Manfaat Keadilan Konvensional

administrator

Manfaat Keadilan Konvensional

Manfaat Keadilan Konvensional

Manfaat Keadilan Konvensional

Keadilan konvensional adalah sistem keadilan yang didasarkan pada hukum dan peraturan yang telah disetujui oleh masyarakat. Sistem ini memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  1. Kepastian Hukum

Keadilan konvensional memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Artinya, masyarakat dapat mengetahui dengan pasti apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak diperbolehkan oleh hukum. Hal ini membuat masyarakat dapat berperilaku dengan lebih terarah dan menghindari terjadinya konflik.

  1. Keadilan yang Setara

Keadilan konvensional berusaha untuk memberikan keadilan yang setara kepada semua orang. Artinya, tidak ada perbedaan perlakuan antara satu orang dengan orang lainnya di hadapan hukum. Hal ini menciptakan rasa keadilan dan kesetaraan di masyarakat.

  1. Melindungi Hak-Hak Asasi Manusia

Keadilan konvensional juga berfungsi untuk melindungi hak-hak asasi manusia. Artinya, hukum dan peraturan yang berlaku harus menghormati dan melindungi hak-hak asasi manusia setiap orang. Hal ini mencegah terjadinya pelanggaran hak asasi manusia dan memastikan bahwa semua orang diperlakukan dengan bermartabat.

  1. Menjaga Ketertiban Masyarakat

Keadilan konvensional membantu menjaga ketertiban masyarakat. Artinya, hukum dan peraturan yang berlaku membantu mencegah terjadinya kejahatan dan pelanggaran hukum lainnya. Hal ini menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi masyarakat untuk hidup dan berkembang.

  1. Menyelesaikan Sengketa Secara Damai

Keadilan konvensional menyediakan mekanisme untuk menyelesaikan sengketa secara damai. Artinya, ketika terjadi sengketa antara dua pihak atau lebih, mereka dapat menyelesaikan sengketa tersebut melalui pengadilan atau lembaga penyelesaian sengketa lainnya. Hal ini mencegah terjadinya kekerasan dan konflik yang dapat merugikan masyarakat.

Namun, keadilan konvensional juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  1. Lambat dan Mahal

Proses peradilan dalam keadilan konvensional sering kali lambat dan mahal. Hal ini dapat membuat masyarakat kesulitan untuk mendapatkan keadilan yang mereka butuhkan.

  1. Terlalu Formil
BACA JUGA  Apa Variabel Bebas Dan Terikat Dari Percobaan Ini

Keadilan konvensional sering kali terlalu formil dan kaku. Hal ini dapat membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan sulit untuk berinteraksi dengan sistem peradilan.

  1. Tidak Selalu Adil

Tidak semua keputusan pengadilan dalam keadilan konvensional selalu adil. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kesalahan hakim, korupsi, atau tekanan politik.

Meskipun demikian, keadilan konvensional tetap menjadi sistem keadilan yang penting dalam masyarakat. Manfaat-manfaat yang diberikan oleh keadilan konvensional jauh lebih besar daripada kekurangan-kekurangannya. Oleh karena itu, keadilan konvensional perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan agar dapat memberikan keadilan yang lebih baik kepada masyarakat.

Artikel Terbaru

Leave a Comment