Nama Patung Menari Yang Ada Di Manado Adalah

syarief

0 Comment

Link

Nama Patung Menari Yang Ada Di Manado Adalah – Pembangunan patung ini dimulai oleh seorang pengusaha terkenal Indonesia bernama Ir Ciputra pada tahun 2007 dengan biaya sekitar 5 miliar VND.

KOTA Manado, Sulawesi Utara, terkenal di dunia karena keindahan alamnya. Misalnya Taman Laut Bunaken. Keindahan dan kelimpahan biota laut membuat Bunaken tidak lepas dari wisatawan baik darat maupun luar negeri.

Nama Patung Menari Yang Ada Di Manado Adalah

Namun, selain keindahan alam Bunaken, kota ini juga aktif dalam wisata religi, yang mayoritas penduduknya beragama Kristen. Itu disebut Peringatan Pemberkatan Yesus. Monumen ini sering disamakan dengan patung Cristo Redentor, patung Yesus di Rio de Janeiro, Brazil.

Julukan Kota Manado, Daerah Penghasil Wanita Cantik Di Sulawesi

Monumen Sabda Bahagia Yesus terletak di Jalan Trans Sulawesi, Manado. Lokasinya berada di komplek perumahan mewah Citraland, 15 menit dari pusat kota Manado.

Patung Yesus dimiringkan 35 derajat dan seolah melayang di udara. Patung menghadap ke utara, tangan diangkat dan diturunkan seolah menyapa masyarakat Manado dan sekitarnya. Dari sisinya, baju yang dikenakan Yesus tertiup angin seolah-olah tertiup angin.

Pembangunan patung Yesus Suci ini dimulai oleh seorang pengusaha terkenal Indonesia bernama Ir Ciputra dan menghabiskan dana sekitar 5 miliar rupiah. Konon tugu ini merupakan hadiah Ciputra untuk kota Manado. Bukan karena pemimpin rombongan Ciputra itu menghabiskan masa mudanya di sana. Pengusaha kelahiran tahun 1931 ini menetap di Manado sejak tahun 1950, sebelum tinggal di Gorontalo hingga tamat SMA pada tahun 1954.

Manado sangat ramah dan hangat. Saya menikmati setiap momen di kota ini, kata Ciputra dalam biografi Alberthiene Endah Ciputra: Sang Pengusaha.

Berikut Kronologi Peristiwa Kebakaran Di Kotamobagu Sulawesi Utara Yang Hanguskan 6 Rumah

Inspirasi pembangunan Tugu pada tahun 2005 berasal dari situs Citraland Winangun Manado, sebuah organisasi nasional. di Manado.

Di lokasi tanah Royal Highland, istri Ciputra, Ibu Dian Sumeler, berencana membangun hotel untuk keluarganya. Tempatnya berada di puncak gunung tertinggi. Dari sana, Anda bisa melihat kota Manado dan lautnya. Lalu Ciputra mendapat ide. Dia berkata:

“Jika saya membangun vila untuk keluarga saya di sini, keluarga dan teman saya hanya akan menikmati tempat ini selama beberapa hari dalam setahun dan hanya sedikit orang yang akan menikmatinya.” Jika saya membangun patung Yesus di sini, saya akan datang setiap hari untuk menikmati keindahan kota Manado dan mengenang kasih Yesus terhadap kemanusiaan.

Setelah itu, Ciputra mulai mewujudkan idenya. Ia merencanakan bentuk, posisi tubuh dan penyajian patung. Dari sekian banyak patung Yesus di seluruh dunia, sebagian besar menggambarkan Yesus disalib. Ciputra ingin membuat patung lagi. Oleh karena itu, Yesus dipilih untuk turun menemui orang-orang, memanggil orang-orang agar datang kepada-Nya dan memberkati Dia.

BACA JUGA  Gerakan Yang Dilakukan Setelah Melakukan Gerakan Tarikan Adalah

Balasan Dari Semua Tentang Suku Minahasa

Dalam proses produksinya, Ciputra selalu hadir bersama perajin. Apabila bentuk yang diinginkan telah tercapai, terutama dari segi ekspresi, bentuk dan keindahan, maka pengerjaan patung akan dimulai. Patungnya dibuat di Jakarta, sedangkan pemasangannya sendiri di Citraland Manado.

Patung Yesus Suci diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang, dalam rangka perayaan syukuran Citraland pada tanggal 2 November 2007.

Saya berharap dan berdoa agar monumen ini menjadi berkah besar bagi masyarakat Manado, Sulawesi Utara dan menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat di seluruh pulau dan sekitarnya. Impian saya, Patung Penolong. Yesus adalah karya yang paling saya ingat dalam hidup saya sebagai ungkapan kasih saya yang mendalam kepada Tuhan,” kata Ciputra.

Rita Harahap dari Tracing Manado menjelaskan, tugu tersebut memiliki ketebalan 20 derajat, tinggi sekitar 30 meter, terbuat dari bahan fiber dan ditopang beberapa tiang besi. Rita menulis: “Di lokasi monumen ini, ada satu lagi simbol Citraland, Menara Big Ben”.

Jelajah Sejarah Manado: Adam Mattern Sang Perintis Injil

Di puncak bukit terdapat replika Menara Big Band dengan lalu lintas jalanan di depan Anda.

Di surat kabar Notredame ini. Sejak 24 Oktober 2018 hingga Desember 2018, konon Patung Yesus Pemberkatan itu terbuat dari baja seberat 25 ton dan baja 35 ton. “Tujuan dibangunnya monumen ini bukan untuk mayoritas masyarakat Manadón, tapi sebagai simbol kerukunan umat beragama.

Tugu Suci Yesus menjadi simbol Manado dan Sulawesi Utara. Tak hanya dikagumi sebagai sebuah karya seni, banyak juga pengunjung yang menjadikan monumen ini sebagai objek wisata religi.

Jalan Salib memberikan gambaran hari-hari terakhir penderitaan Yesus. Pintu patung Yesus Kristus dimodelkan pada jalan salib. Ada 14 tempat dengan tanda-tanda yang menceritakan kisah perjalanan Yesus yang sulit dan menyakitkan di kayu salib. Anda dapat memanfaatkan 14 perhentian tersebut untuk melihat kisah sengsara Yesus. Sebab, dari pintu masuk Anda harus menaiki 200 anak tangga zigzag untuk mencapai tempat dimana patung tersebut berada.

Jelang Tahun Yubileum, Uskup Manado Resmikan Patung Pendiri Dsy Diapit 2 Anak Cacat, Jadi Tempat Ziarah Baru

Untuk melihat monumen ini, Anda juga bisa masuk ke dalam kediaman Citraland. Dari sini Anda dapat melihat dengan jelas bagian depan Peringatan Pemberkatan Yesus. Selain itu, Anda juga bisa menikmati keindahan Gunung Klabat, Bunaken, Pulau Manado Tua dan Kota Manado.

BACA JUGA  Apa Maksud Tanda Tekanan Vvv Dalam Sebuah Puisi

Jika ingin ke seberang, berbalik dan menuju jalan utama, Anda akan melihat salah satu sisi patung berdiri di sisi lain dan kainnya berputar seperti angin. Sam Ratulangi dimulai pada tahun 1969 pada masa pemerintahan Gubernur Sulawesi, Gubernur Worang.

Keagungan keagungan pahlawan ini diabadikan dalam bentuk patung atau monumen yang berdiri di pusat kota Manado, Sulawesi Utara.

Dokter Gerungan Saul Samuel Jacob merupakan pahlawan nasional yang populer dengan sebutan DR. Sam Ratulangi. Ia dilahirkan pada tanggal 5 November 1890 di Tondano, Sulawesi Utara dan meninggal sebagai tahanan Belanda pada tanggal 30 Juni 1949 di Jakarta. Sam Ratulangi adalah seorang aktivis kemerdekaan dan doktor ilmu pengetahuan pertama di Indonesia.

Landmark Di Indonesia Paling Ikonik Untuk Dijelajahi

Gelar ini ia terima saat belajar di Universitas Amsterdam di Belanda. Saat ini, kehormatan besar pahlawan tersebut diabadikan dalam bentuk patung atau monumen yang berdiri di tengah kota Manado, Sulawesi Utara.

Patung setinggi 5 meter ini terbuat dari bahan semen dengan bagian luar berwarna putih. Dr. Sam Ratulangi ditangkap sambil memegang buku terkenalnya yang bertuliskan “si tou timou timou tou” di tangannya. Kalimat ini sesungguhnya mengandung arti bahwa manusia tidak dapat disebut manusia kecuali ia dapat berperan sebagai manusia. Tentu saja manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan orang lain.

Pembuatan patung DR. Sam Ratulangi dimulai pada tahun 1969 pada masa pemerintahan Gubernur Sulawesi, Gubernur Worang. Ia menilai masyarakat Sulut perlu mengingat jasa-jasa anak-anak daerahnya yang telah membantu Indonesia meraih kemerdekaan.

Monumen DR. Sam Ratulangi yang terletak di perempatan Jalan Sam Ratulangi, Manado, menjadi “simbol” kota lindung. Pepohonan dan bunga ditanam di sekitar patung sehingga menciptakan keindahan di sekitar patung.

Manado Post Sabtu 19 Mei By Manado Post

Semua orang patut mengingat jasa para pahlawan nasional yang berusaha menyelamatkan negeri ini dari penjajahan. Upaya ini agar masyarakat selalu mengingat sejarah dan mengenang kejayaan para pahlawan seluruh daerah seperti DR. Sam Ratulangi.Home » Manado, Taman Kota, Wisata Kota, Wisata Sejarah » Taman Persatuan Nasional (TKB) Manado

Taman Persatuan Nasional Dotu Lolong Lasut adalah sebuah taman kota besar yang terletak di jantung kota Manado.

Di kawasan yang dahulu bernama Pasar ’45. Taman Persatuan Nasional Dotu Lolong Lasut dibuka pada tahun 1987 dan memiliki taman, teater terbuka, Tugu Peringatan Dotu Lolong Lasut, dan Pusat Informasi Wisata Manado.

Masyarakat Kota Manado percaya bahwa Lolong Lasut yang hidup pada abad ke-16 adalah pendiri Kota Manado setelah memimpin berdirinya “Tumani Negeri Wenang” yang sekarang dikenal dengan Kota Manado. Nama Manado diberikan oleh pemerintah kolonial Belanda, dari nama Gunung Manado Tua yang berada di pinggiran kota Manado.

BACA JUGA  Kalimat Penegasan Teks Persuasi

Diresmikan Bupati, Talikuran Remboken Punya Patung Yesus Memberkati

Teater terbuka melingkar ini sering digunakan sebagai tempat pertunjukan budaya dan seni di Minahasa serta acara kemasyarakatan dan pariwisata lainnya.

Bangunan pusat wisata di Manado ini masih baru, namun sayangnya saat itu pintunya terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

Kawasan sekitar Taman Persatuan Nasional Dotu Lolong Lasut merupakan pusat kegiatan perekonomian dan tempat yang damai sebelum berdirinya pusat dan kawasan Avenue. Namun sore itu, jalanan di sekitar Taman Nasional Dotu Lolong Lasut masih ramai dan pasar masih dipenuhi orang lalu lalang. Inisiatif Dondokambe Percepat Infrastruktur Sulut Dr.

Patung DR Sam Ratulangi yang berdiri gagah merupakan karya seniman asal Sulawesi Utara.

Mengenang Doktor Ilmu Pasti Pertama Indonesia Lewat Patung Sam Ratulangi

Pencipta patung DR Sam Ratulangi adalah seorang guru keguruan di Manado bernama Alexander Wetik yang bernama lengkap Alexander Bastian Wetik.

Menurut putrinya, Grace Wetik, saat diwawancarai, memang benar ayahnya mendirikan patung DR Sam Ratulangi atas perintah Gubernur HV Worang pada tahun 1969.

Grace mengatakan, patung-patung itu merupakan karya ayahnya, seperti patung Robert Wolter Monginsidi di Sario, serta patung Pingkan dan Matindas di Galeri Seni Sulut.

Ya, selain patung DR Sam Ratulangi, patung-patung yang dibuat oleh Papi Alexander adalah Patung Patung Domeni AZR Wenas di halaman RS Bethesda Tomohon, patung Korengkeng dan Sarapung di Tondano, patung Bogani di Kotamobagu. dia berkata. Berbicara.

Hantu Tentara Jepang Culik Pria Ini, Berikut Tiga Goa Jepang Bernuansa Mistik Di Manado

“Saya masih ingat waktu kecil melihat Papa Alexander Wetik melukis patung Sam Ratulangi di Wanea dan Mami Margaretha Sumaauw sedang mencampur semen,” kenang Grace.

DR Sam Ratulangi adalah pahlawan nasional Sulawesi Utara. Ia dikenal sebagai seorang pendidik yang hidup dengan filosofinya Sitou Timou Tumou Tou yang berarti Manusia yang mewakili orang lain.

Patung di manado, hotel di manado yang ada kolam renang, nama nama patung yang ada di indonesia, patung tuhan yesus manado, tempat wisata yang ada di manado, patung yang ada di jakarta, patung tuhan yesus di manado, patung yang ada di bali, hotel yang ada di manado, patung yesus memberkati manado, patung yesus di manado, patung yesus manado

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment