Pengakuan De Jure Dari Suatu Negara Terhadap Negara Yang Lain Ditandai Oleh

administrator

0 Comment

Link
Pengakuan De Jure Dari Suatu Negara Terhadap Negara Yang Lain Ditandai Oleh

Pengakuan De Jure Dari Suatu Negara Terhadap Negara Yang Lain Ditandai Oleh

Pengakuan De Jure dari Suatu Negara Terhadap Negara yang Lain Ditandai Oleh

Pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain adalah pengakuan resmi yang diberikan oleh negara pertama kepada negara kedua sebagai negara yang berdaulat dan merdeka. Pengakuan ini biasanya dilakukan melalui perjanjian internasional atau pernyataan resmi dari pemerintah negara pertama.

Pengakuan de jure memiliki beberapa implikasi penting, antara lain:

  • Negara yang diakui secara de jure oleh negara lain dianggap sebagai negara yang berdaulat dan merdeka.
  • Negara yang diakui secara de jure memiliki hak untuk berpartisipasi dalam organisasi internasional, seperti PBB dan IMF.
  • Negara yang diakui secara de jure dapat menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain.
  • Negara yang diakui secara de jure dapat melakukan perjanjian internasional dengan negara lain.

Pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain tidak selalu mudah. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keputusan suatu negara untuk mengakui negara lain, antara lain:

  • Hubungan sejarah antara kedua negara.
  • Kedekatan geografis antara kedua negara.
  • Kompatibilitas sistem politik dan ekonomi antara kedua negara.
  • Kepentingan ekonomi dan keamanan antara kedua negara.

Dalam beberapa kasus, pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain dapat menjadi kontroversial. Hal ini dapat terjadi ketika negara yang diakui secara de jure dianggap sebagai negara yang tidak sah atau tidak demokratis. Dalam kasus lain, pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain dapat menjadi langkah penting dalam proses perdamaian.

Berikut adalah beberapa contoh pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain:

  • Pada tahun 1949, Republik Rakyat Tiongkok diakui secara de jure oleh Uni Soviet.
  • Pada tahun 1971, Republik Rakyat Tiongkok diakui secara de jure oleh Amerika Serikat.
  • Pada tahun 1991, negara-negara Baltik diakui secara de jure oleh Uni Soviet.
  • Pada tahun 2008, Kosovo diakui secara de jure oleh Amerika Serikat.
BACA JUGA  Liverpool vs Sparta Praha

Pengakuan de jure dari suatu negara terhadap negara yang lain adalah masalah yang kompleks dan dapat memiliki implikasi yang signifikan. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi keputusan suatu negara untuk mengakui negara lain, dan dalam beberapa kasus, pengakuan tersebut dapat menjadi kontroversial.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment