Pamayang Hartina

syarief

0 Comment

Link

Pamayang Hartina – Sebuah kesenian tradisional di Desa Pondok Bali, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, aktivitasnya menarik perhatian kaum laki-laki hingga ronggengnya bisa dibawa ke tempat gelap (di atas perahu).

Saat Isya tiba, lahan kosong di dekat pasar ikan (TPI) ramai. Speaker yang digantung di bambu berisi pantun. Kerumunan memanas di sekitar panggung pesta. Di tengah pertunjukan ada 15 orang menari bersama temannya. Hiburan malam dapat ditemukan di Desa Pondok Bali, sebuah desa nelayan tradisional di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Disebut Dongbret oleh masyarakat setempat, kesenian rakyat di sekitar Batawi mirip dengan doger, horo dan tayub di sekitar Priangan. Kata Longser, sakaol berasal dari kata melong (melihat) dan tuan (keinginan) dan dongbret berasal dari sarung dikorodong, lalu ronggeng tarik (oh… kekuatan sperma, makanya singkatannya).

Pamayang Hartina

Longser sudah lama tidak melihat karyanya, dan anjing itu menghilang dari pihak yang berkepentingan. Kembali ke dongbret, sering dibilang baunya seperti bulu mata. Saat para pemain semakin panas, penonton mulai bertanya-tanya apakah mereka pergi ke suatu tempat yang gelap. Salah satu daya tarik pertunjukan dongbret adalah adanya kesempatan bagi penonton (umumnya nelayan) untuk menangkap ronggeng dari lantai pertunjukan untuk kemudian dibawa ke kapal yang bersandar di pelabuhan. Tidak jelas apa yang terjadi pada dua pria di atas kapal tersebut. Setelah lagu tarling selesai, ronggeng harus kembali ke tempat pertunjukan, namun sebelumnya penyanyi harus mengumpulkan uang sebesar Rp 5000 dan memasukkannya ke dalam jas ronggeng tersebut. Kemudian tunggu orang lain datang. Di Pondok Bali ronggeng tidak boleh membawa lebih dari satu ronggeng, jika lebih dari satu ronggeng belum kembali ke tempat pameran maka akan ramai. Pesta itu berlangsung hingga tengah malam.

Kamus Basa Sunda

Konon dongbret berasal dari Indramayu dan menyebar ke desa-desa nelayan di pesisir utara. “Dengan uang yang banyak, saya bisa pergi ke tempat gelap kapan saja,” kata seorang nelayan tua di Desa Cangkingan, Karangampel, Provinsi Indramayu. Koin sebelendong dulunya sama dengan 2,5 sen mata uang Belanda. Namun di Indramayu, dongbre sudah mati dan pemerintah setempat melarangnya, karena pertunjukan dongbre dianggap tidak ada gunanya.

BACA JUGA  Alat Pemukul Yang Digunakan Dalam Kegiatan Mengukir Umumnya Terbuat Dari

Kini kota Subang menggunakan dongbret untuk menghibur para nelayan yang tinggal di Pondok Bali atau Blanakan atau Ciasem. Di dua tempat tersebut, rata-rata 200 orang turun ke darat untuk menangkap ikan dari laut setiap harinya. Oleh karena itu dongbre diundang untuk mengadakan acara yang telah direncanakan. “Untuk hiburan para nelayan yang berhari-hari berada di laut,” kata Pak Dirman, Ketua Persatuan Nelayan Laut Pondok Bali.

Ia tidak setuju kalau dongbre dianggap jelek, karena dilakukan di Pondok Bali. “Setiap nelayan hanya boleh membawa ronggeng ke atas perahu atau ke landmark lain sambil nelayan bermain, memakan waktu 5-10 menit,” kata Pak Dirman. Jika ada yang melanggar aturan, maka akan dikenakan denda. Belum diketahui berapa besaran denda jika terjadi pelanggaran tersebut.

Daiyah, 16, salah satu ronggeng dongbret di Pondok Bali, mengatakan, hiasan geol saja tidak cukup menarik perhatian para nelayan, namun perlu hiasan yang indah. “Kita harus kaya. Kalau tidak, Anda bisa bermalam tanpa bekerja, Anda tidak akan dibayar,” ujarnya. Daiyah dan teman-temannya menghabiskan malam itu dengan sibuk merias wajah, lipstik, dan alis untuk penampilannya. mengurapi seluruh tubuh dengan minyak wangi. “Untuk menarik perhatian penonton” – katanya polos. Daiyah berasal dari desa Cangkingan, saya sangat tidak ingin menjadi penguasa (kata ronggeng dongbret). “Masih mau sekolah. , tapi teman-teman di rumah biasanya ronggeng dongbret,” ujarnya. Daiyah bersekolah hingga kelas 5. Robot tersebut memulai debutnya setahun yang lalu. Faktanya, ini adalah salah satu robot terlaris. kurang dari Rp 3 juta pulang kampung. “Dia pandai membantu orang tua membenahi dapur dan membeli barang,” ujarnya.

Arti Kata Pamayang Dalam Bahasa Sunda Dan Conto Kalimatnya

Musim panen ikan artinya panen buat dongbret, ketua. Untuk hasil panen, nelayan sangat dermawan dengan memberikan tip, kadang masyarakat bisa membayar Rp. 100 ribu. “Saat memanen ikan, selalu melelahkan dan membuat stres,” kata anak ketujuh dari sepuluh bersaudara ini. Namun terkadang, meski sudah menikah, Daiyah tetap mendambakan masa depan seperti gadis lainnya. “Saya ingin menikah dan menjadi istri sendiri, tapi sampai saat ini saya belum menemukan suami,” ujarnya. Satunya lagi adalah Ronggeng Jueni, seorang janda asal Jatibarang. Menurut pendapatnya, “itulah sebabnya ronggeng dongbret dapat dinikmati semua orang dalam batas tertentu. Mungkin banyak yang mau, mungkin banyak yang bisa dapat uang.” Ia nyengir. Celana merecet biasanya digunakan untuk melindungi akses pelanggar. Tapi ada juga yang memakai rok dan gaun.

BACA JUGA  Gambar Yesus Gembala Yang Baik

Jueni bergabung dengan grup dongbret empat tahun lalu. Saat itulah ia bertemu dengan Suwiri, mantan suaminya. Namun pernikahan mereka hanya bertahan enam bulan dan kembali diterpa masalah. “Saya harus membantu orang tua saya, karena orang tua saya hanya buruh tani dan mereka tidak mempunyai banyak uang,” kata janda yang mengaku tidak bisa membaca atau menulis, namun sangat cantik dan tersenyum. Sekarang semoga sudah waktunya untuk mendapatkan partner kedua untuk putaran ini.

Jadi ronggeng dongbret tidak takut untuk bahagia. “Kalau hujan atau hujan pengunjungnya sedikit, jadi wayangnya menari pelan-pelan. Saya mau bangga,” kata Daiyah dengan ekspresi sedih. “Bahkan jika saya meninggal, saya akan sedih karena jauh dari keluarga saya,” katanya. Namun untungnya ada kerjasama antara kelompok dongbret dan kelompok kerja. pengobatan selalu gratis jika ada pasien dalam kelompok. Perawatnya hanya membagikan obat gratis setiap bulannya. Seluruh rombongan menginap di rumah Kadiman, ketua rombongan. masing-masing akan mendapat Rp 50.000. Sisanya ditanggung oleh produser.

Selama pameran, Anda dapat menginap di kamar hotel selama sehari. Jika hubungan tegang, ketua kelompok akan menelepon dan meminta konfirmasi. Jika sudah ada kesepakatan, ketua partai bersedia melepas pemiliknya pulang. Tuhan memberkati…

Materi Sunda Kelas 5

Catatan ini diposting pada Rabu, 13 Januari 2010 pukul 20:23 dan disimpan di bagian Umum. Anda dapat mengikuti tanggapan terhadap postingan tersebut melalui RSS 2.0 feed. Anda dapat meninggalkan balasan atau mengikuti dari situs web Anda sendiri. Kecrik disebut juga heurap adalah alat untuk menangkap ikan dan hewan air lainnya di dalam air.

Di belakang jangkrik, timah yang paling berat dipasang di sekelilingnya dan diikat seperti rantai, sehingga jangkrik cepat tenggelam ke dalam air, menutupi bagian bawah ikan.

BACA JUGA  Soal Cerdas Cermat Pengetahuan Umum

Rawa ini berbentuk bulat dan lebar, dan Kecrik membuangnya dengan cara yang telah ditentukan. Ikan yang ditumbuhi jangkrik tidak dapat melarikan diri dan sulit keluar karena jangkrik cepat menyelam jauh ke dalam air.

Jangkrik terutama digunakan untuk menangkap ikan dan sulit untuk dimakan karena tidak banyak makanan di luar, danau, kolam dan juga di pantai, jangkrik ini merupakan alat kuno yang sudah ada sejak lama. . Ini telah digunakan selama ribuan tahun.

E Book Basa Sunda Smp Kelas 7

Kecrik terbuat dari benang kenur atau nilon agar lebih kuat. Kaleng yang diisi memiliki berat tiga pon dan ditempatkan di belakang celah.

Oleh karena itu, pisang mudah tenggelam di air, sehingga ikan dan hewan lain tidak dapat lari atau melarikan diri. Cara memukul atau menutupi jangkrik ada dua, hasilnya adalah pengembangan dan jangkauan sasaran yang telah ditentukan. Aturan short course yang pertama adalah melempar jangkrik ke depan sejauh tiga meter dengan cara meletakkan separuh jangkrik di telapak tangan kiri kemudian menangkap jangkrik yang lain dengan jangkrik tangan kanan setelah dipasang, alat kecil/kontrol . , lalu jangkrik itu mengenai sasaran.

Jangkrik yang lebih besar disebut jangkrik eder, jangkrik bernyanyi, jangkrik jui, jala agung dan jala juang.

Karena ukurannya yang besar, maka dalam prakteknya tidak dapat digunakan dengan tangan, tetapi dikembangkan dengan alat lain yang disebut kerik eder, karena dalam prakteknya harus dikembangkan terlebih dahulu sebelum dikirim ke tempat yang diinginkan. Disebut kecrik dal karena sering digunakan untuk menangkap ikan/jui mabur (Clupea fimbriata).

Pék Téangan Kawih Sunda Séjénna Nu Aya Dina Majalah, Koran, Buku, Atawa Internet Salin Sing Rapih Dina

Hartina, khirani siti hartina trihatmodjo, pamayang, pantai pamayang tasikmalaya, ngaji rasa hartina, patriot hartina, adat kakurung ku iga hartina, pantai pamayang

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment