Perubahan Apa Yang Ibu/Bapak Rasa Akan Paling Signifikan Di Kelas Dengan Implementasi Kurikulum Merdeka?

administrator

0 Comment

Link

Perubahan Apa Yang Ibu/Bapak Rasa Akan Paling Signifikan Di Kelas Dengan Implementasi Kurikulum Merdeka?

Perubahan Paling Signifikan di Kelas dengan Implementasi Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum terbaru yang diterapkan di Indonesia mulai tahun ajaran 2022/2023. Kurikulum ini menggantikan kurikulum sebelumnya, yaitu Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka memiliki beberapa perubahan signifikan dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya. Perubahan-perubahan tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa perubahan paling signifikan yang akan dirasakan di kelas dengan implementasi Kurikulum Merdeka:

  1. Fokus pada Profil Pelajar Pancasila

Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila adalah sebuah pernyataan yang menggambarkan kualitas-kualitas yang diharapkan dimiliki oleh lulusan pendidikan Indonesia. Kualitas-kualitas tersebut meliputi:

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia
  • Berkebinekaan global
  • Gotong royong
  • Mandiri
  • Bernalar kritis
  • Kreatif

Fokus pada Profil Pelajar Pancasila ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan pendidikan Indonesia yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.

  1. Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik

Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran berpusat pada peserta didik. Pembelajaran berpusat pada peserta didik adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pusat dari proses pembelajaran. Dalam pembelajaran berpusat pada peserta didik, peserta didik diberikan kesempatan untuk belajar sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan mereka masing-masing.

Kurikulum Merdeka menyediakan berbagai macam aktivitas pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk mengakomodasi keragaman minat, bakat, dan kemampuan peserta didik. Aktivitas pembelajaran tersebut meliputi:

  • Pembelajaran berbasis proyek
  • Pembelajaran berbasis inkuiri
  • Pembelajaran berbasis masalah
  • Pembelajaran kooperatif
  • Pembelajaran individual

Dengan adanya berbagai macam aktivitas pembelajaran tersebut, diharapkan peserta didik dapat lebih aktif dan termotivasi dalam belajar.

  1. Penilaian yang Otentik
BACA JUGA  Kekurangan Menabung Di Bank

Kurikulum Merdeka menggunakan penilaian yang otentik untuk mengukur pencapaian belajar peserta didik. Penilaian otentik adalah sebuah penilaian yang menilai kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam situasi nyata.

Beberapa contoh penilaian otentik yang dapat digunakan dalam Kurikulum Merdeka meliputi:

  • Portofolio
  • Jurnal
  • Proyek
  • Presentasi
  • Demonstrasi

Dengan menggunakan penilaian yang otentik, diharapkan penilaian dapat lebih akurat dan objektif dalam mengukur pencapaian belajar peserta didik.

  1. Kurikulum yang Fleksibel

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang fleksibel. Fleksibilitas kurikulum ini memungkinkan guru untuk menyesuaikan kurikulum dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di sekolahnya masing-masing.

Guru dapat memilih aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik. Guru juga dapat menyesuaikan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu topik pembelajaran.

Fleksibilitas kurikulum ini diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih efektif dan efisien.

  1. Penguatan Peran Guru

Kurikulum Merdeka memperkuat peran guru dalam pembelajaran. Guru diberikan lebih banyak kewenangan untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.

Guru juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri secara profesional. Pengembangan diri secara profesional ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti mengikuti pelatihan, seminar, dan lokakarya.

Dengan adanya penguatan peran guru ini, diharapkan guru dapat menjadi fasilitator dan motivator yang efektif bagi peserta didik.

Perubahan-perubahan signifikan yang terjadi di kelas dengan implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia. Perubahan-perubahan tersebut diharapkan dapat menghasilkan lulusan pendidikan Indonesia yang memiliki karakter yang kuat, mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, dan memiliki daya saing global.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment