Paparan Sahul Adalah

admin 2

0 Comment

Link

Paparan Sahul Adalah – Presentasi berjudul: “KURSUS UJIAN OCEANOGRAFI EKSPOSISI SAHUL (RAK SAHUL), TEKNIK UTAMA DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA 2019.”— Transcript presentasi:

1 PAPARAN SAHUL (SAHUL HILLY) UTAMA SISTEM STUDI GRAFIS TEKNOLOGI DAN ILMU UTAMA UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA 2019

Paparan Sahul Adalah

2 NAMA BAGIAN : 1.DIO WAHYU PRATAMA (20150240007) 2.JERICKO (20160240020) 3.MEGAWATI MUTIARA GUSTI (20160240023) 4.RAIYAN ASHABUL YAMIN (24.000712400071240007124000124.0 240023) ) 01240020 ) 60240037 ) 160240038)

Paparan Sahul (sahul Shelf) Progam Studi Oseanografi Fakultas Teknik Dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah Surabaya Ppt Download

3 Landas Sahul merupakan bagian dari benua Benua Sahul yang terletak di pesisir utara Australia dan sebelah selatan pulau Papua (Australia – Benua Papua) Landas Sahul berangkat dari Australia bagian utara termasuk Timor. Laut tersebut di sebelah timur dihubungkan oleh Laut Arafura yang menghubungkan Pulau Papua Paparan Sahul juga meliputi Paparan Rowley yang terletak di Samudera Hindia barat laut Australia dan memanjang hingga barat laut Tanjung Australia.

4 Etimologi dan Sejarah Nama “Sahull” atau “Sahoel” pertama kali muncul pada peta yang dibuat oleh Belanda pada abad ke-17, yang menandai gundukan pasir bawah air yang dangkal di antara Australia dan Pulau Timor. Pada peta tahun 1803, Matthew Flinders menandai lokasi “laut dangkal Sahul Besar” tempat orang Makassar menemukan mentimun. Keberadaan paparan Sahul dikemukakan pada tahun 1845 oleh GW. Earl menyebutnya “tetangga besar Australia” dan dia mengatakan bahwa Macropodidae (“kanguru”) tidak hanya ditemukan di Australia tetapi juga di New Guinea dan Kepulauan Arktik. Masyarakat juga mengetahui keberadaan cekungan Sunda yang disebutnya sebagai “Vitafe Asia Raya”.

5 Pulau besar nusantara ini terbentuk dari kedua ujung superbenua Pangea pada era Mesozoikum (250 juta tahun lalu), namun merupakan bagian dari lempeng benua lain. Kedua wilayah ini bertemu dengan pergerakan lempeng, dan pada zaman es terakhir, terjadi keretakan besar antara Lempeng Sunda di barat dan Lempeng Sahul di timur. Titik pertemuan Lempeng Eurasia di sebelah Barat, Lempeng Indo-Australia di Selatan dan Pasifik di Timur Laut merupakan kawasan vulkanik aktif yang memberikan kekayaan mineral bagi daratan di sekitarnya, selain juga sangat baik untuk pertanian. gempa bumi, ada perbukitan. Dilihat dari persebaran makhluk hidup, kawasan ini merupakan tempat bertemunya dua wilayah tumbuhan dan fauna yang berbeda sebagai hasil proses evolusi yang terjadi secara terpisah namun kemudian bertemu. Sebaran tumbuhan dan fauna di kawasan ini beragam, bahkan menciptakan kawasan tumbuhan unik yang berbeda dengan spesies jauh di India dan Asia Timur, serta perkembangbiakan tumbuhan dan hewan dari benua Eurasia, Amerika, dan Afrika. pada kesempatan-kesempatan penting. . .

BACA JUGA  Unsur Seni Rupa Yang Merupakan Pertemuan Dari Beberapa Bidang Disebut

6 Paparan Sahul Flora (Australis) Flora Australis meliputi berbagai jenis tumbuhan seperti besi, pinus, pohon kenari hitam, merbau ladang dan merbau pantai. Jenis Pometia Pinnanta (cacing) yang memiliki keanekaragaman genetik tinggi, seperti sagu, nipah, dan mangrove pesisir. Ciri-ciri tumbuhan pada skenario Sahul adalah sebagai berikut: Hutan hujan tropis mendominasi. Ada banyak tanaman berharga. Hijau setiap tahunnya. Perkebunan. Wilayahnya meliputi Pulau Papua dan pulau-pulau kecil lainnya.

Omara Sarif Di Linkedin: #fpso #reliance #india

8 SAHUL SUBMARINE (AUSTRALIA) Fauna wilayah Indonesia bagian timur tergolong fauna Australia. Jenis satwa termasuk fauna timur (posum, cendrawasih, kasuari, nuri, kanguru pohon). Fauna Indonesia bagian timur dikenal juga dengan fauna rendah Sahul. Jenis satwa yang terdapat di kawasan ini adalah tipe australis yang artinya jenis satwa yang hidup di sana mirip dengan fauna Australia. Ciri-ciri fauna yang dipamerkan di Sahul adalah sebagai berikut: Mamalia kecil Hewan berkantung besar Tidak ada jenis kera Hewan tersebut mempunyai warna yang berbeda-beda.

10 DAFTAR PUSTAKA http://lipi.go.id/lipimedia/flora-sumba-percepatan-dua-paparan/15595 “Tepian Besar Laut Timor: Atlas Sumber Daya Lingkungan”. Institut Ilmu Kelautan Australia. 2001. Diakses 28/8/2006. “Dangkalan Besar Laut Timor: Atlas Sumber Daya Lingkungan” Ballard, Chris. (1993). “Apakah merangsang pikiran untuk berpikir? Pernyataan penting untuk Sahul”. Ulasan Sahul: Arkeologi Pleistosen di Australia, New Guinea dan Kepulauan Melanesia: halaman 17, Canberra: Australian National University. ISBN 0-7315-1540-4. Kahar, Joenil, 2004. Kompromi Batas Laut Republik Indonesia: Kasus. Harian Umum Pemikiran Rakyat Edisi, Sabtu, 3 Januari 2004. Reis, Anthony. 2004. Sejarah Modern Awal Asia Tenggara, Jakarta: Perpustakaan LP3ES.

Download ppt “PAMERAN SAHUL (SAHUL SHELF) KURSUS OCEANOGRAFI TEKNIK DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS HANG TUAH SURABAYA TAHUN 2019.”

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami menyimpan data pengguna dan membaginya dengan produsen. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Subkawasan Sulawesi: Pulau Sulawesi, Pulau Talaud, Sangihe, Togian dan Sula Subkawasan Maluku: Pulau Morotai, Halmahera, Bacan, Obi, Buru, Ambon dan Seram Nusa Tenggara Subkawasan: Pulau Lombok, Sumbawa, Flores, Sumbala, Timor Tambaro

Atlantis Di Laut Jawa: Sundalandia

Wallacea merupakan kawasan biogeografi yang meliputi gugusan pulau dan pulau kecil di Indonesia bagian tengah, dipisahkan oleh laut dalam dari benua Asia dan Australia. Nama Wallacea sendiri berasal dari naturalis Alfred Russel Wallace yang menggambarkan batas spesies tersebut sebagai wilayah zoogeografis yang dikenal dengan Garis Wallace.

BACA JUGA  Contoh Warna Fanta

Wallace menemukan adanya perbedaan perilaku hewan antara Kalimantan dan Sulawesi serta Bali dan Lombok, meskipun letak pulau-pulau tersebut berdekatan. Ia mengira ada garis tak kasat mata antara Kalimantan dan Sulawesi serta Bali dan Lombok yang memisahkan fauna di pulau-pulau tersebut.

Wallacea merupakan kawasan peralihan antara kawasan biogeografi Indo-Melayu Besar dan Australia. Isolasi timbal balik selama jutaan tahun telah menyebabkan fauna menakjubkan tumbuh subur di sini.

Kelompok Wallacea meliputi pulau Sulawesi (mayoritas kelompok), Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Timor, Halmahera, Buru, Seram dan banyak pulau-pulau kecil di antaranya. Secara umum Wallacea dapat dikatakan mencakup seluruh pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku. Wilayah ini berada di antara Paparan Sunda atau Paparan Sunda di sebelah barat dan Paparan Sahul atau Paparan Sahul di sebelah timur. Luas wilayah Wallacea sekitar 347.000 km².

Paparan Sahul Dan Paparan Sunda: Pemahaman Tentang Geologi Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

Terdapat 697 spesies burung di Wallacea, 249 (36%) di antaranya endemik. Terdapat 328 jenis burung di Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya, 230 jenis diantaranya tidak bermigrasi dan 97 jenis merupakan jenis umum, seperti cawan. ), terletak di pesisir utara Australia dan laut selatan Pulau Papua. Paparan Sahul memanjang dari Australia ke utara, meliputi Laut Timor dan dihubungkan ke timur oleh Laut Arafura yang menghubungkan Pulau Papua. Kepulauan Aru terbentang di atas Paparan Sahul. Paparan Sahul juga mencakup Paparan Rowley, yang terletak di bagian barat laut Australia dan meluas hingga bagian barat laut Tanjung Australia.

Ketika permukaan laut turun selama Zaman Es Pleistosen, termasuk Maksimum Glasial Terakhir, sekitar 18.000 tahun yang lalu, paparan Sahul merupakan lanskap terbuka di atas permukaan laut. Saat itu, garis pantai ditandai pada tempat yang kini berada 100-140 meter di bawah permukaan laut.

Paparan Sahul atau disebut juga Paparan Arafura merupakan jembatan darat antara Australia dengan Pulau Papua dan Kepulauan Aru. Kawasan ini merupakan rumah bagi hewan berkantung (marsupial), burung yang tidak bisa terbang seperti emu dan kasuari, serta jenis ikan baru lainnya. Garis Lydekker merupakan garis biogeografis yang digambarkan pada tepi batas paparan Sahul, dimana dasar laut masuk ke dalam kawasan biogeografi Wallacea. Wallacea terletak di antara celah yang terbentuk antara Lempeng Sahul dan Lempeng Sunda yang terletak di lempeng benua Asia Tenggara.

Nama “Sahull” atau “Sahoel” pertama kali muncul pada peta yang dibuat oleh Belanda pada abad ke-17, menandai sebuah gundukan pasir dangkal di bawah laut antara Australia dan Pulau Timor. Pada peta tahun 1803, Matthew Flinders menandai lokasi “laut dangkal Sahul Besar” tempat orang Makassar menemukan mentimun.

BACA JUGA  Kunci Determinasi Tumbuhan Terung Adalah

Berdasarkan Kondisi Geologisnya Indonesia Dikelompokkan Menjadi Tiga Zona, Yaitu: Dangkalan Sahul,

Keberadaan paparan Sahul dikemukakan pada tahun 1845 oleh GW. Earl menyebutnya “tetangga besar Australia” dan dia menyebutkan bahwa Macropodae (“kanguru”) tidak hanya ditemukan di Australia tetapi juga di New Guinea dan Kepulauan Aru. Earl pun mengakui keberadaan paparan Sunda yang disebutnya sebagai “tepian Asia Raya”. Indonesia adalah negara kepulauan. Menurut Badan Informasi Geospasial (BIG), Indonesia terdiri dari 13.466 pulau dari Sabang hingga Merauke dan MIangas hingga Pulau Rote. Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana terbentuknya ribuan pulau di Indonesia?

Kepulauan Indonesia terbentuk melalui proses yang sangat panjang. Diperkirakan mereka mulai terbentuk pada periode Tersier sekitar 60 juta tahun yang lalu. Kepulauan Indonesia terbentuk melalui serangkaian pergerakan tektonik besar karena terletak pada pertemuan tiga lempeng dunia, yang disebut lempeng Indo-Australia di selatan, lempeng Eurasia di utara, dan Pasifik di timur.

Aktivitas digital pada masa Tersier menggerakkan ketiga lempeng tersebut. Inilah sebabnya mengapa dunia ini terbagi-bagi. Benua Eurasia, gabungan benua Eropa, Afrika, dan Asia, terbagi menjadi pulau-pulau yang terpisah satu sama lain.

Akibat aktivitas tektonik tersebut, sebagian benua Asia berpindah ke selatan sehingga membentuk Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, serta Pulau Nusa Tenggara Barat dan Banda. Hal serupa juga terjadi di benua Australia. Sebagian berpindah ke utara membentuk Pulau Timor, Kepulauan Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Papua, dan sebagian Maluku Tenggara. Pergerakan tersebut berlanjut di Indonesia hingga saat ini. Pergerakan ini membuat kepulauan Indonesia tidak stabil dan rawan gempa.

Juta Hektar Hutan Per Tahun Mengalami Deforestasi

Pada zaman Pleistosen, sebagian besar daratan di dunia tertutup es. Peristiwa ini menyebabkan perubahan iklim dan permukaan laut turun 100-150 meter dari permukaan semula dan laut dangkal berubah menjadi daratan. Pada masa ini, kepulauan Indonesia bagian barat masih terhubung dengan daratan di Asia Tenggara, sedangkan kepulauan Indonesia bagian timur terhubung dengan Australia.

Flora di daerah paparan sahul, desain paparan power point, paparan, dangkalan sahul, fauna di daerah paparan sahul, flora paparan sahul, template paparan ppt, sahul, slide paparan keren, paparan iklan adalah, paparan sahul, paparan benua adalah

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment