Tulislah Kembali Pengertian Tri Siap Lalu Lintas Menggunakan Bahasamu

admin 2

0 Comment

Link

Tulislah Kembali Pengertian Tri Siap Lalu Lintas Menggunakan Bahasamu – Apakah kamu suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda secara online secara gratis dalam hitungan menit! Buat flipbook Anda sendiri

Bab 2 Mengungkapkan Kritik Melalui Senyuman 51 H. Refleksi Refleksikan apa yang telah dipelajari dan bagian mana yang kurang dikuasai untuk mencari solusinya. Senang! Anda telah mempelajari bab 2. Anda pasti telah belajar banyak. Centang kegiatan yang dilakukan atau pengetahuan yang Anda pahami, oke? Tabel 2.7 Tabel refleksi pembelajaran Pada bab 2 saya mengerti. Anda masih perlu belajar lebih banyak. Rencana tindak lanjut Saya dapat mendengarkan teks monolog untuk menjelaskan kembali gagasan dan pesan yang disampaikan Saya dapat menilai keakuratan dan kualitas data dalam teks anekdot yang dibaca dari berbagai sumber informasi berupa berita di media cetak dan elektronik. Saya dapat memahami kaidah bahasa yang digunakan untuk menyampaikan kritik Saya dapat menyusun laporan yang menjelaskan teks yang dapat digunakan sebagai sumber akurat untuk menyampaikan kritik sosial. Saya dapat menyajikan teks anekdot dalam media kreatif berupa komik.

Tulislah Kembali Pengertian Tri Siap Lalu Lintas Menggunakan Bahasamu

Cerdas Berbahasa dan Sastra Indonesia SMA/SMK Kelas X 52 Pada Bab 2 masih dapat dipelajari lebih lanjut Rencana Tindak lanjut Saya dapat melakukan stand up comedy sebagai cara menyampaikan kritik terhadap fenomena yang sedang berkembang dengan memperhatikan kesopanan dalam bertutur dan berbicara. perilaku. Saya dapat mengidentifikasi hubungan antara latar belakang penulis dan isi novel. Hitung persentase penguasaan Anda terhadap materi dengan menggunakan rumus berikut: (Jumlah materi yang dikuasai/total materi) 100% 1. Jika 70-100% materi di atas sudah dikuasai, Anda dapat meminta kegiatan pengayaan kepada guru . 2. Jika materi yang dikuasai masih di bawah 70%, dapat didiskusikan langkah-langkah yang dapat dilakukan dengan guru.

Kelas Ix_smp_ips_sanusi Fattah

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA Tahun 2021 Bahasa dan Sastra Indonesia Cerdas Kelas X SMA/SMK Penulis : Fadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilar ISBN : 24-25-2030 4 Gambar 3.1 Naskah Hikayat lembaran Bayan Budiman tertulis 1223 H atau 1808 Masehi. Sumber: Oxford University Press (1977) Pertanyaan Awal 1. Apakah Anda memiliki cerita lama yang diturunkan dari generasi ke generasi di daerah Anda? 2. Apakah keseluruhan cerita masuk akal? 3. Bandingkan cerita yang Anda miliki dengan cerita teman Anda! Apa persamaan dan perbedaan dari cerita-cerita tersebut? Bab 3 JELAJAHI NILAI DALAM CERITA SELAMA WAKTU

Bahasa dan Sastra Indonesia Cerdas Kelas X 54 SMA/SMK Pada bab ini Anda akan belajar mengidentifikasi ciri-ciri dongeng dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Selanjutnya, Anda akan belajar menggunakan nilai-nilai yang terdapat dalam dongeng untuk membuat cerita pendek. Diskusikan definisi saga sebagai landasan dasar. Seperti yang dinyatakan di halaman pertama bab ini, Anda akan mempelajari dongeng. Sebelum mengetahui lebih dalam tentang saga, cari tahu pengertian saga dari sumber-sumber berikut ini. Kata hikayat berasal dari bahasa Arab “haqa” yang berarti: mengatakan, meniru, mewartakan, meniru, menceritakan, melanjutkan dan menggambarkan (Baried et al, 1985, 9). Sastra hikayat adalah sastra kuno yang ditulis dalam bahasa Melayu. Sebagian besar isi cerita berkisar pada kehidupan di istana. Unsur fiksi merupakan ciri yang menonjol dan biasanya meliputi bentuk prosa yang panjang (Baried, 1985, 9). Hikayat adalah karya sastra Melayu kuno dalam bentuk prosa yang berisi narasi fiktif, religi, sejarah, biografi, hukum dan silsilah, atau gabungan dari ciri-ciri tersebut. Hikayat dibaca untuk menghibur, untuk membangkitkan semangat juang atau untuk sekedar memeriahkan pesta (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Hikayat). Berdasarkan informasi di atas, buatlah definisi dongeng dengan kata-kata Anda sendiri. Itu bisa dilakukan berdasarkan sumber yang Anda dapatkan. Ceritanya adalah

BACA JUGA  Presentase Intensitas Latihan Untuk Mendapat Kebugaran Paru Dan Jantung Adalah

Bab 3 Menggali Nilai-Nilai dalam Cerita Sepanjang Zaman 55 A. Mengidentifikasi Gagasan dan Makna Kata dalam Hikayat Mendengarkan teks dongeng yang dibacakan orang lain untuk memahami dan menganalisis pesan dalam teks naratif berbentuk dongeng. Kegiatan 1 Anda akan mendengarkan dongeng berjudul Hikayat Sa-ijan dan Iqan Mech yang akan dibacakan secara bergiliran secara berkelompok. Untuk mendengarkan dengan benar, perhatikan langkah-langkah di bawah ini! 1. Fokus pada teks cerita yang telah dibaca teman Anda. 2. Sambil mendengarkan, Anda dapat menggunakan bagan Adiximba berikut untuk mengidentifikasi hal-hal penting dalam cerita. Tabel 3.1 Tabel Penyalahgunaan Siapa? Lengkapi teks Kapan? Apa? Di mana? Mengapa? Bagaimana? 3. Gunakan entri di tabel Anda untuk membuat ringkasan cerita minimal 200 kata.

Cerdas Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X 56 SMA/SMK Kisah Sa-ijan dan Pendekar Menurut cerita Sahibul, awalnya ada seorang Datu yang sakti dan seorang mandraguna yang bertapa di tengah laut. Namanya Datu Mabrur. Dia bermeditasi antara Havsundet dan Makassar Sound. Siang dan malam ia menghabiskan waktunya di bebatuan, di tengah semburan buih, ombak, angin, ombak, dan angin topan. Ia meminta kepada Sang Pencipta sebuah pulau, pulau itu akan menjadi tempat tinggal anak cucu mereka kelak. Hata, saat laut sedang tenang, tiba-tiba seekor ikan besar muncul dari permukaan laut dan terbang menyerangnya. Tanpa beranjak dari tempat duduknya atau membuka mata, Datu Mabrur melancarkan serangan mendadak itu. Ikan itu terpental dan mendarat di karang. Setelah jatuh ke air, ikan itu menyerang lagi. Begitu terus-menerus. Di sekitar karang, ribuan ikan lain mengelilingi mereka, memperlihatkan gigi panjang tajam mereka, seperti prajurit yang siap berperang. Pada serangan terakhir, ikan itu jatuh tepat saat Datu Mabrur membuka matanya. “Hei ikan! Apa yang kamu pikirkan mengganggu samadhi saya? Jenis ikan apa kamu?” “Aku adalah pendekar pedang, raja pendekar pedang yang menguasai perairan ini. Samadhi Anda membuat lautan mengaum. Kami menarik diri dan saya memutuskan untuk menyerang Anda. Tapi kamu sangat kuat, Datu Mabrur. Aku kalah,” katanya terengah-engah. Matanya berkedip-kedip kesakitan. Tubuhnya terjepit di antara bebatuan tajam. “Jadi mereka orang-orangmu?” Datu Mabrur menunjuk ribuan ikan yang mengelilingi karang. “Ya Datu.” Tapi sebelum kami menyerangmu sekarang, kami punya kesepakatan. Jika aku kalah, kami akan menyerah dan menuruti apapun perintahmu.” “Ayah, tolong bantu aku. Sembuhkan lukaku dan kembalikan aku ke laut. Jika saya tinggal di darat terlalu lama, saya akan mati. Atas nama rakyatku, aku berjanji untuk melayanimu, jika kamu mau membantuku…” raja pedang mengerang. Seolah terengah-engah, insangnya membuka dan menutup. “Oke,” Datu Mabrur berdiri. “Sebagai ciptaan bersama ciptaan-Nya, aku akan membantumu.”

BACA JUGA  Cara Transfer Paket Data

Kelas Xii_sma Bahasa_bahasa Indonesia_muhammad Rohmadi

Bab 3 Melacak Nilai dalam Cerita Melalui 57 “Apa pun yang Anda minta, kami akan berikan. Datu menginginkan istana bawah air yang terbuat dari emas dan batu mulia, yang di dalamnya terdapat putri duyung dan gurita? Apakah Anda ingin berkeliling dunia, dengan paus dan lumba-lumba?” “Tidak. Saya tidak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak cucu saya nanti…” Datu Mabrur kemudian menjelaskan tujuan pertapaannya selama ini. “Saya akan memobilisasi rakyat saya, semua penghuni laut dan samudra.” . Sebelum matahari terbit besok pagi, mimpimu akan terwujud. Aku bersumpah!” jawab raja pendekar pedang. Datu Mabrur tidak bisa membayangkan bagaimana raja pendekar akan memenuhi sumpahnya. “Baik. Tapi kita harus membuat perjanjian. Mulai sekarang kita harus sendiri, bergandengan tangan. Singkatnya, untuk anak cucu kita. Kita harus setuju, saling membantu, bekerja bahu membahu. Apakah saya setuju?” “Setuju, Datu…,” kata raja pedang yang terbaring lemah. Ia sangat membutuhkan air. Mendengar jawaban itu, Datu Mabrur tersenyum. tubuh raja ikan todak mengering! Datu Mabrur mengangkat raja ikan todak dan mengembalikannya ke laut. Ribuan ikan yang mengelilingi karang kini berenang mengelilinginya dan melompat kegirangan. “S-ijan! laut.”S -ijan!” kata Datu Mabrur. Menjelang tengah malam, sebelum batas waktu semedinya habis, Datu Mabrur dikejutkan oleh suara gemuruh yang berasal dari dasar laut. Gemuruhnya pelan tapi pasti. Gemuruh itu terdengar bersamaan dengan munculnya darat, dari dasar laut! Permukaan tanah menjadi lebih terlihat semuanya. Naik dan naik! Kemudian semuanya muncul ke permukaan! Di bawah permukaan air, ternyata jutaan ikan dari berbagai spesies sedang mendorong dan meraup tanah baru dari bawah.

BACA JUGA  Bermain Sepak Bola Satu Lawan Satu Dapat Melatih

Bahasa dan Sastra Indonesia Cerdas untuk Kelas X SMA/SMK Angkatan Laut 58. Sambil mendorong, mereka berteriak serempak “S-ijaan!” saya untuk! I-iya…!” Datu Mabrur terkejut dengan batu di pertapaannya. Raja pendekar menepati janjinya! Dengan terbitnya matahari pagi, bumi telah sepenuhnya sadar. Berupa pulau. Lengkap dengan ngarai, lembah, perbukitan dan pegunungan. Tanahnya terlihat subur. Pulau kecil Datu Mabrur yang makmur itu senang dan gembira. Impiannya akan sebuah pulau yang akan menjadi tempat tinggal anak cucunya sudah terwujud. Permintaannya telah dipenuhi. Memuji dan berterima kasih kepada Sang Pencipta, dia menamai pulau itu Halimun. Dahulu kala, Pulau Halimun bernama Pulau Laut. Sebab, dia keluar dari dasar laut dan dikelilingi laut. Sebagai pembelajaran, kata sa-ijjan dan mandau digunakan sebagai slogan dan lambang Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Diadaptasi dari: https://sourcebelajar.seamolec.org/product.php?id=NWFlMDNlNzE4NjVlYWNiZjc4ZjE3NmJh Kegiatan 2 Setelah menyimak Kisah Sa-ijan dan Pendekar Pedang, jawablah pertanyaan berikut. Anda dapat meminta teman untuk membacakan kembali ceritanya agar Anda lebih mengerti. 1. Berdasarkan penggalan cerita dalam Hikayat Sa-ijaan dan Pedang Ikan berikut ini, tokoh Datu Mabrur yang manakah yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca? Siang dan malam ia menghabiskan waktunya di bebatuan, di tengah semburan buih, ombak, angin, ombak, dan angin topan. 2. Bagaimana perasaan Ikan Todak saat muncul ke permukaan dan memperkenalkan dirinya kepada Datu Mabrur? 3. Apakah anda setuju dengan sikap raja pendekar yang menyerang Datu Mabrur? Setuju Tidak Setuju Alasan: ______________________________________________________________________________________________

Bab 3 Menelusuri Nilai dalam Cerita Usia 59 4.

Pengertian lalu lintas, lampu lalu lintas menggunakan rangkaian, pengertian kemacetan lalu lintas, pengertian kecelakaan lalu lintas, tulislah ringkasan urutan langkah mencuci tangan dengan bahasamu sendiri, pengertian lampu lalu lintas, tulislah ringkasan langkah mencuci tangan dengan bahasamu sendiri, pengertian pengaturan lalu lintas, lalu lintas, pengertian rambu lalu lintas, pengertian lalu lintas devisa, pengertian lalu lintas pembayaran

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment