Sosok jalaludin rakhmat

Jalaludin Rakhmat Meninggal Dunia

No ratings yet.

Edukasinewss.com – Jalaludin Rakhmat menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 15 Februari 2021 setelah sebelumnya istri yang lebih dulu meninggal.

jalaludin rakhmat meninggal
Jalaludin rakhmat meninggal dunia pada tanggal 15 Februari 2021

Penyebab dan Siapa Sebenarnya Jalaludin Rahkmat

Cendikiawan Jalaludin Rakhmat meninggal di Rumah sakit Sentosa Internasional Bandung ketika berada di Ruang ICU.

Staff diyayasan mathahari (Erwin) membenarkan hal tersebut namun belum diketahui pasti penyebabnya.

Jalaludin Rahkmat merupakan pemilik yayasan tersebut yang berada di jalan kampus II No 13-17, Desa Babakan sari, Kiaracondong.

Erwin menyampaikan bahwa kang jalal telah menyusul istri yang berpulang lebih dulu pada tanggal 11 Februari 2021.

Namun, Staff dari yayasan tersebut masih enggan menyampaikan penyebab meninggalkan, ia juga mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu untuk mendapatkan keterangan resmi.

Jalaludin Rahkmat akan di makamkan di pemakaman keluarga Cicalengka.

Kang jalal merupakan Dosen di Universitas Padjajaran dari tahun 1978 sampai 2014.

Setelah beliau pensiun menjadi pengajar(dosen) Jalaludin Rakhmat turun ke dunia politik di tahun 2013.

Beliau juga Anggota ikatan sarjana komunikasi pada tahun 1982.

Di Akhir hayatnya Jalaludin Rakhmat lebih dikenal sebagai ahli tasawuf/ tokoh syiah dengan adanya organisasi IJABI yang lahir di awal tahun 2000.

Sebelum beliau meninggal dunia, kang jalal sempat dirawat selama 10 hari karena penyakit diabetes.

Mengenang Kepergian Kang Jalal

Semasa hidup kang jalal merupakan cendekiawan atau seorang pakar dalam bidang ilmu komunikasi.

Eva Politikus PDI P mengenang kang jalal dengan penuh hormat.

Kang jalal semasa hidupnya merupakan orang yang pintar dan rendah hati dan perilaku yang sopan dan ramah terhadap siapapun.

Ia juga mengatakan bahwa Jalaludin Rakhmat adalah orang yang memiliki berprinsip dan selalu mengutamakan kepentingan bersama.

Eva terakhir kali bertemu dan berbincang langsung dengan beliau ketika allmarhum memberikannya buku karangan psikologi komunikasi.

Allmarhum juga selalu menghadiri berbagai pertemuan dan merupakan pendengar yang baik.

Kemampuan mendengarkannya itu sangat luar biasa, kata Eva.

Kepergian sekaligus kehilangan kang jalal menjadi duka dalam bagi eva.

Ia meminta seluruh jamaah di indonesia untuk mendoakan beliau menghadap sang ilahii.

Sumber : jabar.inews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *