Saiyeg Tegese

admin 2

0 Comment

Link

Saiyeg Tegese – Setelah terjadi perubahan-perubahan dalam pembahasan, status khusus tersebut akhirnya disesuaikan dalam Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 13 Tahun 2012 yang ditetapkan pada tanggal 31 Agustus 2012.

Bahwa negara mengakui dan menghormati peraturan daerah yang khusus atau istimewa yang ditetapkan dengan undang-undang. Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman mempunyai wilayah, pemerintahan dan penduduk sebelum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman berperan besar dalam mempertahankan, memenuhi dan menjaga stabilitas NKRI.

Saiyeg Tegese

DIY menyelenggarakan beberapa acara untuk memperingati hari istimewa: 9 tahun sejak diberlakukannya undang-undang khusus. 13 Tahun 2012

Geguritan Panuntun Laku2

Rangkaian episode pertamanya adalah “Saiyeg Saeka Kapti #1” Sense Connecting Conversation yang disiarkan secara live streaming melalui channel YouTube.

Selasa, 31 Agustus 2021. Acara ini menghadirkan Manajer Pelayanan Kean DIY, Sekretaris Departemen, Manajer Museum Sonobudoyo, Manajer Museum Yogyakarta dan Manajer Bagian Pelayanan Kean DIY serta acaranya. Dibuka dengan keroncong Omah Cangke yang berusia seribu tahun.

Artinya persatuan, persaudaraan dan kerjasama. Dengan mengadakan Connect Conversation ini, Kean’s DIY Service ingin membantu merayakan hari istimewa tersebut dengan berbagi cerita dengan komunitas tentang bagaimana berbagai bagian dari Kean’s DIY Service telah bekerja sama untuk melayani komunitas fotografi dan pencitraan.

Episode kedua adalah Sambung Rasa “Saiyeg Saeka Kapti #2” yang tayang di saluran Adi TV dan YouTube.

Parikan Paribasan Bahasa Jawa

Sabtu, 18 September 2021. Rangkaian acara ini menghadirkan Ketua Pelayanan DIY Kean, Panitia Kean DIY, Ketua D Panitia DPRD DIY dan Anggota DPRD DIY serta penampilan dari Yenni Lukita. kekhasan itu

Selain episode sebelumnya, Saiyeg Saeka Kapti #2 menampilkan sejarah awal judul khusus yang terkait dengan Yogyakarta, serta

BACA JUGA  Tentukan Bagian Penggalan Proposal Tersebut

Yang juga dibahas oleh para pembicara di Kean Yogyakarta di atas, merupakan suatu hal yang penting untuk membicarakan peradaban masa depan.

Raden Ayu lahir sebagai Lasminingrat Soehara pada tahun 1843, putri dari Ulama/Kyai, Penghulu Limbang dan penulis Sunda Raden Haji Muhamad Musa dan Raden Ayu Ria. Lasmi…

Rukun Agawe Santosa

Batik merupakan hasil karya orang Indonesia yang memadukan seni dan teknologi nenek moyang bangsa Indonesia, yang membuat batik menarik justru karena memiliki desain batik…

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO – Para perajin batik di Kulonpro mulai merasakan tanda-tanda lesunya pasar batik yang biasa terjadi di penghujung tahun. Untuk menjaga keutuhan produksi, pengrajin…

Laporan Reporter Jogja Tribune, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Tim Gebyar Funbike Museum Pleret tiba di Museum Arkeologi Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar…

YOGYA (KRjogja.com) – Dinas Kesehatan Khusus Daerah Yogya (Disbud DIY) bersama Persatuan Mahasiswa Daerah (IKPMD) menyelenggarakan “karnaval selendang sutra” pada tahun 2016 untuk meredam konflik…

Kamus Bhs Sanskerta Edit

YOGYA (KRjogja.com) – Kata-kata pertama yang dilontarkan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara langsung menegaskan posisi komersial Kraton dan Pakualaman di NKRI. Kata pertama ini…

YOGYA (KRjogja.com) – Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jadiningrat menerjemahkan kalimat pertama Sri Sultan Hamengku Buwono

Sifatnya petir menyambar tiba-tiba, tiba-tiba tidak memilih sasaran. Berbeda dengan petir di Lapas Cebongan. Sistematis, terkendali, kata Petir. Topik ini bagus…

Misuwur tegese, tegese panyandra, gawok tegese, tegese, mbabar tegese, gegayuhan tegese, pawiyatan tegese, tegese tembang, tumpeng tegese, tegese cangkriman, wasis tegese, tegese pawarta

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment