Motif Topeng

syarief

0 Comment

Link

Motif Topeng – Topeng Malangan merupakan salah satu contoh kebudayaan Malang yang sejarahnya erat kaitannya dengan masa keemasan kerajaan Gayayana Raja Kanjuruhan. Sekilas, “Tarian Topeng” mirip dengan Wayang Wong. Yang membedakan adalah topeng para pelakunya dan kisah yang sering disebut kisah Panji, kisah cinta Panji Asmarabangun dan Galuh Kandrakirana.

Keistimewaan dari topeng Malangan adalah ukiran wajah manusia pada bagian muka kayunya yang lebih realistis. Dan warnanya lebih beragam dibandingkan topeng daerah lain. Warna topeng juga mencerminkan sifat/kepribadian orangnya, seperti merah, putih, kuning, hijau, dan hitam. Arti warna-warna ini melambangkan keberanian, kemurnian, kebahagiaan, kedamaian dan kebijaksanaan.

Motif Topeng

Kesenian yang berkembang sejak zaman Hindu dan Budha ini memiliki sekitar 76 huruf. Diantaranya adalah enam orang paling terkenal, seperti:

Topeng Polos Unik, Desain & Kerajinan Tangan, Lainnya Di Carousell

Dari berbagai sumber, ritual ini berawal pada abad ke 8 Masehi sebagai permainan atau hiburan bagi raja dan rakyatnya. Kebudayaan ini juga merupakan hasil kedekatan India dengan kebudayaan Jawa-Kanjuruhan yang dipengaruhi oleh pertukaran dagang pada masa itu.

Pertama, cerita wayang topeng bersifat sakral, ada cerita religi dari cerita wayang India seperti Ramayana dan Mahabharata. Namun sejak masa pemerintahan Raja Erlanga, raja mengubah topeng ini menjadi budaya sederhana dan hanya berupa tarian. Mereka juga menggunakan masker untuk menunjang kelenturan para penari sehingga tidak perlu menggunakan riasan lebih banyak.

Topeng Wayang ini kemudian menjadi seni budaya di Malang. Wajah para pelakunya menutupi atau tidak memperlihatkan wajah aslinya, sehingga disebut Wayang Topeng Malang atau Topeng Malangan. (adm) Seniman batik melukis kain dengan kuas sebagai bagian dari proses pewarnaan batik (sisir). Tema batiknya adalah Ken Dedes, ratu pertama Singhasari (Kerajaan Tumapel), yang sekarang dikenal dengan Kabupaten Malang, terletak beberapa kilometer sebelah utara Kota Malang.

Indonesia terkenal dengan penghasil berbagai macam kain batik sebagai salah satu warisan daerahnya. Saya tinggal di Indonesia sepanjang hidup saya, saya sangat suka batik. Salah satu batik Indonesia yang paling populer di kalangan kolektor saat ini adalah batik Malang. Malang terletak di provinsi Jawa Timur, kota yang menawarkan banyak produk industri, hanya berjarak 2 jam perjalanan dari ibu kota provinsi, Surabaya. Banyak usaha yang berlokasi di kota ini, dan beberapa diantaranya telah berkembang secara signifikan, termasuk usaha tekstil dan batik. Kain batik yang diproduksi di Malang dikenal dengan nama batik Malangan. Mereka digambarkan dalam desain yang menampilkan Topeng Malang (topeng ala Malang), Tugu Malang (patung Malang), singa, dan bunga teratai. Kota Malang boleh berbangga menjadi tempat lahirnya karya seni indah tersebut, yang kemudian menjadi sumber inspirasi motif batik khas Malanga.

BACA JUGA  Kesesuaian Gaya Dalam Gerak Lurus Dengan Gerak Rotasi Adalah

Topeng Rama Shinta Batik Variasi Putih Bahan Kayu

Sepengetahuan saya, orang-orang yang tergambar pada topeng menambah daya tarik motif batik Malanga. Beberapa tokoh terkemuka yang dapat dilihat dalam desain batik adalah sosok Panji Asmorobangun bermata sipit dan hidung mancung, sosok Klon Devandon bermata bulat dan berhidung mancung, serta sosok putri bermata sipit Devi Sekartaji. . hidung dan wajah dicat putih. Orang lainnya ditampilkan dalam motif batik Malanga yang terinspirasi dari topeng kayu. Terkadang simbol-simbol tersebut dipadukan dengan ikon Malang lainnya untuk menciptakan desain yang unik.

Setiap pembatik mempunyai kebutuhan khusus dan keahlian tersendiri dalam teknik membatik, misalnya keahlian khusus dalam menciptakan simbol atau teknik melukis tangan.

Seniman batik penyandang cacat dapat menggambar corak batik (kanting) dengan pulpen kecil (kanting) untuk mencapai kualitas batik Topeng Malang.

Salah satu yang menarik dari batik Malangan Topeng ada pula yang dibuat oleh seniman batik disabilitas di Kabupaten Klojen Malang. Mereka berbasis di Tithiek Tenger Foundation, di mana yayasan tersebut mengubah masyarakat berkebutuhan khusus menjadi komunitas dan bisnis yang kuat. Dengan sangat detail dan hati-hati, para perajin batik disabilitas ini membuat kain batik dengan tangan, dan desainnya yang indah menyembunyikan ketidaksempurnaannya. Layaknya seniman batik tradisional, mereka mengikuti proses pembuatan batik, termasuk pembuatan pola,

Topeng Joker / Topeng Halloween / Topeng Anonymous

(cat polanya dengan warna-warni dengan kuas) dan celupkan handuk batik yang sudah jadi ke dalam air untuk menghilangkan lemaknya. Master Batik adalah yayasan untuk berbagai jenis disabilitas – pendengaran, bicara, autisme, dan mental. Meski memiliki kelemahan, kain batik cantik yang mereka hasilkan banyak digemari sebagai oleh-oleh khas Malang.

Pemerintah daerah dan akademisi terus mengembangkan penyakit ini. Inilah Janet Teoarang dan timnya di Universitas Siputra Surabaya. Janet Teoarang, salah satu pembuat dan guru Indonesia, pertama kali memperkenalkan teknik membatik kepada para perajin batik miskin di Malang, yang kemudian mengembangkan dan menyempurnakan teknik tersebut. Ia memperkenalkan praktik berkelanjutan dengan menggunakan warna-warna alami dan menyempurnakan desain batik Topeng Malangan. Janet menjalankan program pelayanan publik ini secara bertahap mulai tahun 2023. Februari; Nantinya, program tersebut akan dibarengi dengan pelatihan penggunaan warna alam dan pembuatan desain motif batik dari motif Topeng Malangan yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2024.

BACA JUGA  Anita Seorang Seniman Muda Dari Sumatera

Tujuan Janet adalah mewujudkan kesetaraan gender antara seniman batik pria dan wanita. Ia ingin menghilangkan anggapan bahwa seniman batik harus bersifat feminin, atau bahwa proses magis yang dilakukan oleh seniman perempuan akan memberi mereka standar yang lebih tinggi dan desain yang lebih indah, dan laki-laki bahkan bisa mencelupkan kain ke dalam air panas karena terlalu panas. Janet juga berharap dapat mendorong masuknya masyarakat berkebutuhan khusus dalam programnya. Kedua tujuannya, sebagaimana disebutkan di atas, didasarkan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) UNESCO yang diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2019. dan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan, kota dan komunitas yang berkelanjutan, penjualan dan produksi, serta kemitraan untuk mencapai tujuan tersebut.

Pertama, prinsip-prinsip kesetaraan gender, lapangan kerja yang baik dan pertumbuhan ekonomi serta pengurangan kesenjangan sangat menonjol di pusat kebudayaan ini; Seniman batik pria dan wanita berkebutuhan khusus mempunyai kesempatan kerja yang sama di yayasan ini.

Karakter Topeng Khas Indonesia Ini Bisa Tunjukkan Karaktermu

Prinsip kedua adalah meningkatkan perekonomian. Saat ini, dunia usaha telah terbukti mendukung pembangunan Malang. Perkembangan model bisnis ini telah memberikan kontribusi terhadap total pendapatan daerah di daerah. Memasukkan tingkat pekerja yang tinggi ke dalam kelompok menengah dapat menandai tingkat pengurangan ketimpangan dalam daftar SDG.

Yang ketiga adalah bidang kota dan desa yang berkelanjutan, ritel dan manufaktur. Pedoman tersebut mengharuskan bahan kain batik dibuat dari sumber daya alam yang tidak membahayakan lingkungan, karena beberapa pewarna khusus yang diproduksi di pabrik dapat merusak alam. Kita sering melihat industri batik menggunakan pewarna tersebut, sehingga limbahnya harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang.

Terakhir, elemen untuk tujuan Kemitraan. Selesainya proses pelatihan ini merupakan bentuk kemitraan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kain yang dihasilkan oleh perajin dan kualitas hidup perajin batik berkebutuhan khusus yang terlibat dalam usaha tersebut.

Namun upaya mulia ini harus terus berlanjut. Daripada hanya mempromosikan proses yang berkelanjutan bagi para seniman batik, kita dapat mengambil langkah-langkah lain untuk membantu para seniman tersebut menemukan pasar yang cocok untuk produk mereka. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan bahwa di dunia yang global dan berubah dengan cepat saat ini, kancah lokal termasuk batik Topeng Malangan mendapatkan tempatnya di kalangan generasi muda masa kini dan dapat dinikmati oleh generasi muda. Seperti kita ketahui, generasi muda Indonesia semakin tertarik dengan tren-tren yang terinspirasi dari luar negeri. Jika dilakukan tindakan untuk melestarikannya, maka batik, salah satu kain nasional Indonesia, akan dikenang dan masuk dalam kemajuan fesyen modern.

BACA JUGA  Observasi Kelinci

Life Is Dance: Peering Behind Topeng Dalang’s Mask

Salah satu cara yang bisa kita, generasi muda tanah air, lakukan untuk menjamin kelestarian dan pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia adalah dengan mengadvokasi penggunaan batik dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai bagian penting dari Indonesia, generasi muda akan mulai mengenakan batik di segala kesempatan termasuk sekolah, rumah, dan waktu senggang untuk menunjukkan kebanggaan pada negara. Selain itu, seniman batik difabel di Topeng Malangan juga harus menguasai dan mengikuti perkembangan teknik baru untuk memenuhi kebutuhan pasar. Saya percaya bahwa jika hal ini tercapai, pasar dapat memenuhi kebutuhan, dan produksi batik mengikuti praktik berkelanjutan yang benar, maka kita dapat berharap bahwa nilai warisan batik akan menjadi aset nyata dan kekayaan bersih akan menjadi aset tak berwujud. aset. , dapat disimpan dengan baik selama bertahun-tahun.

Seniman batik penyandang disabilitas bekerja di bengkelnya di Pasar Umum Bareng di Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Astrid Kusumovidagdo, Dekan Fakultas Industri Kreatif Universitas Ciputra Surabaya, Jawa Timur. Astrid berfokus pada penelitian dan penulisan tentang desain dan perilaku bisnis, konservasi budaya dan warisan, gaya hidup dan industri kreatif.

Bagaimana ceritanya? Mulailah percakapan dengan meninggalkan komentar di bawah. Jika Anda yakin untuk mendukung platform seni kreatif, silakan pertimbangkan untuk menjadi pelanggan.

Mitos Topeng Kayu Afrika: Pintu Gerbang Ke Alam Mistis, Media Komunikasi Para Roh Leluhur

Cintai aku dan Batik Rame-ku! Sebut ramah sehari-hari – Jakarta Modern Keempat Rodney Glick Bali

Topeng reog, topeng led, topeng hacker, topeng ganong, topeng las, topeng ultraman, motif batik topeng malangan, topeng motif batik, masker topeng, topeng wajah, motif topeng nusantara, topeng monyet

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment