Puisi Tentang Pensil

administrator

0 Comment

Link

Puisi Tentang Pensil – Buku ini merupakan kumpulan cerita dan puisi untuk anak-anak karya TBM (Taman Baca Mandiri) Taman Bacaan Saria (KBS) Desa Pangadegan Hiller, Desa Pagararan, Kob, Chiang Mai – Jawa Barat. TBM KBS adalah perpustakaan pedesaan tempat anak-anak dapat menikmati membaca gratis dan mengembangkan kecintaan membaca, membaca dan menulis.

TBM KBS didirikan pada tahun 2014 oleh Yusep Hamzah, warga Desa Pajilaran yang saat ini tinggal di St. Louis. St. Gallen, Swiss. Kegiatan di Taman Bacaan Distrik Sarai tidak sebatas membaca atau meminjam buku, namun mencakup beberapa kegiatan literasi seperti kelompok membaca yang dipimpin oleh pengurus KBS, workshop plug-in, keterampilan membaca puisi dan pembelajaran menulis (cerita dan puisi). . Oleh karena itu, setiap tahun Saria Reading Park mengundang para penggiat literasi dari kota-kota terdekat untuk berbagi ilmu dan berbagi semangat literasi kepada anak-anak di sekitar KBS.

Puisi Tentang Pensil

Segala yang dilakukan Usef Hamzah dan kawan-kawan tidak sia-sia. Anak-anak Desa Panjadgam kini tidak hanya bisa membaca tapi juga menulis. Kami mengumpulkan 22 puisi karya anak usia 13 tahun dan puluhan karya siswa sekolah dasar dan menengah dari komunitas KBS, yang menulis tentang kepolosan anak-anak pada usia tersebut.

Tolong Dibantu Ya Yang Teliti

“Kisah Pena” yang menjadi judul buku ini merupakan salah satu kisah dalam buku yang berkisah tentang pena. Kisah ini bercerita tentang seorang pria yang membeli pulpen di toko buku. Disarankan cara mengasahnya dengan pisau cukur sebelum menulis dengannya. Meski sakit, namun tetap perlu diasah secara rutin, lama kelamaan pensil akan terasa enak.

Sebuah pisau tajam menusukku lagi. Meski sakit, aku sangat bahagia. Karena saya menulis dengan baik…tetapi saya tidak menulis dengan cukup baik. Saya sangat tertekan. Tapi aku tidak marah. Saya masih sangat senang. (Halaman 20)

BACA JUGA  Pengertian Inferensi Dalam Penyelidikan Ipa Adalah

Masih ada kisah lain selain kisah pena. Semua cerita ditulis rata-rata 3-4 paragraf (1/2 halaman). Yang unik dari 13 cerita dalam buku ini adalah sebagian besar merupakan cerita horor atau thriller. Saya tidak tahu apakah ini pengalaman saya sendiri atau hanya imajinasi. Apakah ini pengaruh film KBS yang ditonton anak-anak? Hal ini mungkin disebabkan karena film-film horor yang biasa ditayangkan di televisi telah menyusup ke dalam imajinasi anak-anak masa kini, termasuk di Desa Pagaralan, Kianjur.

Berikut salah satu cerita horor dari buku “The Fallen Head” yang ditulis oleh Emma City Nuroma.

Soal Ulangan Tema 5 Subtema 2 Kelas 2a Online Exercise For

Saat kita dengan gembira menceritakan kisah-kisah menakutkan. Tiba-tiba aku mendengar suara di belakangku. Seolah-olah ada sesuatu yang jatuh dari pohon kelapa… Saat saya lihat yang jatuh itu adalah kepala laki-laki! Teman saya melihatnya. Beberapa berteriak ketakutan. Benda tersebut sebenarnya adalah kepala manusia karena bentuknya seperti hidung, mata, dan mulut. Setelah kejadian headshot kami semua sakit.

Namun tidak semua cerita horor berkisah tentang hantu sungguhan, dan beberapa cerita horor memiliki akhir yang menarik karena bukan hantu, seperti cerita “Air Mata di Lemari” dan “Baju Putih”.

Berbeda dengan bagian cerita, puisi-puisi pada bagian puisi buku ini tidak bertema seram. Subyek menulis puisi nampaknya lebih kaya dan bervariasi dibandingkan dengan mengarang cerita. Di KBS, anak-anak menulis puisi yang menggambarkan apa yang mereka lihat, rasakan dan alami—pemandangan alam, rumah, desa, perpustakaan, sepeda baru, guru, pahlawan, ibu, dll. Ia pun tak ketinggalan menggunakan hewan peliharaan atau binatang yang dilihatnya seperti bukit, kelinci, kupu-kupu dll sebagai subjek puisinya.

BACA JUGA  Nama-nama Dataran Rendah Di Pulau Jawa

Semua karya anak desa Chianjur Baitlaran yang terangkum dalam buku ini ditulis secara sederhana dan puisi-puisinya tidak sederhana. Memang belum sempurna, namun apa yang ditulisnya patut diacungi jempol, sehingga api semangat literasi yang ditanamkan oleh para pekerja literasi yang rutin berkunjung ke KBS akan terus berkobar dan menyebar ke desa-desa lainnya.

Jual Buku Bedah Puisi Baru Karya Diah Erna Triningsih

Singkat kata, buku ini bisa menjadi tonggak sejarah literasi anak KBS. Seperti yang ditulis oleh para editor buku ini, memiliki buku tulisan tangan menjadi catatan yang memotivasi mereka untuk menulis lebih baik lagi di masa depan.

Puisi pensil, puisi tentang pensil dan penghapus, puisi tentang kegelisahan, puisi tentang ibu singkat, puisi tentang suara, deskripsi tentang pensil, deskripsi tentang tempat pensil, puisi tentang haji, buku tentang puisi, puisi tentang lingkungan singkat, tentang puisi, deskripsi tentang kotak pensil

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment