Oknum Polisi Komentar Negatif

administrator

0 Comment

Link

Oknum Polisi Komentar Negatif – JAKARTA – Polri mendalami tujuh akun dugaan pemberitaan tidak patut atas tewasnya 53 awak KRI Nanggala-402. Polisi memastikan prosedur hukum dipatuhi.

Dari informasi yang dihimpun, polisi total mendapat tujuh laporan buruk terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Kemudian, setelah diselidiki lebih lanjut, diketahui dua dari lima akun tersebut merupakan akun yang tidak diketahui.

Oknum Polisi Komentar Negatif

Direktorat Perhubungan, Senin (28//2021), mengatakan kedua akun tersebut bersifat anonim dan ditelusuri dengan mengajukan permohonan larangan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Lima negara sisanya sedang diselidiki.” Sedang menyelidiki pelakunya, Brigadir Salamet Ulyandi.

Viral Oknum Polisi Jilat Kue Buat Hut Tni

Polisi kemudian mulai menyelidiki lima akun anonim. Berapakah angka lima? Akun ketiga yang diperiksa adalah akun Facebook bernama Fajarnnzz. Akun FB Fajarnnzz tengah diperiksa Dittipidisber Barescream Polsek 1 dan dikoordinasikan Polda DIY. Pemilik akun Farjarnnzz adalah seorang polisi bernama Farjar Indrivan.

Uliandi mengatakan, “Rencananya penyidik ​​akan berkoordinasi dengan Komando Pamenal untuk menuju Polres DIY untuk menangkap tersangka.

Akun keempat adalah akun Facebook bernama Ahmed Khozinudin. Pemeriksaan terhadap pemilik akun Facebook ini dilakukan Dittipidsiber Bareskrim Polri cabang 2.

Akun keenam adalah akun Facebook Imam Kurniwan yang tengah diperiksa Divisi Intelijen Kriminal dan Cybercrime Polda Sumut. Imam KRI Nanggala-402 ditangkap setelah mengunggah komentar tak pantas soal istri stafnya.

Tiga Remaja Mengaku Dijebak Oknum Polisi Pakai Pil Ekstasi, Ketiganya Berikan Mahar Untuk Bebas

Sedangkan untuk akun ketujuh, pemilik akun Facebook John Silachoy akan diperiksa Biro Internet.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​perbatasan, pemilik Facebook Akun John Sillahoi akan diperiksa Biro Jaringan NTT di Ditcrimsus Polda. Ia menuliskan komentar negatif soal tewasnya personel KRI Nanggala-402. (MERAH/KTN)

AKPER TEBING TINGGI Boby BOM SIBOLGA Kapolres Lapas Batu Bara Tingkat 2 A Pematangsiantar Nahdlatul Ulama Padang Sidempuan Narkotika Polsek Batu Bara Karo Teroris di Sumut diungkap salah satu polisi DIY. Polri dan Polda DIY meminta maaf kepada keluarga korban dan TNI-AL. Foto: Gaga Sallo

BACA JUGA  Obat Susah Tidur Menurut Islam

Yogyakarta, – Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di Bali menimbulkan duka yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, khususnya TNI Angkatan Laut.

Namun kejadian tersebut memaksa jajaran Fajar Indrivan dan Aipda, anggota Polsek Kalasan Sleman, melontarkan komentar negatif terhadap personel KRI Nanggala-402 di media sosial, dan kepada Polda DIY melalui Kabag Humas. Kabupaten DIY, Kompol Yulianto menyampaikan belasungkawa kepada TNI-AL dan jajarannya.

Dosen Umi Di Aniyaya Oknum Polisi, Alumni Ancam Demo Besar Besaran

Pada Senin, 26/26/2021, Humas Polda DIY mengungkapkan, Polda DIY telah meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban, TNI-AL, atas kejadian yang dilakukan Polsek Kalasan. . TNI-AL Besar yang dilakukan oknum polisi Kalasan di FB melukai perasaan keluarga, khususnya keluarga korban.

Kompol Yulianto menegaskan oknum polisi di wilayah tersebut akan terus ditindak sesuai aturan terkait.

Saya atas nama Polda DIY meminta maaf kepada TNI-AL atas kasus ini dan anggota yang terdampak akan terus ditangani, tutupnya.

Diketahui, Badan Intelijen Kriminal Polda DIY dan Badan Kepolisian Nasional telah menangkap polisi asal Sulaiman, DIY Fajar Indrivan bergelar Aipda karena mengunggah komentar negatif terhadap pegawai KRI Nanggala-402 di media sosial.

Sanksi Bagi Polisi Pelaku Kekerasan, Pengamat: Kapolri Lakukan Tugasnya

Penangkapan Fajar di Facebook bermula dari laporan 2 akun yang memberikan komentar negatif terhadap awak KRI Nanggala-402 yang jatuh. Salah satunya adalah akun Facebook bernama Fajarnz. – Ayam 2500 – 2500/KG – : 3500 – 2500/KG – Bayi Hijau : 20.000 – 17.000/KG – Bayi Merah : 30.000 – 35.000/KG – Bayi Gemuk : 27.000 – 26.000/KG – Kecil 000/KG 0 OP / Seledri : 10.000 – 1.000/KG – Daging Daun : 13.000 – 18.000/KG – Daun Manis : 3500/KG – Buah Ara Kuning : 9500 – 10000/KG – Kubis Merah : -10.000000 GBB – Muda 3000/kg – Kembang Kol : 6000 – 5,00 0 /kg – Labu / Kelenjar : 1500 – 2000 /kg – Sayur : 3500 – 2500 /kg – Sayur Putih / 1000GA – 1000 tanaman 10.800/kg – Karo Kerja : 7500 – 8500/KG – Jepang Besar : 40.000 – 50.000 / Fokus – Baby Japang : 3000 – 500/500 – 0G – 3000 – 3000 – 3000 – 3000 – 3000 – 3000 – 3000 – 3000 – 0 SAYUR TLED : 2500 – 3000 / KG – TELUR SALURAN : 8000 – 10.000/kg

BACA JUGA  Resep Buku Laut Bercerita

Yogyakarta, – Seorang polisi ditangkap karena mengomentari secara tidak langsung tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 405 di Facebook.

Pasalnya, pembayaran tersebut membuat beberapa anggota TNI Angkatan Laut mendatangi Polsek Kalasan Yogyakarta pada Minggu (25/4/2021) pukul 22.28 WIB. Mereka menyerukan definisi dan tanggung jawab atas beban-beban ini. Kasus tersebut kini ditangani Mapolda DIY.

Ia mengaku baru menginformasikan kepada personel TNI AL bahwa dirinya sudah tiba di Polsek Kalasan dan berharap situasi baik-baik saja dan terkendali melalui pengarahan tersebut. “Langsung ke Polres untuk masalah ini,” jelasnya.

Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba Ditembak Mati

Humas Polda DIY, Kompol Paul Yulianto membenarkan, pihaknya telah menangkap seorang anggota Polsek Kalasan yang kini diperiksa Polda DIY terkait propam.

Kedatangan sejumlah personel TNI AL di Polsek Kalasan, Suleiman, Minggu (25/4/2021) viral setelah diunggah di media sosial.

Kedatangannya untuk mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban oknum anggota Polsek Kalas yang secara tidak langsung turut andil dalam tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 405. (Okezone.com)

JAKARTA, – Polda Metro Jaya telah menyerahkan profil lima tersangka kasus perusahaan film dewasa di Jakarta… JAKARTA, – Polisi kini mendalami tujuh akun dugaan komentar cabul terkait tewasnya 53 anggotanya. tim. KRI Nanggala-402. Polisi memastikan prosedur hukum dipatuhi.

Arerereee….! Oknum Polisi, Pns Pu Dan Pegawai Bri Ditangkap Karena Narkoba

Dari informasi yang dihimpun, polisi total mendapat tujuh laporan buruk terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Kemudian, setelah diselidiki lebih lanjut, diketahui dua dari lima akun tersebut merupakan akun yang tidak diketahui.

“Dua akun di antaranya merupakan akun anonim yang ditelusuri dengan mengajukan permintaan pemblokiran ke Kementerian Komunikasi dan Informatika,” kata Kepala Badan Intelijen Kriminal Jenderal Salamet Uliandi. Lima negara sisanya sedang diselidiki. situs web. Perwira Humas Polri, Senin (26/2).

BACA JUGA  Meme Barca

Polisi kemudian mulai menyelidiki lima akun anonim. Berapakah angka lima? Akun ketiga yang diperiksa adalah akun Facebook bernama Fajarnnzz. Akun FB Fajarnnzz tengah diperiksa Dittipidisber Barescream Polsek 1 dan dikoordinasikan Polda DIY. Pemilik akun Farjarnnzz adalah seorang polisi bernama Farjar Indrivan.

Uliandi mengatakan, “Rencananya penyidik ​​akan berkoordinasi dengan Komando Pamenal untuk menuju Polres DIY untuk menangkap tersangka.

Beri Komentar Negatif Soal Kri Nanggala 402, Oknum Polisi Diy Langsung Dinonaktifkan

“KAKEANN GEMBAGHUSS KEMAKI IKUU COOKK SEKK NGAWAK I… POO LABDA MTOTO TURUNN EEEE MAKANEE KRUU NEE BONGKOO KLELEPP…, 23 April 2021,” kata Farjarnes, seorang polisi di Facebook yang menulis, Jumat.

“matio sang chef….Saya selama ini tinggal di Indonesia, susah, kurang susah…” komentar Fajarnz di postingan lainnya..

Akun keempat adalah akun Facebook bernama Ahmed Khozinudin. Pemeriksaan terhadap pemilik akun Facebook ini dilakukan Dittipidsiber Bareskrim Polri cabang 2.

Akun keenam adalah akun Facebook Imam Kurniwan yang tengah diperiksa Satreskrim Polda Sumut. Imam KRI Nanggala-402 ditangkap setelah mengunggah komentar tak pantas soal istri stafnya.

Upacara Ptdh, Empat Oknum Polisi Muratara Dipecat

Sedangkan untuk akun ketujuh, pemilik akun Facebook John Silachoy akan diperiksa Biro Internet.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​frontier, pemilik akun facebook, John Sillahoi , akan diselidiki oleh Biro Jaringan NTT di Ditcrimsus Polda. Ia menuliskan komentar negatif soal tewasnya personel KRI Nanggala-402. (ed.)

Bima, – Puluhan Pelatih Keluarga Berencana (LDK) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) wilayah Bima…

Oknum polisi, video oknum polisi, oknum polisi selingkuh, berita oknum polisi, oknum polisi bejat, oknum polisi nakal, video oknum polisi nyabu, vidio mesum oknum polisi

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment