Suatu Unsur Radioaktif Meluruh Dan Tinggal 25

syarief

0 Comment

Link

Suatu Unsur Radioaktif Meluruh Dan Tinggal 25 – PEMBERITAHUAN PENTING Pemeliharaan server dijadwalkan pada hari Minggu, 26 Juni (GMT), mulai pukul 02.00 hingga 20.00. Situs web tidak akan tersedia selama jam yang ditentukan!

144 Fisika kelas XIIB SMA. Radioaktivitas 1. Gejala radioaktivitas a. Emisi sinar radioaktif Pada tahun 1899, Ernest Rutherford melakukan percobaan menempatkan radium dalam kotak hitam seperti terlihat pada Gambar 10.2. Pada percobaan ini diperoleh tiga sinar γ yang dipancarkan oleh bahan radioaktif radium. Tiga komponen β berkas dipisahkan setelah melewati daerah yang mempunyai medan magnet α B. Ada yang lurus, ada yang bengkok ke kiri B, dan ada pula yang ke kanan. Sinar induksi yang pertama bersifat kontinyu atau bergerak lurus, artinya sinar magnet ini tidak bermuatan dan bukan merupakan partikel. Sinar yang dipancarkan ini menjadi sinar γ. Sinar γ merupakan radiasi elektromagnetik dan memiliki daya tembus paling besar tetapi daya pengionnya paling rendah. Sarang kedua melengkung ke kanan, lihat gambar 12.3(a). Jenis partikel ini dapat ditentukan oleh pengaruh gaya Lorentz. dan aturan tangan kanan dapat digunakan. Menurut aturan sebelah kanan kotak hitam Radium, Gambar 12.3(b), partikel ini bermuatan positif, sehingga (a) akan dibelokkan oleh medan listrik. Sinar ini berubah menjadi partikel v alpha (sinar α). Partikel α adalah inti helium 2pHaeli4n. Dengan aleyma iaohn.isasi, sinar α merupakan energi terkuat namun menembus F. Sinar ketiga dibelokkan ke kiri. Karena arah kelengkungan (b) B berlawanan dengan sinar α, maka sinar tersebut pasti bernilai negatif. Gambar 10.2 Seperti sinar α, sinar ini juga dibelokkan oleh medan (a) percobaan Ernest Rutherford dan (b) hukum kelistrikan tangan kanan. Setelah mempelajari sinar ketiga ini, itu adalah elektron dalam partikel α. Sinar yang bergerak cepat ini disebut sinar β. Energi penetrasi dan energi ionisasi sinar β berada di antara dua sinar lainnya. B. Stabilitas nuklir di alam, kita menemukan atom atau nuklida dengan nomor atom yang sama tetapi dengan jumlah massa yang sama abteormbe-daato, mmyisaanlgnynaom2Hoer3adtoamn n2yHaes4, am6Ca12bedraanrti6Cpa14d.aPiandtia mempunyai jumlah proton yang sama, sedangkan jumlah neutron dalam massanya berbeda. Porosnya berbeda. Atom atau inti yang mempunyai sifat ini disebut isotop. Inti atom dengan nomor atom 20 ke bawah (Z ≤ 20) akan stabil jika jumlah proton sama dengan jumlah , aa 2kHstuiefk4. Untuk inti atom yang Z > 20 akan stabil apabila nilai N lebih besar dari Z (N/Z > 1) yang berarti jumlah neutron harus lebih besar dari jumlah proton dalam inti.

BACA JUGA  Taksonomi Singa

Suatu Unsur Radioaktif Meluruh Dan Tinggal 25

Fisika Nuklir 1452. Peluruhan Nuklir Seperti dijelaskan di atas, inti yang tidak stabil melepaskan bahan radioaktif. Misalnya, ketika memancarkan cahaya α, sinar tersebut adalah inti helium α4. Artinya ketika sinar α dipancarkan, akan dilepaskan 2 proton dan 2 neutron. Dengan adanya emisi tersebut maka material yang membusuk akan mengalami penurunan partikel penyusunnya. Karena sifat ini, pancaran sinar radioaktif pada bahan radioaktif disebut peluruhan. Misalnya ada partikel awal N0. Partikel tersebut akan menjadi N0 pada waktu T, menjadi N0 pada 2T dan menjadi N0 pada 3T. Perubahan N ini akan menambah deret dengan persamaan seperti berikut. N = N0 ……………………………..(10.4) dimana N = jumlah partikel yang tersisa N0 ​​= jumlah partikel awal -t awal = waktu peluruhan T = waktu paruh CONTOH 10.2 Sebuah unsur radioaktif meluruh dan tetap pada 25% dari jumlah aslinya setelah 20 menit. Jika massa awal unsur tersebut adalah 120 gram, maka dalam waktu setengah jam penghancuran, tentukan massa sisa unsur tersebut! Penyelesaian m0 = 120 gt = 20 menit, m = 25% m = m 1 1 00t2 = jam = 30 menit Dari nilai m1 dan t1 dapat ditentukan waktu paruh suatu unsur. m1 = m0. m0 = m0 artinya : = 2 dan T = 10 menit. Dari nilai T kita dapat memperoleh massa yang tersisa setelah t2 : m2 = m0 = 120. = = 15gr.

Perhatikan Grafik Peluruhan Zat Radioaktif Di Samping Ini .besar Konstanta Peluruhan Adalah

146 Fisika Tingkat Lanjut Selain itu, nampaknya inti juga dapat terpecah menjadi dua atau lebih inti yang hampir identik dan juga dapat melebur. Peristiwa transformasi inti menjadi inti baru disebut reaksi nuklir. Dalam reaksi nuklir ternyata banyak berlaku kekekalan yaitu: hukum kekekalan nomor atom, hukum kekekalan massa, dan kekekalan energi massa. Dari penjelasan di atas, dalam reaksi, inti atom akan mempunyai jumlah atom yang sama dan massa yang sama sebelum dan sesudah reaksi. Perhatikan contoh berikut. Contoh 10.3 Sebuah partikel ditembakkan pada inti 7N14. Jika, setelah diinjeksi, proton dapat dilepaskan, apa yang akan dihasilkan oleh inti atom! Penyelesaian Partikel alfa: α4 2 proton: 1p1 Reaksinya dapat dituliskan sebagai: 2α4 + 7N14 → ZXA + 1p1 Jumlah atom yang kekal: 2 + 7 = Z + 1 Z = 8 Jumlah massa yang kekal: 4 + 14 = A + 1 A = 17 Artinya: 8X17 adalah Oksigen 8O17 Setelah memahami contoh di atas, Anda bisa mencoba soal berikut. Inti atom 7 N 14 dihujani partikel alfa sehingga melepaskan proton, unsur manakah yang akan terbentuk? 2. Hukum kekekalan massa-energi dalam reaksi nuklir, tidak ada yang Mengizinkan kekekalan massa sama halnya dengan kekekalan energi. Artinya dalam reaksi nuklir selalu terjadi perubahan massa. Perubahan massa tersebut diimbangi dengan perubahan energi

BACA JUGA  Tumbuhan Perintis Adalah

Fisika dasar setara dengan massa-energi relativistik. Jadi bisa kita jelaskan lebih jelas bahwa dalam reaksi nuklir terjadi kekekalan massa dan energi. Jika terjadi pertambahan massa maka reaksinya memerlukan energi. Demikian pula ketika terjadi kehilangan massa, reaksi menghasilkan energi. Kedua reaksi di atas merupakan salah satu kemungkinan reaksi yang dapat terjadi. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi, misalnya 1H2 bereaksi kembali dengan 1H1. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam reaksi ini adalah produksi energi. Kesetimbangan massa dan energi reaksi menurut persamaan berikut. E = Δm. 931,5 MeV …………………………..(10.5) Contoh 10.4 Di matahari, reaksi fusi terjadi seperti di bawah ini. 2He3 + 2He3 → 2He4 + 21H1 + E Kita tahu bahwa massa inti 1H1 = 1,0081 sma; Massa inti 2He3 = 3,0169 sma; Massa inti He4 = 4,0089 sma. Jika 1 sma 2 sama dengan energi 931 MeV, maka tentukan energi yang dihasilkan pada setiap reaksi fusi di atas! Larutan Massa reaktan m0: m0 = 2m(2He3) = 2. 3,0169 = 6,0338 Massa produk reaksi m: m = m(2He4)+ 2m (1H1) = 4,0039 + 2. 1,0081= 6,0201 sma Perubahan massa inti amu reaksi (reduksi massa) adalah : Δm = m0 = m = 6.0338 – 6.0201= 0.0137 amu Karena massa mengecil berarti akan dihasilkan energi yaitu E = Δm. 931 = 0,0157. 931 = 12.7547 MeVA Setelah memahami contoh di atas, Anda dapat mencoba mengerjakan soal berikut. 4 dan 1 H 2 Massa inti 2 Lao masing-masing adalah 4,002603 sma dan 2,014102 sma. Jika 1 sma = 931 MeV, berapakah energi minimum yang diperlukan untuk memecah partikel alfa menjadi dua deuter?

148 Pelajaran Fisika SMA Inti atom terdiri dari proton dan neutron. Ikatan antar neutron dapat terjadi akibat ketidakteraturan massa. Energi pengikatnya sesuai dengan: E = 0,931 Mev dalam amu.3. Beberapa isotop stabil dan lainnya tidak stabil. A. Isotop stabil mempunyai sifat sebagai berikut: • Untuk Z 20 N > Z • Untuk Z > 83 tidak ada yang tetap N = jumlah neutron dan Z jumlah proton. B. Isotop yang tidak stabil akan meluruh. Sisa peluruhan terpenuhi: N = Tidak ( ) konstanta peluruhan dihasilkan. =4. Reaksi nuklir Reaksi nuklir adalah perubahan yang terjadi pada inti atom. Dalam reaksi nuklir: a. Hukum kekekalan nomor atom. B. Hukum kekekalan massa. Menurut Hukum Kekekalan Massa-Energi E = 0,931 MeV = m sebelum reaksi – M setelah reaksi

BACA JUGA  Perbedaan Will Dan Gonna

Fisika Dasar 149Evaluasi Bab 1. Simbol atom C. 32 gr atom ini adalah…. 147 107A. 42 XD.42 75%B. 65 X E. 107 X batuan mengandung timbal dan 42 84 sisanya adalah uranium. Jika kita mengetahui bahwa uranium meluruh menjadi timbalC. 147 Dibandingkan dengan massa inti dalam inti, massa inti adalah… A. lebih besar dari A. 50 tahun D. 800 tahunB. Sama dengan atau lebih dari B. 200 tahun E. 1600 tahun C. Sama dengan atau kurang dari C. 400 tahun D. lebih kecil. bisa lebih kecil dan bisa 7. Pada reaksi berikut 7N14+ α → X + p, sejumlah energi dilepaskan. Dalam persamaan reaksi yang lebih besar di atas, X adalah….3. Jika massa inti 2He4 = 4,0020 sma, massa proton = 1,0078 sma, massa neutron A. 8O16 D. 8O18 = 1,0087 sma dan 1 sma = B. 7N16 E. 9F16 930V, maka bin Meding. Energi inti 2He4 adalah C 8O17 adalah …. 8. Jika neutron dalam inti berubah A. 23 MeV D. 43,44 MeV dalam proton, maka intiB. 23,44 MeV E. 46,22 MeVC. 28,83 MeV dilepaskan….4. Salah satu ciri sinar alfa (α) adalah A. partikel alfa D. proton adalah…. B. partikel beta E. deuteron C. sinar gamma A. Jalurnya tidak membelok 9. U238 hancur dalam medan magnet. , isotop timbal-92 82Pb206

Mengapa Bom Fosfor Dilarang Dalam Perang?

Unsur radioaktif, unsur unsur berdirinya suatu negara, sifat unsur radioaktif adalah, unsur radioaktif ppt, untuk menyeleksi kebenaran suatu hadits harus memperhatikan 3 unsur yaitu, unsur terbentuknya suatu negara, suatu kelas terdiri dari 40 siswa 25 siswa gemar matematika, bagaimana cara mengetahui suatu zat mengandung unsur karbon

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment