksanaannya. Teknologi yang digunakan biasanya juga bergantung pada layanan yang ditawarkan dan metode pengolahan yang digunakan.  Setiap metode pengolahan tentunya membutuhkan teknologi yang berbeda. Semakin lengkap teknologi yang dimiliki, fleksibilitas dalam menentukan metode pengolahan limbahnya juga semakin tinggi. Pada pabrik pengolahan limbah B3 yang melayani pengolahan limbah dengan metode insinerasi, insinerator adalah alat yang wajib dimiliki. Biasanya, jasa pengolahan limbah menyediakan beberapa insinerator untuk mengolah jenis limbah yang berbeda.  Ada insinerator limbah medis, insinerator limbah lumpur hingga insinerator limbah cair. Beberapa insinerator juga dibekali dengan teknologi khusus berdasarkan jenis limbah yang diolah. Selain itu, pertimbangkan juga teknologi-teknologi lain yang digunakan. Setidaknya, teknologi-teknologi tersebut terbukti mampu mengolah limbah B3 sesuai dengan standar. 

3. Fasilitas Pabrik Pengolahan Limbah B3 Apa saja fasilitas yang dimiliki oleh pabrik pengolahan limbah B3? Selain teknologi pengolahan limbah, fasilitas pabrik juga perlu dipertimbangkan. Misalnya saja terkait dengan transportasi limbah b3. Mengingat muatan yang diangkut, transportasi yang digunakan tentunya harus aman dan berlisensi serta memiliki izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK. Fasilitas pengawasan juga tidak kalah penting. Begitu juga dengan fasilitas administrasi pembuangan limbah. Untuk pabrik pengolahan limbah radioaktif, fasilitas berupa gudang terpisah adalah satu keharusan.

4. Komitmen dalam Pengolahan Limbah Mengolah limbah berbahaya tidak hanya membutuhkan teknologi yang sesuai dan sumber daya manusia yang sudah terlatih. Untuk menjalankan fungsinya, pabrik pengolahan limbah B3 juga membutuhkan komitmen yang kuat.  Komitmen tersebut bukan hanya terbatas pada menyediakan layanan pengolahan limbah yang sesuai standar. Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan justru harus menjadi yang paling utama. Dengan komitmen seperti inilah, layanan pengolahan limbah terbaik berasal. baca juga artikel tentang : Dilematis, ini tantangan pengolahan limbah B3 yang kerb dihadapi perusahaan

5. Biaya Layanan Salah satu alasan menggunakan jasa pengolahan limbah B3 adalah untuk menekan biaya. Jika dibandingkan dengan biaya pengolahan limbah B3 secara mandiri,  setidaknya biaya tersebut harus lebih rendah. Untuk memastikan hal tersebut, mengetahui berapa biaya layanan yang ditawarkan tidaklah cukup. Perhitungkan juga keuntungan jangka panjangnya. Untuk mendapatkan harga terbaik, lakukan survei dan bandingkan biaya dari beberapa penyedia layanan.

Source: wastecinternational.com/ini-pertimbangan-penting-dalam-memilih-pabrik-pengolahan-limbah-b3.html

Istilah limbah B3 sendiri sebenarnya merupakan akronim dari “Bahan Beracun dan Berbahaya”. Sesuai dengan namanya, limbah yang masuk ke dalam kategori ini sangat berbahaya bagi lingkungan.

Saat limbah B3 mencemari lingkungan, hanya tinggal menunggu waktu saja hingga dampaknya sampai pada kehidupan manusia. Bahaya Limbah B3 Efek dari limbah B3 dapat dibagi menjadi 2 kategori, yakni akut dan kronis.

Perbedaan antara keduanya terletak pada waktu kemunculan dan gejala yang ditimbulkan. Keduanya sama-sama berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Tanpa peran jasa pengolahan limbah B3, menekan dampak buruk dari limbah akan terasa jauh lebih menantang. Efek akut biasanya akan muncul beberapa saat setelah terpapar oleh limbah B3.

Gejalanya sendiri biasanya meliputi kerusakan pada sistem pernafasan, kardiovaskular, sistem pencernaan, penyakit kulit dan kerusakan syaraf. Sedangkan pada efek kronis, orang yang terpapar limbah B3 secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang panjang akan mengalami mutasi sel tubuh, cacat, kerusakan sistem reproduksi hingga memicu munculnya kanker.

Meski demikian, bagian terburuk dari limbah B3 ini tidak hanya ada pada efek yang ditimbulkannya. Secara kasat mata, limbah B3 sebenarnya bisa dijumpai di mana saja. Bahkan beberapa di antaranya berasal dari limbah rumah tangga seperti limbah bekas deterjen pakaian, pemutih pakaian, pembersih kaca, pembersih lantai dan bekas pengharum ruangan.

Di industri, kuantitas dari limbah B3 ini lebih mencengangkan lagi. Limbah B3 hampir bisa dijumpai dalam setiap proses industri. Sifat dari limbah yang dihasilkan juga sangat beragam, mulai dari eksplosif, mudah terbakar, beracun, korosif, irritant hingga karsinogenik. Dilihat dari sifatnya saja sudah terlihat betapa berbahayanya limbah industri ini.

Jika ditambah dengan kuantitasnya yang begitu besar, bisa dibayangkan bagaimana tingkat kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Mengatasi Limbah Berbahaya dengan Jasa Pengolahan Limbah B3 Bahaya limbah B3 tidak hanya dirasakan oleh tumbuhan dan binatang.

Cepat atau lambat, manusia sebagai bagian dari alam itu sendiri juga akan merasakan dampaknya. Namun mengingat bahaya dari limbah B3, tidak mudah untuk mengelolanya. Kompetensi dan peralatan yang memadai mutlak dibutuhkan untuk mengelola limbah jenis ini.

Source: wastecinternational.com/pentingnya-jasa-pengolahan-limbah-b3.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *