Membran Yang Melindungi Embrio Dalam Rahim Terhadap Goncangan Adalah

administrator

0 Comment

Link

Membran Yang Melindungi Embrio Dalam Rahim Terhadap Goncangan Adalah – Sperma dan H. Testosteron Memiliki Tubulus Seminiferus (dinding termasuk jaringan ikat dan jaringan epitel germinal) Jar. Epitel germinal: membantu dalam proses spermatogenesis

10 Vas Deferens Saluran lurus yang mengarah ke atas dan berlanjut dari epididimis Tidak melekat pada testis dan berakhir di kelenjar prostat. Sebagai saluran tempat keluarnya air mani dari epididimis menuju vesikula seminalis / vesikula seminalis.

Membran Yang Melindungi Embrio Dalam Rahim Terhadap Goncangan Adalah

11 Tabung Ejakulasi Sebuah tabung pendek yang menghubungkan skrotum ke uretra, dan membawa sperma ke dalam urin.

Latihan Pertemuan Ke 1

Sekresi Vesikula Seminalis  kelenjar dalam yang terletak di belakang kandung kemih. Dindingnya menyediakan nutrisi untuk sperma. Menghasilkan sari buah yang mengandung kolesterol, garam, dan fosfolipid untuk menjaga sperma tetap hidup 3. Kelenjar Bulbourethral (kelenjar Cowperi) -> merupakan kelenjar yang menghasilkan sari buah yang bersifat basa (basa)

2 ke atas : Corpus cavernous Sponge Jar dan 1 ke bawah : Jaringan spon Corpus spongiosum (menutupi uretra) Uretra pada penis dikelilingi oleh jaringan Ereksi yang memiliki banyak pembuluh darah dan saraf. Skrotum adalah kantung yang berisi testis. Antara keduanya dihubungkan oleh otot polos (MOSCLE DARTOS) -> menggerakkan skrotum sehingga dapat menekuk dan rileks. Ada MUSCLE KREMASTER : sebagai pengatur suhu kondisi testis agar kondisinya stabil. Proses spermatogenesis membutuhkan suhu yang stabil: BEBERAPA DERAJAT LEBIH PANAS DARI PANAS TUBUH.

19 SPERMATOGENESIS : Terjadi di testis, tepatnya di tubulus seminiferus. Tubulus seminiferus mengandung sel epitel kuman (spermatogonia). Spermatogonia terus membelah, berkembang biak, dan masing-masing berdiferensiasi sesuai dengan tahap pembentukan sperma.

21 Spermatogonia bersifat diploid (gabungan 2n dan 23 kromosom) berkumpul di pinggiran membran epitel germinal -> SPERMATOGONIA TIPE A Spermatogonia tipe A membelah secara mitosis -> SPERMATOGONIA TIPE B. Setelah beberapa kali pembelahan -> SPERMATOGONIA beberapa minggu primer Spermatosit MEIOSIS I -> 2 SPERMATOKIS SEKUNDER Spermatosit sekunder membelah MEIOSIS II -> 4 SPERMATID (potensial sperma tanpa ekor) haploid/23 kromosom tidak sesuai Spermatid membelah (Spermatisasi) menjadi SPERMATOZOA

By. Novy Dhamayanti, S. Si _ Sma 76 Jaktim

Kepala sperma: Sebuah sel berinti tunggal dengan sedikit sitoplasma. Terakhir ada selubung AKROSOM -> mengandung enzim Hyaluronidase dan Proteinase untuk menembus dinding ovum. Ekor : Di bagian ekor terdapat badan sperma yang banyak mengandung mitokondria sebagai pembangkit energi untuk pergerakan sperma. Semua tahapan spermatogenesis disebabkan oleh pengaruh SEL SERTOLI -> mereka menyediakan makanan dan mengontrol proses spermatogenesis.

BACA JUGA  Musik Lebih Sebagai Ungkapan Pribadi Yang Diungkapkan Dalam Penerapan Dinamika

23 HORMON PADA PRIA TESTOSTERON: disekresikan oleh sel Leydig yang ditemukan di antara tubulus seminiferus. Hormon ini penting untuk pembelahan meiosis I LH (Luteinizing Hormone): dikeluarkan oleh hipofisis anterior. Hormon ini merangsang sel leydig untuk memproduksi testosteron. Hormon perangsang folikel: disekresikan oleh hipofisis anterior. Hormon ini merangsang sel Sertoli untuk mengubah sperma menjadi sperma (spermization) Estrogen : diproduksi oleh sel Sertoli. Pematangan sperma Hormon pertumbuhan: mengatur aktivitas metabolisme testis. Ini mempromosikan diferensiasi awal dalam spermatogenesis.

26 Ovarium / Ovarium Pasangan, bentuk lonjong dan panjang 3-4cm Peran Ovarium secara bergantian menghasilkan ovum (biasanya setiap 28 hari) Menghasilkan H.estrogen dan progesteron

28 Rahim Tempat embrio tumbuh. Selama kehamilan, volume rahim bisa meningkat hingga 500 kali lipat. Itu terletak di dinding dalam bentuk lapisan jaringan yang mengandung otot polos dan lapisan endometrium. Endometrium menebal saat ovulasi terjadi Bagian bawah rahim adalah leher rahim.

Kunci Jawaban 20 Soal Pilihan Ganda Pat Biologi Kelas 11 Sma, Full Bocoran Kisi Kisi

Vagina 29 Tempat vagina saat berhubungan badan dan keluarnya bayi saat melahirkan Vagina ditutupi selaput lendir di bagian luar, lapisan otot di bagian tengah dan jaringan ikat di bagian dalam. Selaput lendir -> lendir selama rangsangan seksual diproduksi oleh kelenjar Bartholin

Di vulva terdapat mons pubis yang berisi jaringan lemak, di bawah mons pubis terdapat lipatan labium mayora. Di dalam labium mayor terdapat labium minor. Penyatuan labia mayora dan labia minora di bagian atas membentuk benjolan kecil -> Klitoris. Klitoris adalah organ ereksi, meskipun secara struktural tidak persis sama. Klitoris juga memiliki corpus cavernosa. Di ujung vagina terdapat selaput dara

31 OOGENESIS : Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur di dalam ovarium. Di dalam ovarium terdapat oogonia (sel telur). Gogonia bersifat diploid. Oogonia berkembang biak dengan pembelahan mitosis untuk menghasilkan oosit primer, yang bersifat diploid. Oogenesis dimulai saat janin berusia 5 bulan, hingga anak berusia 6 bulan, oosit pertama akan membelah secara meiosis, namun tidak berlanjut hingga anak perempuan mencapai pubertas. Pada saat itu oosit primer dalam keadaan tidak aktif.

32 OOGENESIS : Ketika bayi perempuan lahir terdapat sekitar 1 juta oosit primer pada setiap indung telur, terjadi degenerasi selama perkembangan hingga menjadi kuman, jumlah oosit primer yang tersisa sekitar 200 ribu. Selama masa pubertas oosit pertama akan melanjutkan meiosis I, menjadi oosit kedua dan satu kutub primer/Polar Body. Jika pembuahan tidak terjadi, oosit sekunder merosot, jika pembuahan terjadi, meiosis II dilanjutkan dengan produksi satu oosit dan kebijakan kedua, sedangkan polisit primer membelah menjadi dua kebijakan sekunder . Akhir dari oogenesis adalah satu oosit yang akan berkembang menjadi ovum dan 3 polik sekunder.

BACA JUGA  Berikut Ini Yang Bukan Merupakan Prinsip Pembangunan Kota Adalah

Buku Siswa Ipa Kelas 9 Smt 1_compressed 69 144

33 OOGENESIS : Selama oogenesis : oosit berada di dalam folikel, fungsinya adalah menyediakan sumber makanan bagi oosit. Folikel juga berubah seiring dengan peristiwa oogenesis: Pada tahap meiosis I, folikel primer menjadi folikel sekunder, saat oosit kedua terbentuk, folikel sekunder menjadi folikel lanjut. Selama ovulasi, folikel atas menjadi folikel Graafian. Setelah oosit kedua meninggalkan folikel, folikel Graaf menjadi Corpus Luteum. Jika tidak terjadi pembuahan korpus luteum menurun pada korpus albikan, jika terjadi pembuahan korpus luteum akan terus mempertahankan produksi hormon estrogen dan progesteron.

36 Menstruasi Menstruasi/menstruasi adalah perdarahan secara periodik dan siklus menstruasi yang disertai dengan luruhnya endometrium pada saat ovum tidak dibuahi. Proses siklus menstruasi dipengaruhi oleh pelepasan hormon yang berhubungan dengan interaksi antara hipotalamus dan ovarium.

38 FERTILISASI: Terjadi ketika oosit kedua yang mengandung ovum dibuahi oleh sperma. Sebelum sperma dapat membuahi sel telur, sperma harus menembus beberapa lapisan. Sperma dapat menembus oosit kedua karena baik sperma maupun ovum mengeluarkan enzim yang saling mendukung. Sperma mengeluarkan beberapa jenis enzim, antara lain: enzim hialuronidase untuk menghancurkan hialuronid di corona radiata, enzim akrosin untuk menghancurkan glikoprotein di zona pellucida dan antifertilizin yang menyebabkan sperma menempel pada oosit sekunder.

39 PUPUK : Ketika satu sperma menembus oosit kedua, segera terbentuk senyawa tertentu di zona pelusida sehingga sperma yang lain tidak dapat memasukinya. Penetrasi sperma oosit kedua mendorong penyelesaian meiosis II. Segera setelah memasuki oosit kedua, inti di kepala sperma tumbuh, ekornya menyusut. Kemudian inti sperma yang mengandung 23 kromosom dan ovum yang juga mengandung 23 kromosom bersatu, menghasilkan zigot dengan 23 set kromosom.

Lembar Kerja Peserta Didik

Mengaktifkan spermatozoa Menarik spermatozoa yang berada dalam kemotaksis positif (pergerakan ke arah yang lebih tinggi) Mengumpulkan spermatozoa di sekitar oosit sekunder.

41 Kehamilan: Setelah pembuahan, dalam perjalanan menuju rahim, zigot membelah secara mitosis beberapa kali dari tahap morula – blastula. Pada tahapan berikut: Sel-sel trofoblas di dalam blastokista membantu implantasi di dalam rahim Trofoblas dan sel-sel lainnya akan membelah dengan cepat untuk membentuk plasenta dan embrio kehamilan lainnya.

Kantung/membran yang pertama kali terbentuk di lapisan endodermal blastokista Tempat pembentukan sel darah dan pembuluh darah embrio. Korion dan endometrium membentuk plasenta

BACA JUGA  Contoh Besaran Pokok

43 Amnion Selaput yang menyelubungi embrio di dalam ruangan yang berisi cairan ketuban (amnion). Cairan ketuban: membuat embrio bergerak bebas, juga melindungi embrio dari perubahan suhu ekstrem dan guncangan eksternal. Membran Allantois yang membentuk tali pusat, menghubungkan embrio dan plasenta dengan endometrium rahim ibu, terdapat pembuluh darah yang mengantarkan nutrisi dan O2 ke ibu serta membuang sisa metabolisme berupa CO2 dan urea untuk dikeluarkan oleh ibu.

Modul Sistem Reproduksi

Berkembang menjadi embrio/embrioblas di masa depan Lapisan jaringan bawah: Ektoderm: ektoderm bagian atas diinsisi untuk membentuk lapisan mesoderm. Akan membentuk saraf, mata, kulit, dan hidung Mesoderm: membuat tulang, otot, jantung, pembuluh darah, ginjal, limpa, dan gonad Endoderm: membuat organ yang berhubungan dengan sistem pencernaan dan pernapasan. itu adalah penyelesaian dan pertumbuhan => FETUS atau periode JANIN

Minggu ke-8 Semua organ utama dan struktur tubuh bagian luar mulai terbentuk. Lengan dan kaki bertambah panjang, dan jari kaki serta jari mulai terbentuk. Alat kelamin mulai terbentuk. Mata pindah ke depan wajah dan kelopak mata dibuat. Tali pusar terlihat jelas. Minggu 4 Otak dan tulang belakang mulai terbentuk. Hati mulai terbentuk. Bagian atas lengan dan kaki mulai terlihat.

46 Minggu 12 Saraf dan otot mulai bekerja sama. Bayi bisa mengepalkan tangan. Organ seksual menunjukkan apakah anak itu laki-laki atau perempuan. Tutup kelopak mata untuk melindungi mata yang sedang tumbuh. Mereka tidak akan buka sampai minggu ke-28. Minggu ke-16 Jaringan otot dan tulang terus terbentuk, membuat tulang semakin lengkap. Kulit mulai terbentuk. Bayi Anda sudah bisa melakukan gerakan menghisap dengan mulutnya (refleks menghisap).

47 Minggu 20 Bayi Anda lebih aktif. Anda mungkin akan merasa sedikit berdenyut. Alis, rambut, kuku, dan kuku. Anak Anda dapat mendengar dan menelan. Minggu 24 Sumsum tulang mulai membuat sel darah. Rasa terbentuk di lidah

Soal Biologi Reproduksi

Kanker rahim adalah tumor ganas yang terdapat pada, penempelan embrio pada rahim, tanda embrio menempel di rahim, makanan dan minuman yang dapat membunuh sperma dalam rahim, membran yang melindungi embrio, minuman yang dapat membunuh sperma dalam rahim, kista dalam rahim adalah, tahap perkembangan embrio dalam rahim, perkembangan embrio dalam rahim, cara pengobatan yang paling efektif terhadap gejala diare adalah, perkembangan embrio didalam rahim, pembentukan embrio dalam rahim

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment