Pelaksanaan Pertemuan Asean Ministerial Meeting On Youth Di Negara

syarief

0 Comment

Link

Pelaksanaan Pertemuan Asean Ministerial Meeting On Youth Di Negara – Setelah artikel saya sebelumnya ditulis pada Mei 2015 (yah, baru 5 bulan berlalu), kini saya menulis bagian ketiga.

Ketika saya menerima email dari Sekretariat HRD ASEAN (ASEC) yang meminta saya untuk lulus seleksi dokumen administrasi dan mengikuti tes tertulis dan wawancara, saya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan lulus tes tersebut. Di hari ujian, saya mengambil cuti sakit dari kantor sehingga hanya bisa fokus mempersiapkan ujian.

Pelaksanaan Pertemuan Asean Ministerial Meeting On Youth Di Negara

Saat mempersiapkan ujian tertulis, saya tidak tahu apa pun tentang ujian tersebut dan saya tidak tahu apa pun tentang siapa pun yang saya kenal yang bekerja atau sedang bekerja di ASEC. Sepengetahuan saya, pada awal tahun 2013 belum ada HI UGM yang bekerja di ASEC. Jadi, karena tidak tahu apa-apa, saya memutuskan untuk belajar sendiri tentang ASEAN dan fokus pada kerja sama ASEAN di bidang pendidikan dan pemuda. Karena tentang posisi yang saya lamar: Pendidikan, Asisten Keterampilan Pemuda. dan sektor pendidikan.

Menteri Lhk Harap Anggota Pramuka Menjadi Penggerak Perbaikan Lingkungan

Sumber materi yang dibaca saat itu adalah situs resmi Sekretariat ASEAN. Pertemuan tersebut mencakup dokumen-dokumen dukungan ASEAN dan informasi komprehensif mengenai kerja sama ASEAN dalam berbagai isu. Saya juga belajar tentang kerja sama ASEAN di bidang pendidikan dan pemuda melalui berbagai situs berita.

Sedangkan untuk persiapan tes wawancara, kami fokus berlatih berbicara di depan cermin dan merekam video agar argumentasi lebih mudah dan meyakinkan. Saya juga meninjau resume saya dan mencoba memastikannya sesuai dengan deskripsi posisi yang saya lamar. Saya mencoba merangkum pengalaman dan keterampilan yang telah saya tulis di resume saya dan membahas mengapa kedua hal ini terkait dengan ASEAN dan saya rasa akan sangat membantu jika saya bisa menjelaskan ASEAN dari sudut pandang tersebut.

Dalam hal ini, saya akan menyoroti pengalaman saya mengikuti program pertukaran pelajar seperti Today’s World Program through ASEAN di Mahidol University di Thailand dan Temasek Foundation-Leadership Strengthening and Regional Networking Award di National University of Singapore. Saya juga berusaha mengembangkan kemampuan penelitian yang saya peroleh selama bekerja sebagai asisten di Institut Kajian Internasional Universitas Gajah Mada.

Selain belajar dan mengamalkan, jangan lupa berdoa bersama orang tua, anggota keluarga, sahabat dan kekasih :). Ya, beberapa hari sebelum hari ujian, saya juga mengecek tempat ujian dan cara mencapai kantor ASEAN dari asrama Satyabad dan menentukan kapan saya harus pergi untuk menghindari kemacetan.

BACA JUGA  Sikap Awal Gerakan Marching Adalah

Minang Satu, Minangkabau Sabananyo

Aku sangat gugup menjelang hari H. Apalagi ini wawancara pertamaku di lembaga internasional, aku khawatir tidak lulus ujian dan malu. Tapi aku baru saja memutuskan. Bismillah, semoga Dia melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepadaku.

Saat saya mendatangi kantor Sekretariat ASEAN di Jalan Sesingamingerja No. 70a Saya pergi ke resepsi dan diberitahu tentang tes tertulis dan wawancara. Setelah menunggu sebentar petugas HRD ASEC datang dan mengajak saya ke ruang ujian. Akhirnya ujian dimulai.

Pada ujian tertulis, peserta harus memilih menjawab soal atau menulis kalimat kegiatan. Karena persiapan saya didasarkan pada pertanyaan, saya memilih opsi ini. Saya tidak akan menuliskan pertanyaan apa saja yang ditanyakan mengenai etos kerja (dan karena saya lupa apa itu). Namun secara umum, pertanyaan yang diajukan banyak mengenai ASEAN dan kerja sama ASEAN di bidang pendidikan dan pemuda (ya, benar). >_<).

Sedangkan tes wawancara dilakukan dengan metode panel. Peserta bertemu dengan tiga panelis yang mewakili berbagai elemen ASEC (manajemen, departemen terkait dan HRD). Tiga orang akan mengajukan pertanyaan, dan jawabannya akan dalam bahasa Inggris, mengingat sifat ASEC sebagai organisasi internasional. Pertanyaan secara umum mengenai pengetahuan dan kerjasama ASEAN di bidang pendidikan dan pemuda serta pekerjaan di ASEC dapat memberikan dukungan dan manfaat.

Kementerian Esdm Ri

Setelah mengikuti tes ini, saya langsung merasa mual. Saya kurang yakin dengan jawaban yang dimasukkan ke laptop saat tes tertulis atau penjelasan yang diberikan saat wawancara. Saya disela beberapa kali dan harus berpikir sebelum menjawab. Saya semakin terinspirasi dengan reaksi para panelis. Kesimpulannya, saya tidak percaya dengan pengalaman ini dan hanya bisa menyerah dan percaya.

Seminggu berlalu tanpa kabar apapun dari ASEC dan pikiran saya terbelah antara khawatir, khawatir, harapan, khawatir dan sedikit harapan.

Sekitar 9 hari setelah ujian, ponsel saya berdering dan saya ditelepon dari nomor tak dikenal. Namun saya mendapat telepon dari HRD ASEC dan diberitahu bahwa saya telah lulus tes tertulis dan wawancara serta harus menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit mitra ASEC.

Terima kasih Tuhan. Terima kasih Tuhan. Pada akhirnya, Tuhan mengijinkan saya untuk mengikuti hasrat saya dan mengejar karir di bidang hubungan internasional. Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa berkontribusi pada ASEC dan komunitas ASEAN 🙂

Asean Selayang Pandang

Bekerja di ASEC mengajarkan saya banyak hal dan memberi saya kesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Profesionalisme pegawai negeri sipil sangat penting. Selama minggu pertama Anda bekerja, Anda akan dapat beradaptasi dengan situasi kerja di ASEC dan berbagai unit departemen. Butuh waktu lama bagi saya untuk beradaptasi dan akhirnya memahami sistem dan lingkungan kerja, dan tentunya saya harus meninggalkan pola yang saya alami ketika menjadi asisten peneliti mahasiswa dan karyawan di perusahaan asing. Saya bekerja. Bekerja di ASEC melibatkan penyediaan layanan dan dukungan kepada seluruh komunitas ASEAN melalui perwakilan atau kementerian teknis terkait yang disebut Focal Points (FPs).

BACA JUGA  Mengapa Nabi Muhammad Saw Melakukan Hijrah Jelaskan

Berkat bimbingan aktif dari atasan saya di kantor pusat dan atasan di sekitar kantor pusat, saya akhirnya bisa beradaptasi sepenuhnya. Di bidang teknis, saya belajar kemampuan bekerjasama dengan FP negara anggota ASEAN dan FP negara mitra dialog ASEAN. Kita juga belajar tentang persiapan pertemuan di berbagai tingkatan, termasuk sidang ASEAN dan pertemuan birokrasi tingkat tinggi (Senior Official Conference) serta pertemuan tingkat menteri (Ministerial Conference). Selain permasalahan koordinasi dan pertemuan, kami juga mendalami permasalahan terkait manajemen proyek serta evaluasi dan penilaian proposal bisnis di bidang pendidikan dan kepemudaan. Mereka sangat berharga dan berguna untuk peningkatan kualitas di masa depan.

Selama bekerja, saya sangat bersyukur mendapat berbagai kesempatan untuk mendukung terselenggaranya Pertemuan Tingkat Menteri Pemuda ASEAN ke-8 dan pertemuan terkait lainnya di Bandar Seri Begawan. Dipresentasikan pada lokakarya pemuda tentang sekolah hijau dalam kerangka Program Duta Hijau ASEAN Tiongkok di Beijing. Saya menghadiri Konferensi Pemuda ASEAN di Hanoi dan Program Pertukaran Pelajar dan Pemuda Jepang-ASEAN-Oseania di Tokyo.

Pengalaman misionaris pertama saya di Bandar Seri Begawan merupakan pengalaman yang tak terlupakan karena tim departemen kami berpartisipasi sebagai satu tim utuh dan menghadiri Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Bidang Sosial Budaya. Saya belajar banyak dari atasan saya, misalnya dalam hal hubungan KB dengan negara anggota ASEAN dan negara tuan rumah, partisipasi dalam dinamika konferensi, pemantauan dan bimbingan pengembangan proyek, serta perumusan kebijakan pemuda ASEAN.

Negara Terahir Yang Menjadi Anggota Asean Adalah…2.indonesia Menerpakan Prinsip Politik Bebas Aktif

Liputan TV lokal Brunei tentang Pertemuan Tingkat Menteri Pemuda ASEAN ke-8 yang diadakan di Brunei Darussalam – Senior dan Senior Saya ditampilkan.

Salah satu hal yang sangat saya apresiasi selama berada di ASEC adalah PNS yang bekerja di ASEC harus mampu bertindak independen dan profesional dalam menjalankan tugasnya dan dalam berbagai kesempatan. Setelah bekerja di ASEC kurang dari setahun, saya percaya untuk menjalankan tugas saya secara mandiri bahkan ketika saya berada di Beijing, Hanoi atau Tokyo. Kita harus terus bersikap dan mewakili ASEC secara penuh dan profesional. Dan meskipun usia kami masih terbilang muda, mereka sangat mengapresiasi pencapaian kami. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mewakili organisasi besar seperti Sekretariat ASEAN pada usia 23 tahun (kurang dari setahun setelah lulus kuliah).

BACA JUGA  Proses Fotosintesis Di Daun Berlangsung Efektif Pada Jaringan

Saya merasa sangat senang bekerja di ASEC karena sangat sesuai dengan minat saya di bidang hubungan internasional. Karena ini passion saya, tidak ada tekanan dan saya benar-benar bekerja dengan passion.

Saya betah bekerja di ASEC, saat itulah saya mendengar ada ujian CPNS di Kementerian Luar Negeri dan memutuskan melamar karena menurut saya diplomasi adalah pekerjaan impian saya. . Namun, saya tidak akan mengikuti ujian selama masa ujian. Tujuan awal saya saat itu adalah menggunakan ujian tersebut sebagai ujian pertama studi saya dan semoga dapat lulus tahun ketiga. Meski begitu, saya serius mempersiapkan ujiannya.

Selamat Datang Di Bali

Melalui postingan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Sekretariat ASEAN yang telah memberikan saya pengalaman dan bimbingan yang sangat berguna untuk meniti karir diplomatik saya saat ini di Kementerian Luar Negeri. Terima kasih kepada rekan-rekan saya, senior dan senior di ASEC! Kami berharap ASEC sukses!

Setelah diterima di Kementerian Luar Negeri dan pelatihan dasar diplomasi, saya ditugaskan di Sekretariat Sekretariat Multilateral dan membantu Indonesia bergabung dengan organisasi internasional. Salah satu tugas saya adalah mendistribusikan lowongan di organisasi internasional.

Pada postingan selanjutnya, saya akan menulis beberapa tips bermanfaat yang saya pelajari selama bekerja di organisasi internasional. Sampai jumpa lagi!

PS Saat ini di ASEC sudah banyak lulusan HI UGM yang mulai bekerja di sana. Tentunya akan sangat membantu bagi adik-adik HI UGM untuk berjejaring dan mendapat informasi langsung bagaimana rasanya bekerja di ASEC saat ini.

Pelaksanaan Pertemuan Asean Ministerial Meeting On Youth Di Negara​

Saya haus akan bacaan yang bagus, film, dan tentu saja, makanan enak. Lihat semua postingan perjalanan Samodra Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas dengan para menteri di Istana Merdeka, Jakarta.

Asean youth organization, asean youth summit, asean ministerial meeting adalah pertemuan tingkat, asean youth organization indonesia, asean youth friendship network, asean youth volunteer program, asean ministerial meeting, asean youth forum, asean youth exchange program, asean ministerial meeting adalah, asean youth conference, asean youth leaders association

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment