Mengomentari Buku Fiksi

administrator

0 Comment

Link

Mengomentari Buku Fiksi – 4 INDIKATOR 1. Apakah dapat mengidentifikasi unsur/bagian buku cerita yang dapat ditafsirkan atau tidak. 2. Mampu menafsirkan cerita dengan penalaran yang logis dan baik hati. 3. Siswa dapat membedakan fakta dan opini.

5 TUJUAN TOPIK 1. mengidentifikasi unsur-unsur/bagian-bagian buku cerita yang akan ditulis 2. menafsirkan cerita secara logis dan bijaksana.

Mengomentari Buku Fiksi

Tahukah Anda karya yang ingin Anda komentari, apakah itu buku atau karya seni? 2. Apa saja • bagian yang menarik dari karya tersebut • bagian yang kurang menarik • elemen yang paling berdampak • apa isi dan dampak dari karya tersebut setelah membaca atau melihatnya? 3. Soroti poin-poin penting dari isi komentar kita 4. Susunlah komentar kita secara runtut agar lebih jelas. 5. Komentar harus fokus pada peristiwa terkini, bukan fiksi.

Buatlah Sebuah Komentar Buku Milea​

7 Mengidentifikasi unsur-unsur buku cerita, mis. elemen internal yang merupakan landasan cerita. Faktor internal adalah tokoh, alur, suasana, tema, pesan, dan sudut pandang. 1. Karakter adalah watak dan wataknya. 2. Alur adalah rangkaian peristiwa yang dialami tokoh. 3. Skenografi – tempat, waktu dan lingkungan sosial di mana peristiwa diceritakan. 4. Sudut pandang – sudut pandang yang digunakan pengarang untuk mengenalkan pembaca pada tokoh, aktivitas, situasi dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam karya seni. 5. Tema adalah gagasan cerita. 6. Pesan – sifat, sikap, kewajiban yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui cerita.

8 MALIN KUNDANG Pada zaman dahulu kala hiduplah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu dan anaknya yang bernama Malin Kundang. Sejak kepergian sang ayah, sang ibu harus bekerja keras menghidupi keluarga. Malin adalah anak yang cerdas namun nakal. Tumbuh dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang selalu bekerja keras untuk menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk pergi ke kota besar untuk mencari pekerjaan. “Bu, aku ingin pergi ke kota.” Saya ingin bekerja di sini untuk menghidupi ibu saya.” – tanya Malin. “Jangan tinggalkan ibumu sendirian, Nak.” “Ibu hanya menginginkanmu di sini,” Ibu menolak. – Tinggalkan aku, nona. “Kasihan ibumu melihat ibumu bekerja selama ini,” kata Malin, “anak yang baik, tapi ingat, bila kamu bekerja dengan baik di sana, jangan lupakan ibumu dan kota ini,” kata ibunya dengan mata berkaca-kaca. Keesokan harinya, Malin berangkat ke kota besar dengan menggunakan perahu. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, ia sampai di kampung halamannya. Malin kini menjadi orang kaya yang memiliki banyak kapal dagang.

BACA JUGA  Perubahan Sosial Budaya Dalam Rangka Modernisasi

Dan disitulah Malin sudah menikah dengan seorang wanita cantik. Kabar bahwa Malin akan menjadi orang kaya sampai ke telinga ibunya. Ibu saya sangat senang mendengarnya. Dia menunggu di pantai setiap hari, berharap bonekanya kembali dan kondisi ibunya membaik. Namun Malin tidak pernah datang. Suatu hari istri Malin bertanya tentang ibu Malin dan ingin bertemu dengannya. Malin tidak bisa menolak keinginan istri tercintanya. Malin mengatur perjalanan ke desanya menggunakan perahu pribadinya yang besar dan indah. Akhirnya Malin datang ke desanya bersama istri dan tanggungannya. Ibuku sangat gembira mendengar Malin telah tiba. Ia segera berlari ke tepi pantai untuk melihat anak kesayangannya pulang. “Apakah itu kamu anakku Malin? – Ini ibumu, ingat?” tanya sang ibu. – Malin Kundang anakku kenapa lama sekali kamu tidak mengirim pesan? – kata Malin sambil memeluk Kundang.

10 Sang istri terkejut melihat wanita tua, bau dan kotor itu memeluk suaminya dan berkata: “Jadi wanita tua, bau dan kotor ini adalah ibumu, Malin.” untuk pergi menariknya dari pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. “Entahlah, wanita tua yang malang,” kata Malin. – Seorang wanita tua yang cuek, orang yang mengatakan bahwa dia hanyalah seorang ibu. Malin berteriak mengejarnya. Mendengar perkataan putra kandungnya seperti itu, sang ibu merasa sedih dan marah. Ia tidak menyangka anak yang sangat disayanginya itu akan menjadi anak yang durhaka. “Ya Tuhan, jika dia benar-benar anakku, aku menuntut hukumannya, berubah menjadi batu.” doa ibu marah. Tak lama kemudian, angin dan petir datang menerjang dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang memadat lalu berubah menjadi batu yang menyatu dengan karang.

BACA JUGA  Apa Kesimpulanmu Tentang Karakteristik Tempat Tinggal Hewan Di Atas

Modul 5. Buku Fiksi Dan Nonfiksi

Dalam cerita ini! – Topik – Argumen – Tokoh – Suasana – Sudut Pandang – Pesan 2. Mengomentari menarik atau tidaknya isi buku: a. Bahasa b. Prosedur Penjatuhan Hukuman c. Keterkaitan kalimat

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami mencatat data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Kisah perjalanan Deva dan Ra terpaksa dipersingkat akibat kesalahan besar yang dilakukan Deva. Meski pernikahan hanya tinggal selangkah lagi, Anita memang terjebak. Dia terpaksa menikah dengan Ra karena perzinahannya.

Nafas (Ra) sedang menuju babak baru. Dia memilih untuk sedikit menenangkan hati dan pikirannya. Dia juga memilih Beijing. Di sana dia bertemu dengan seorang pria tampan dan penggemar kisah cinta.

Di sisi lain, ia menderita asma, stroke, dan penyakit yang hampir membuatnya koma. Pria itu ingin mencari Asma yang tiba-tiba menghilang.

Buku Fiksi Menggunakan Kalimat Konotatif. Maksud Kalimat Konotatif Adalaha. Kalimat Yang Mengandung

Tuhan. Dia tidak bisa melupakan Asma, wanita yang dicintainya. Padahal Anita ada di depannya. Anita berencana mengakhiri hidupnya. Meski dikaruniai anak Tuhan, ia tak bisa memperlakukan Anita dengan baik.

B. Pertanyaan Bahasa Indonesia Baru wr.supratman bantu saya memberikan ringkasan buku tersebut, menggunakan nama saya untuk membuat sajak intro, tetapi nama saya “Nanas Adeline” Thaha Syaifuddin, tergolong buku fiksi atau non-fiksi. Perhatikan kutipan Lagu Kebangsaan berikut ini! Merpati, merpati, terbang ke langit terbuka. Yang hatinya tidak akan senang karena aku telah naik pangkat… Sumber : Risti Vahyuni, Buku Puisi, Prosa dan Pantun Lama Lengkap, Yogyakarta, Noktah, 2019 Tulislah Tujuan Pantun. Masukkan alasan Anda!

BACA JUGA  Contoh Undangan Tak Resmi

Mengomentari buku non fiksi, literasi buku non fiksi, harga buku non fiksi, buku non fiksi, buku fiksi terbaik, buku novel fiksi, mengomentari buku, penerbit buku fiksi, buku fiksi horor, buku fiksi, mengomentari buku cerita, buku fiksi ilmiah

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment