Tuliskan Masing-Masing 2 Lagu Dengan Tangga Slendro Dan Pelog

administrator

0 Comment

Link
Tuliskan Masing-Masing 2 Lagu Dengan Tangga Slendro Dan Pelog

Tuliskan Masing-Masing 2 Lagu Dengan Tangga Slendro Dan Pelog

Lagu dengan Tangga Nada Slendro

  1. Laras Slendro

Laras Slendro adalah tangga nada yang terdiri dari lima nada pokok, yaitu: 1, 2, 3, 5, dan 6. Interval antara nada-nada tersebut adalah 2, 1, 3, 2, dan 1. Lagu-lagu dengan tangga nada Slendro biasanya memiliki suasana yang tenang dan damai.

Contoh lagu dengan tangga nada Slendro:

  • "Gambang Suling" (Jawa Tengah)
  • "Tari Legong" (Bali)
  1. Gundul-Gundul Pacul

Gundul-Gundul Pacul adalah lagu anak-anak yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu ini menceritakan tentang seorang petani yang sedang membajak sawahnya. Lagu ini memiliki tangga nada Slendro dan biasanya dinyanyikan dengan tempo yang cepat.

Lirik lagu Gundul-Gundul Pacul:

Gundul-gundul pacul
Cul-cul pamit
Pamit-pamit ndulit
Ditulit pitik
Oya..oya..oya..

Lagu dengan Tangga Nada Pelog

  1. Laras Pelog

Laras Pelog adalah tangga nada yang terdiri dari tujuh nada pokok, yaitu: 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Interval antara nada-nada tersebut adalah 1, 1, 2, 1, 2, 1, dan 1. Lagu-lagu dengan tangga nada Pelog biasanya memiliki suasana yang lebih ceria dan bersemangat.

Contoh lagu dengan tangga nada Pelog:

  • "Janger" (Bali)
  • "Kuda Lumping" (Jawa Timur)
  • "Gambang Kromong" (Jakarta)
  1. Bengawan Solo

Bengawan Solo adalah lagu keroncong yang diciptakan oleh Gesang Martohartono. Lagu ini menceritakan tentang keindahan Sungai Bengawan Solo yang mengalir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lagu ini memiliki tangga nada Pelog dan biasanya dinyanyikan dengan tempo yang sedang.

Lirik lagu Bengawan Solo:

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi perbincangan

Orang bilang
Kaulah yang paling agung
Di antara sungai-sungai

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi perbincangan

Orang bilang
Kaulah yang paling agung
Di antara sungai-sungai

BACA JUGA  Tiket Masuk Meikarta

Demikian beberapa contoh lagu dengan tangga nada Slendro dan Pelog. Kedua tangga nada tersebut memiliki ciri khas dan suasana yang berbeda, sehingga dapat digunakan untuk menciptakan berbagai jenis lagu dengan suasana yang berbeda pula.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment