Salah Satu Persebaran Islam Melalui Bidang Kebudayaan Adalah

administrator

0 Comment

Link

Salah Satu Persebaran Islam Melalui Bidang Kebudayaan Adalah – Ada beberapa teori tentang masuknya Islam ke Indonesia, antara lain teori Gujarat, teori Arab, teori Persia, dan teori Cina.

Ada beberapa teori tentang masuknya ajaran Islam ke Indonesia. Islam masuk ke Nusantara melalui perjalanan panjang yang dibawa oleh umat Islam dari berbagai belahan dunia. Kini Indonesia menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Salah Satu Persebaran Islam Melalui Bidang Kebudayaan Adalah

Menurut beberapa teori yang ada, ajaran Islam masuk ke Indonesia melalui orang-orang yang berbeda kewarganegaraan. Beberapa dari mereka datang ke Nusantara selama kampanye perdagangan. Ada pula ulama atau ahli agama yang datang ke Nusantara untuk menyiarkan ajaran Islam.

Riau, Budaya Islam, Dan Tanah Air Melayu

Terlepas dari diskusi dan perdebatan kemudian, 4 teori tentang kedatangan Islam di Indonesia antara lain teori India (Gujarat), teori Arab (Mekah), teori Persia (Iran) dan teori Cina.

Teori Masuknya Islam ke Indonesia: Teori India (Gujarat) G.W.J. teori yang disampaikan oleh Later Snouck Hugronje, J. Pijnapel, W.F. Dibuat oleh Drewes. Sutterheim, J.P. Moquette, diyakini Sucipto Wirjosuparto, dibawa oleh para pedagang dari Gujarat, India, ke Nusantara Islam pada abad ke-13 Masehi.

Pedagang Gujarat menyeberangi Selat Malaka dan menjalin kontak dengan penduduk lokal di bagian barat nusantara, tempat Kesultanan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di Indonesia, kemudian muncul.

Salah satu bukti yang mendukung teori ini adalah ditemukannya makam Malik As-Saleh nomor 1297. Nama asli Malik As-Saleh sebelum masuk Islam adalah Marah Silu. Ia adalah pendiri Kesultanan Samudera Pasai di Aceh.

Zonasi Masjid Bayan Beleq

(2009) Uka Tjandrasasmita, corak nisan Sultan Malik As-Saleh memiliki kemiripan dengan corak nisan di Gujarat. Selain itu, hubungan perdagangan antara pulau-pulau dan India telah lama terjalin

Nisan kedua di pantai utara Sumatera pada tanggal 17 Zulhijja 831 H. atau ditemukan pada tanggal 27 September 1428. 1419.

Seperti namanya, teori Gujarat menyatakan bahwa proses masuknya Islam ke Indonesia dimulai di Gujarat pada abad ke-7 H atau abad ke-13 M. Gujarat terletak di India barat dan di sepanjang Laut Arab.

J. Pijnapel, ilmuwan Belanda dari Universitas Leiden, yang pertama kali mempresentasikan teori ini pada abad ke-19. Menurut Pijnapel, orang Arab dari sekte Syafi’i tinggal di Gujarat dan Malabar sejak awal era Hijrah (abad ke-7 M). Namun menurut Pijnapel, bukan orang Arab yang langsung menyebarkan Islam ke Indonesia, melainkan para pedagang Gujarati yang masuk Islam dan berdagang dengan dunia timur, termasuk Nusantara.

Covid 19 Belum Usai, Rektor Kembali Keluarkan Edaran Kegiatan Pembelajaran

Belakangan dalam perkembangannya, pandangan Pijnapel diadaptasi dan dipromosikan oleh orientalis terkemuka Belanda Snouck Hurgronje. Menurutnya, yang di dalam

BACA JUGA  Kalimat Perincian Kelinciku Manja

Orang-orang Gujarat memiliki hubungan perdagangan dengan Indonesia sebelum para pedagang Arab. Menurut Hurgronye, ​​​​orang Arab datang belakangan. Orang-orang Arab yang datang ini kebanyakan adalah keturunan Nabi Muhammad dan menggunakan gelar “sayed” atau “sheriff” di depan namanya.

Selain Hurgronje, 1912. J.P. Moquetta membenarkan teori Gujarat dengan bukti batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang wafat pada 17 Zulhijjah 831 H 1297 H di Pasai, Aceh.

Menurut Moquetta, nisan di Pasai dan makam Maulana Malik Ibrahim yang wafat tahun 1419 di Gresik, Jawa Timur, bentuknya sama dengan yang ada di Cambay, Gujarat.

Sejarah Perkembangan Islam Di Indonesia

Moquetta akhirnya menyimpulkan bahwa batu nisan tersebut didatangkan dari Gujarat, atau setidaknya dibuat oleh orang Gujarati atau orang Indonesia yang pernah mempelajari kaligrafi Gujarati. Alasan lain adalah kesamaan mazhab Syafi’i yang dimiliki oleh komunitas Muslim di Gujarat dan Indonesia.

Pendapat Moquetta didukung oleh ilmuwan lain seperti Kern, Winstedt, Bousquet, Vlekke, Gonda, Schrieke dan Hall. Mereka sependapat dengan Moquette mengenai Gujarat sebagai asal muasal Islam di Nusantara, dengan beberapa tambahan tentunya.

Meski demikian, teori Gujarat tidak lepas dari kritik. Misalnya, untuk argumen Moquette S.Q. Fatimah. Dia berpendapat bahwa adalah salah untuk menghubungkan semua batu nisan di Pasai, termasuk batu nisan Maulana Malik al-Saleh, ke Gujarat.

(2009), bentuk dan corak nisan Malik la-Saleh cukup berbeda dengan nisan yang ditemukan di Gujarat dan nisan lain yang ditemukan di Nusantara. Fatima percaya bahwa bentuk dan corak batu nisan tersebut mirip dengan yang ditemukan di Benggala. Oleh karena itu, Fatima menyimpulkan bahwa hampir pasti semua batu nisan itu berasal dari Benggala.

Reog, Ikon Penyebaran Islam Dan Perjuangan Ponorogo

Teori Arab (Mekah) Teori berikut tentang masuknya Islam ke Indonesia diyakini berasal dari Timur Tengah, tepatnya dari bangsa Arab. Teori Arab (Mekanik) dari C.C. van Leur, Anthony H. Johns, T.W. Arnold, Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamkay.

Bukti yang disampaikan Hamka adalah naskah kuno dari Tiongkok yang menyatakan bahwa sekelompok orang Arab bermukim di pantai barat Sumatera pada tahun 625 Masehi. Nisan kuno bertuliskan nama seorang syekh di daerah yang pernah dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Rukunuddin juga ditemukan, dia meninggal pada tahun 672 Masehi.

Teori dan bukti yang dikemukakan oleh Hamka T.V. Arnold menyatakan bahwa saudagar Arab cukup dominan dalam kegiatan perdagangan dengan Nusantara.

Beberapa pedagang Arab ini kemudian menikah dengan penduduk setempat dan membentuk komunitas Muslim. Bersama-sama, mereka kemudian melakukan kegiatan dakwah Islam di berbagai wilayah nusantara.

Peran Walisongo Dalam Penyebaran Islam Di Tanah Jawa Halaman All

Teori Persia (Iran) Teori bahwa ajaran Islam masuk ke Nusantara dari Persia (atau wilayah yang kemudian menjadi negara Iran) pada abad ke-13 M didukung oleh Omar Amir Husain dan Husain Djadiningrat.

BACA JUGA  Zat Yg Digunakan Untuk Menurunkan Titik Beku

Abdurrahman Misno menulis dalam bukunya Adopsi Melalui Seleksi-Modifikasi: Antropologi Hukum Islam di Indonesia (2016), Djajadiningrat berpendapat bahwa tradisi dan budaya Islam di Indonesia memiliki kemiripan dengan tradisi Persia.

Contohnya adalah seni kaligrafi yang dipahat pada batu nisan Islam di Nusantara. Ada juga budaya

Tapi ajaran Islam dari Persia kemungkinan besar adalah Syiah. Kemiripan tradisi-tradisi ini mirip dengan ritus-ritus Syiah di Persia, yang sekarang adalah Iran. Karena mayoritas Muslim di Indonesia adalah Sunni, teori ini agak lemah.

Menko Pmk Cek Abk Filipina Dan Nakes Yang Terkena Varian Baru Covid 19 Di Cilacap

Teori China menyebutkan bahwa penyebaran Islam di Indonesia juga diduga berasal dari China. Ajaran Islam berkembang di Cina pada masa Dinasti Tang (618-905), yang dibawa oleh panglima kekhalifahan Islam di Madinah pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan, yaitu Saad bin Abi Waghash. Kanton dulunya merupakan pusat da’i muslim dari China.

Mengatakan bahwa kontak pertama antara Muslim Arab dan orang Cina terjadi pada tahun 713 Masehi. e. Islam dipercaya masuk ke Nusantara bersamaan dengan perpindahan bangsa Tionghoa ke Asia Tenggara. Mereka memasuki wilayah Sumatera sebelah selatan Palembang pada tahun 879 atau pada abad ke-9 Masehi.

Bukti lainnya, seiring dengan runtuhnya Kerajaan Macapahit pada abad ke-13 M, banyak penceramah Islam kelahiran Tionghoa yang memiliki pengaruh besar di Kesultanan Demak, kerajaan Islam pertama di Jawa. Nama penjaga itu adalah Songo.

Menurut Nana Supriatna, Kesultanan Demak didirikan oleh Raden Patah, putra Raja Majapahit, yang menikah dengan seorang wanita Tionghoa yang masuk Islam. Raden Patah, yang bernama Cina Jin Bun, memerintah Demak dengan Wali Song dari tahun 1500.

Proses Islamisasi Di Indonesia Melalui 5 Saluran

BI siapkan uang tunai 117,7T untuk Natal dan Tahun Baru 2023 Kamis, 22 Des 2022 19:41 Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Tengah WIBM menerbitkan beberapa buku. salah satu buku yang diterbitkan adalah buku berjudul Potret Warisan Budaya Jawa Tengah. Buku ini diterbitkan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (Prof. Sumijati Atmosudira dkk./editor). Buku ini ditampilkan di halaman ini, dengan tetap memperhatikan keinginan masyarakat.

Berakhirnya kerajaan klasik tidak berarti secara otomatis akan digantikan oleh era Islam. Secara politis, perubahan semacam ini memang bisa terjadi, misalnya berakhirnya kerajaan Majapahit digantikan dengan munculnya kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang terletak di Jawa Tengah. Fase ini secara politis menandai dimulainya era Islam, khususnya di Jawa Tengah. Namun, secara budaya sulit untuk menemukan penanda identitas yang muncul.

BACA JUGA  Buatlah Contoh Kalimat Penegasan Dalam Teks Persuasi

Hal di atas pada dasarnya terjadi mengingat isi dan proses penciptaan kebudayaan Islam sama dengan yang lain. Secara umum, muatan budaya adalah sistem gagasan, tindakan, dan karya. Proses transfer dan penciptaan melalui proses pembelajaran. Melalui konsep ini dapat dipahami bahwa ia bercirikan budaya klasik, dan hal ini terjadi antara lain karena proses penyebaran Islam terjadi secara akulturasi, khususnya di Jawa Tengah.

Kehadiran Islam di Indonesia mendorong lahirnya kreasi-kreasi baru dalam bidang seni arsitektur sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jenis bangunan baru ini terutama bangunan keagamaan dan bangunan yang erat kaitannya dengan upacara keagamaan Islam. Ini karena Islam memiliki aturan dan praktik ibadah yang berbeda dari Hindu dan Budha. Bangunan baru zenia adalah masjid dan tempat ibadah. Selain itu, seni arsitektur lebih banyak, tetapi kurang terkait dengan upacara keagamaan Islam. Hasil seni konstruksinya adalah kota, istana, dan taman.

Rilis Pers Pameran Sejarah Arung Samudradan Warisan Budaya Rempah Nusantara “penunggang Gelombang”

Dalam ajaran Islam, salat berjamaah atau berjamaah lebih diutamakan sebagai konsep salat yang paling mendasar. Ini disyariatkan khusus untuk shalat Jum’at yang harus hadir dalam jemaah minimal 40 orang. Istilah jamaah berarti ada imam, yaitu pemimpin, dan jamaah, yaitu jamaah yang dipimpin. Hal ini mendorong terciptanya masjid dengan ruang interior yang luas, agak berbeda dengan konsep ritual ibadah Hindu-Buddha yang tidak membutuhkan ruang interior yang luas.

Oleh karena itu, penggunaan kayu sebagai bahan konstruksi masjid dapat dimaklumi, karena sulit untuk mencapai ruang interior yang besar secara struktural pada bangunan batu. Dalam pengertian ini, bentuk atap yang paling menopang masjid dari segi fungsional dan praktis adalah atap lis, yaitu atap berundak. Memang ATP jenis ini merupakan bagian dari arsitektur tradisional

Salah satu program aplikasi yang berfungsi untuk bidang keuangan, salah satu cara umum membuat uang melalui pemasaran online adalah, salah satu ciri utama negara berkembang dalam bidang pertanian adalah, internet banking merupakan salah satu penerapan tik di bidang, audio visual merupakan salah satu kelebihan dari iklan melalui media, transplantasi ginjal merupakan salah satu kemajuan di bidang kedokteran, salah satu jenis transpor aktif melalui membran kecuali, salah satu penyebab terjadinya persebaran hewan adalah, cloud adalah salah satu teknologi penyimpanan data yang dapat diakses melalui jaringan, dropship adalah salah satu cara menjual barang melalui media online yang lebih praktis karena, kolom khusus dari koran yang membahas salah satu bidang disebut, gizi buruk merupakan salah satu permasalahan masyarakat di bidang

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment