Provinsi Manakah Yang Paling Banyak Menghasilkan Padi

syarief

0 Comment

Link

Provinsi Manakah Yang Paling Banyak Menghasilkan Padi – Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian, baik itu sawah maupun perkebunan. Kondisi tanah yang subur dan iklim yang mendukung budidaya menjadikannya memiliki nilai tersendiri bagi Indonesia. Berbagai jenis tanaman tropis tumbuh dengan baik di Indonesia karena kondisi cuaca yang baik, bahkan beberapa di antaranya dapat dipanen sepanjang tahun. Salah satu tanaman pangan utama yang menjadi andalan Indonesia adalah padi.

Tanaman ini merupakan tanaman penting yang merupakan salah satu makanan utama sebagian besar penduduk Indonesia. Tidak mengherankan jika berbagai daerah di Indonesia melakukan budidaya padi. Dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan untuk menumbuhkan tanaman padi dari benih hingga panen. Pada fase pertumbuhan tanaman padi membutuhkan banyak air, ketika memasuki fase panen tanaman ini tidak membutuhkan air. Tak heran jika tanaman padi tumbuh subur di daerah beriklim tropis atau negara dengan dua musim seperti Indonesia.

Provinsi Manakah Yang Paling Banyak Menghasilkan Padi

Pada masa pemerintahan Orde Baru, Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor beras terbesar di dunia. Bahkan hampir seluruh wilayah Indonesia disulap menjadi persawahan, tak heran jika saat itu Indonesia juga dikenal sebagai negara persawahan terluas di Asia Tenggara. Meski zaman telah berubah, padi masih ditanam di beberapa daerah hingga saat ini dan bahkan daerah tersebut merupakan penghasil beras terbesar di Indonesia. Jadi daerah apa itu? Ini daftarnya!

Modul Tefa

Berdasarkan data BPS, potensi luas panen padi tahun 2018 untuk wilayah Jawa Barat mencapai 1,69 juta hektar, dengan potensi produksi padi sebesar 9,54 juta ton. Apalagi saat panen raya terpenting terjadi pada bulan Maret yang merupakan produksi terbesar pada tahun 2018 dengan produksi gabah kering (GKG) sebanyak 1.478,70 ribu ton. Selama ini Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan produksi padi atau gabah terbesar. Tak heran, mengingat sistem pengairan di Jawa Barat cukup baik, tantangan baru pun mulai bermunculan, yakni penataan kembali fungsi lahan pertanian dan sulitnya mendapatkan tenaga kerja baru. Setidaknya ada dua kabupaten di Jawa Barat yang diketahui merupakan penghasil beras terbesar, yakni Kabupaten Indramayu dengan rata-rata produksi tahunan sebesar 1,3 juta ton, dan Kabupaten Karawang yang menghasilkan 1,1 juta ton per tahun. Jika ditotal total produksi beras di Jabar mencapai 13,52 juta ton atau sekitar 15,38 persen dari total produksi nasional.

Provinsi Jawa Tengah sangat terkenal sebagai salah satu sentra produksi padi, jagung, dan kedelai di Indonesia. Jawa Tengah bisa dikatakan sebagai provinsi pendukung pangan nasional. Hal ini terlihat dari total produksi beras pada tahun 2018 yang mencapai 9,51 juta ton. Kabupaten dengan produksi gabah terbesar di Jawa Tengah adalah Kabupaten Cilacap dengan luas panen sekitar 122 ribu hektare dan total produksi mencapai 777 ribu ton. Sedangkan kabupaten tertinggi lainnya yakni Kabupaten Grobogan total produksi padinya mencapai 732 ribu ton dengan luas panen sekitar 126 ribu hektare. Tak heran jika pada tahun 2018 lalu, Kabupaten Grobogan ditetapkan sebagai lumbung padi provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA  Penggalan Paragraf

Provinsi selanjutnya yang juga mempunyai sawah terluas adalah Provinsi Jawa Timur. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur menyampaikan, pada tahun 2019, untuk Subround I (Januari – April) diperoleh kembali GKG atau Gabah Kering Giling sebanyak 6,1 juta ton. Hasil tersebut diperoleh dari masa tanam musim hujan pada Oktober 2018 hingga Maret 2019. Sedangkan konsumsi pangan wilayah Jawa Timur pada periode tersebut melebihi 1,4 juta ton sehingga terjadi surplus beras sebanyak 2,6 juta ton. Sedangkan kabupaten dengan volume produksi tertinggi di Jawa Timur pada tahun 2018 adalah Kabupaten Lamongan sebanyak 530.909 ton dengan luas panen 924.212 hektar dan Kabupaten Bojonegoro (435.109 ton dengan luas panen 757.441 hektar).

Hampir di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta banyak terdapat persawahan, khususnya di Sleman. Untuk tahun 2019 saja, Sleman masih mampu memproduksi beras antara 80.000 hingga 100.000 ton dari lahan seluas 18.000 hektar. Tak heran jika Sleman dijadikan tanaman padi di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan kontribusi sekitar 35-40% untuk Daerah Yogyakarta. Kepala Dinas Pertanian DIY mengatakan setiap tahunnya terjadi surplus beras sekitar 200-250 ribu ton dari total produksi beras sekitar 920 ribu per tahun. Tak heran jika kelebihan beras banyak dijual di Yogyakarta.

Selama 2021 Produksi Beras Di Provinsi Banten Surplus 306 Ribu Ton

Kabupaten Lombok Timur merupakan kabupaten penghasil beras utama di Nusa Tenggara Timur. Hal ini disebabkan kondisi alam kawasan tersebut sangat terawat dengan kearifan lokal. Selain itu, sumber air yang berasal dari Gunung Rinjani juga menunjang perannya dalam kegiatan pertanian. Bulog NTB sendiri menyatakan bersedia mengekspor beras berkualitas baik ke berbagai negara seperti Filipina, Timor Leste, Malaysia, dan Papua Nugini. Rata-rata produksi beras yang dihasilkan setiap tahunnya mencapai 155.000 ton, sedangkan stok beras yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat sekitar 35.000 ton. Maka tak heran jika Nusa Tenggara Barat bisa mengekspor beras.

Penunjukan sebagai daerah penghasil padi atau sawah terbesar di Indonesia tentu saja tanpa alasan. Jumlah produksi beras harus lebih besar dari jumlah konsumsi per kapita setiap tahunnya agar terjadi surplus. Semakin tinggi surplus yang diperoleh maka dapat dikatakan semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Surplus ini biasanya akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia yang terbukti sulit mengelola sawah atau memiliki persediaan beras yang terbatas. Jika ada pernyataan impor beras dilakukan oleh Indonesia, berarti ketersediaan beras dalam negeri masih belum cukup untuk kebutuhan penduduk seluruh Indonesia. Demikianlah informasi mengenai daerah penghasil beras terbesar di Indonesia. Jika ada informasi tambahan terkait informasi di atas, silakan tulis di kolom komentar Petani panen kelapa di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (18/3/2015). Kelapa merupakan salah satu produk utama perkebunan di Lombok Timur. GAMBAR KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO(KRISTIANTO PURNOMO)

BACA JUGA  Bagaimana Cara Melakukan Gerakan Menarik Tongkat

JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia. Produsen kelapa terbesar di Indonesia ini tersebar di beberapa daerah.

Dimanakah lokasi produksi kelapa? Pulau manakah di Indonesia yang paling banyak menghasilkan kelapa? Dimanakah penghasil kelapa terbesar di Indonesia?

Buku Siswa Ips Smp Kelas Vii Kurikulum 2013 Revisi By Muhammad Sifaul Masruri

Pertanyaan inilah yang sering muncul di benak pembaca mengenai pulau penghasil kelapa terbesar di Indonesia, termasuk provinsi penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Daerah penghasil kelapa terbesar adalah Riau. Informasi tersebut diambil dari Buku Prakiraan Komoditas Perkebunan Kelapa yang diterbitkan Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun 2020.

Buku tersebut mengungkap bahwa Riau merupakan sentra produksi kelapa dalam dan kelapa hibrida terbesar di Indonesia. Selain Riau, beberapa provinsi di Sulawesi juga menjadi penghasil kelapa terbanyak.

Secara lebih rinci, sentra produksi kelapa Indonesia dalam lima tahun terakhir (2016-2020) tersebar di berbagai provinsi sebagai berikut:

Contoh Makanan Pokok Sumber Energi Masyarakat Indonesia

Kinerja tersebut disusul Sulawesi Utara (9,33%), Jawa Timur (9,17%), Maluku Utara (7,95%) dan Sulawesi Tengah (6,77%). Sisanya sebesar 54,86 persen disumbang oleh provinsi lain.

Riau merupakan provinsi dengan produksi kelapa terbesar di Indonesia pada tahun 2018. Kelapa di Provinsi Riau hanya dikuasai oleh perkebunan kecil dan tidak ada yang dikuasai oleh perkebunan besar negara dan perkebunan swasta besar.

Sentra utama produksi kelapa dalam di Riau terletak di 5 kabupaten. Kabupaten dengan produksi kelapa tertinggi adalah Kabupaten Indragiri Hilir dengan kontribusi produksi sebesar 82,46% terhadap total produksi kelapa di Provinsi Riau.

Kabupaten penghasil kelapa lainnya adalah Kabupaten Kepulauan Meranti (8,93%), Kabupaten Pelalawan (4,74%), Kabupaten Bengkalis (1,01%) dan Kabupaten Rokan Hilir (1,31%). Sedangkan sisanya sebesar 1,54 persen disumbangkan oleh kabupaten lain.

BACA JUGA  Bagaimana Prinsip Kerja Destilasi

Pdf) Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Impor Provinsi Aceh Berdasarkan Hasil Clustering Negara Asal Impor

Kinerja Riau disusul Sulawesi Selatan (6,61%), Sulawesi Tengah (4,38%), Sulawesi Tenggara (3,80%) dan Sulawesi Barat (3,59%).

Kelima provinsi tersebut menyumbang 90,55% terhadap total produksi kelapa hibrida di Indonesia. Sisanya sebesar 9,45% ditanggung oleh provinsi lain.

Padahal, Riau juga menjadi provinsi sentra produksi kelapa hibrida terbesar. Kelapa hibrida di Provinsi Riau dikuasai oleh perkebunan rakyat dan perkebunan swasta besar.

Pada tahun 2018 produksi kelapa hibrida di Riau disumbangkan oleh 3 kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Mengintip Potensi Pertanian Cianjur

Kabupaten Indragiri Hilir mempunyai kontribusi tertinggi sebesar 98,66% terhadap total produksi kelapa hibrida di Riau, disusul Kabupaten Kuantan Singingi (1,32%) dan Kabupaten Indragiri Hulu (0,01%).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Yuk gabung di grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate lalu join. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Tags Penghasil kelapa terbesar di Indonesia Provinsi penghasil kelapa terbesar di Indonesia Daerah penghasil kelapa terbesar merupakan pulau penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Berita Terkait Daftar Negara Tujuan Ekspor Lada dari Indonesia Inilah daftar negara penghasil lada terbesar di dunia. Perkebunan lada di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia, namun produksinya lebih rendah dibandingkan Vietnam.

Terapkan Jarwo Super, Hasil Panen Naik 30 %

Jixie mencari berita yang mendekati selera dan preferensi Anda. Grup berita ini disajikan sebagai berita pilihan yang paling sesuai dengan minat Anda.

Detail Anda digunakan untuk memeriksa akun Anda jika Anda memerlukan bantuan atau jika ditemukan aktivitas yang tidak biasa di akun Anda Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri panen padi di Desa Janetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. , Sabtu (20.3.2021) (Kementerian Humas)

Khusus untuk tanaman padi, BPS sudah terdaftar di tingkat nasional

Aplikasi yang paling banyak menghasilkan uang, provinsi manakah yang terdapat di pulau sulawesi, kerja yang menghasilkan uang banyak, game yang paling banyak menghasilkan uang, pekerjaan yang banyak menghasilkan uang, cara menghasilkan uang yang banyak dan cepat, pekerjaan yang menghasilkan uang banyak dan halal, pekerjaan yang menghasilkan banyak uang untuk pelajar, cara menghasilkan uang yang banyak, pekerjaan yang cepat menghasilkan uang banyak, pekerjaan yang paling banyak menghasilkan uang, pekerjaan yang bisa menghasilkan uang banyak

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment