Perilaku Yang Tidak Benar Ketika Menerima Musibah Adalah

admin 2

0 Comment

Link

Perilaku Yang Tidak Benar Ketika Menerima Musibah Adalah – – Dengan kurang dari beberapa minggu hingga awal tahun 2021, negara ini sudah kesakitan. Banyak kejadian yang terjadi silih berganti, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi hingga jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang terjadi pada Januari 2021.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 197 bencana terjadi di Indonesia sejak 1 hingga 23 Januari 2021. Sebagian besar bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi atau bencana yang disebabkan oleh cuaca/bencana alam.

Perilaku Yang Tidak Benar Ketika Menerima Musibah Adalah

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi. Tercatat 134 kejadian banjir, diikuti 31 kejadian tanah longsor dan 24 kejadian angin puting beliung.

Bencana Alam Bertubi Tubi Ambillah Islam Sebagai Solusi

Pada saat yang sama, 9 orang dinyatakan hilang, dan jumlah orang yang bermasalah dan melarikan diri mencapai 1,9 juta. (mindrakyat.com, 24 Januari).

Tentu saja bencana ini menjadi perhatian bagi kita. Tidak ada yang lebih baik daripada menerima simpati dari peristiwa tragis ini. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Dan siapa yang diberi hikmah, sesungguhnya dia diberi banyak karunia. Dan hanya orang bijak yang bisa belajar.” (Al-Baqarah: 269).

Apalagi jika musibah itu akibat ulah manusia, hendaknya menjadi pelajaran dan diselesaikan dengan taubat. Dalam hal ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Pai Kelas 7

“Terdapat kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, maka Allah akan membuat mereka memahami sebagian dari akibat perbuatan mereka, sehingga mereka dapat kembali.” (TTRS Rom 41)

Al-Shaykh Wahbah Azz Al-Zahili menjelaskan Al-Wajiz dalam tafsirnya bahwa tersebarnya keburukan dari setiap keburukan dan dicabutnya segala nikmat dan berkurangnya anak, perang dan lain-lain adalah yang terjadi pada manusia karena dosa dan kemaksiatan dan pengabaian. . Semua perintah Tuhan dan melakukan hal-hal terlarang – diberikan oleh-Nya.

BACA JUGA  Berikut Ini Bukan Merupakan Contoh Tari Berpasangan Yaitu

Dan setiap kerusakan dan bencana yang terjadi di muka bumi ini adalah hukuman dari perbuatan tersebut bagi umat manusia (Tafsir al-Awjiz).

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa Abul Ali radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa barang siapa yang durhaka kepada Allah di muka bumi, maka berarti dia telah mencelakakan bumi, karena itu penyebab kebinatangan bumi. dan langit. . Itulah sebabnya disebutkan dalam sebuah hadits Imam Abu Dawud.

Buletin Teman Surga 147. Bencana Tak Henti Menyapa

“Sesungguhnya siksa (hud) di bumi lebih disukai oleh penduduknya daripada hujan selama empat puluh hari (pada musim kemarau).

Dari sini, kita dapat mengambil pelajaran, bahwa perilaku tidak etis dan kerusakan lingkungan adalah bencana. Sambil menjaga hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala, Subhanahu wa Ta’ala akan mendatangkan banyak berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Selain itu, juga mengevaluasi masalah teknis dan kebijakan seperti perizinan dan pengelolaan lingkungan dari pemerintah pusat ke daerah untuk mengevaluasi sistem ekonomi politik yang diterapkan, yang merupakan faktor kunci dalam masalah teknis dan administrasi tersebut.

Perlu dicatat bahwa sistem ekonomi kapitalistik yang diterapkan di negara ini adalah sumber masalah. Dari situlah muncul kebijakan kepemilikan swasta untuk dapat menguasai ribuan hektar lahan tambang dan perkebunan yang masih dimiliki dan dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat.

Ujian Yang Membuat Nabi Muhammad Lebih Kuat

Hasil dari kebebasan kepemilikan ini adalah kerusakan demi kerusakan. Ini adalah sesuatu yang harus dilawan dengan pertobatan dan kemajuan.

Inilah yang diperlukan di akhir Arm 41 ini untuk membawa kita kembali ke jalur yang benar. Ini adalah cara hidup menurut aturan Allah, hukum Islam. Tuhan tahu. [ ]

BACA JUGA  Uraikan Secara Singkat 3 Kegunaan Suatu Perusahaan Menggunakan Pengujian Produk

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment