Uang Logam 850.000 Rupiah

Uang Logam 850.000 Rupiah – JAKARTA – Presiden Republik Indonesia periode 1967-1998 H.M. Soeharto dikenal sebagai bapak pembangunan nasional karena dianggap berperan besar dalam pembangunan infrastruktur pasca kemerdekaan.

Dia membuat kontribusi ini selama sekitar 32 tahun dan menjabat sebagai orang nomor satu di negara ini. Sebagai ucapan terima kasih, Bank Indonesia (BI) pada tahun 1995 mengeluarkan uang logam edisi khusus bergambar Soeharto.

Uang Logam 850.000 Rupiah

Mengutip situs resmi bank sentral, peluncuran koin edisi khusus tersebut bertepatan dengan hari jadi Republik Indonesia ke-50 yang jatuh pada tahun yang sama. Dalam keterangannya, BI mengungkapkan bahwa pada bagian muka uang logam tersebut masih terdapat lambang negara yaitu Garuda Pancasila.

Harga Rp 100 Rupiah Tebal Tahun 1973 Terbaru September 2022 |biggo Indonesia

Selanjutnya terdapat deretan 50 bintang yang membentuk lingkaran di sisi luar uang logam yang melambangkan 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

Selanjutnya pada sisi yang sama juga digambar aksara Bank Indonesia tahun terbit 1995 dan aksara standar 850000 rupiah.

Di sisi lain, citra Soeharto jelas mendominasi sisi ini. Logo DHN-45 dengan tulisan lima puluh tahun Kemerdekaan Indonesia melengkapi keanggunan uang logam tersebut. Lingkaran 50 bintang juga dilampirkan sebagai kebalikannya yang menambah keunikan koin BI Special Edition.

Selain itu, di sampingnya terdapat lima garis di empat titik berbeda sebagai blok logo Perum Peruri, teks 50 g yang berarti 50 gram, dan nomor urut lima digit yang unik.

Sindografis: Bukan Rupiah, Berikut Ini 5 Mata Uang Tertua Di Indonesia

Bank Indonesia saat itu mengeluarkan uang senilai Rp. 850.000. Sementara itu, kandungan berharga yang ditempatkan di dalamnya adalah emas 23 karat seberat 50 gram.

Padahal, uang tidak bisa dijadikan sebagai alat penyimpan kekayaan karena nilainya akan menurun akibat inflasi yang terjadi setiap tahun. Namun, uang BI versi khusus ini sama sekali berbeda karena mengandung logam mulia berupa emas yang berfungsi sebagai alat lindung nilai.

Terlepas dari semua ini, koin edisi terbatas ini adalah cara sempurna untuk melestarikan semua memorabilia emas Pak Harto. Koin sering dianggap remeh oleh sebagian orang. Bahkan uang yang sering disebut recehan kecil pun tidak bisa digunakan untuk transaksi jual beli. Tapi ternyata tidak semua koin bisa di-unlock.

Bank Indonesia (BI) biasa menerbitkan mata uang dalam denominasi non-convertible. Beberapa di antaranya bahkan mengandung emas. Lantas, mata uang non-convertible apa yang ada di Indonesia?

Harga Koin 100 Wayang 1978 Terbaru September 2022 |biggo Indonesia

Uang koin rupiah khusus (URK) dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tahun 1987. Di bagian belakang terdapat gambar lambang negara pesawat Garuda, logo UNICEF, dan tahun penerbitan. Di bagian belakang terdapat gambar kegiatan pramuka menanam sejuta pohon dengan tulisan untuk anak dunia dengan nilai nominal Rp 10.000. Koin terbuat dari 0,925 perak kelas 38,61 mm dan berat 28,28 gram.

BI mengeluarkan URK pada tahun 1987. Pada bagian muka uang logam terdapat gambar lambang nasional penerbangan Garuda, logo UNICEF, dan tahun penerbitan. Di latar belakang ada gambar seorang anak laki-laki bermain Kuda Memantul dengan teks Children of the World dengan nilai nominal Rp150000. Koin terbuat dari baja 0,925 dengan diameter 22 mm dan berat 28,28 gram.

Uang kertas diterbitkan tahun 1995 dengan gambar lambang negara Burung Garuda, tulisan BANK INDONESIA, tahun pengeluaran, tulisan baku 850000 RUPIAH dan 50 bintang di sekeliling gambar utama. Di bagian belakang uang kertas terdapat gambar Presiden kedua Republik Indonesia Suharto, logo DHN – 45, bintang 50 di sekeliling gambar utama, dan teks lima puluh tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Koin tersebut terbuat dari emas 23 karat, diameter 35 mm, tebal 2,78 mm dan berat 50 gram.

Pada uang kertas yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tahun 1995 tersebut, terdapat gambar depan lambang negara pesawat Garuda, sekeliling gambar utama 50 bintang, tulisan BANK INDONESIA, tahun terbit, dan tulisan biasa. 300.000 rupiah. Di belakang uang kertas itu terdapat gambar presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, bersama masyarakat, logo DHN – 45, lingkaran 50 butir beras, dan teks 50 tahun Republik Indonesia. . Koin tersebut terbuat dari emas 23 karat, diameter 25 mm, tebal 1,85 mm dan berat 17 gram.

Dirilis Di Era Soeharto, 3 Uang Rupiah Logam Ini Berlapis Emas

Pada bagian muka uang logam terdapat gambar lambang negara pesawat Garuda, tulisan Bank Indonesia, logo Panitia Peringatan Bung Karno dan edisi tahun 2001. Prasasti nama RP. 25000. Uang logam tersebut terbuat dari logam perak grade 0, 925, diameter 38,61 mm, dan berat 28,28 gram.

Uang koin rupiah khusus dikeluarkan pada tahun 2001 dengan gambar lambang negara penerbangan Garuda, tulisan BANK INDONESIA, logo Panitia Seabad Bung Karno dan tahun pengeluaran. Di bagian belakang terdapat gambar Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, teks 100 TAHUN BUNG KARNO (1901-2001), dan teks nama RP. 500000. Uang kertas ini terbuat dari emas grade 0.999 gold, diameter 28.2mm, dan berat 15 gram.

Pada bagian belakang uang rupiah khusus ini terdapat gambar lambang negara Pesawat Garuda, tulisan BANK INDONESIA, logo Panitia Perayaan Seratus Tahun Bung Hatta, dan tahun terbitan 2001. Gambar sebaliknya adalah gambar wakil pertama. Presiden Republik Indonesia Mohammad Hatta, teks SATU ABAD BUNG HATTA (1902-2002), dan teks namanya adalah RP. 25000. Uang logam tersebut terbuat dari perak dengan kadar 0.9995, diameter 38,61 mm, dan berat 28,29 gram.

Uang logam ini dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2002. Di atasnya terdapat gambar lambang negara pesawat Garuda, tulisan BANK INDONESIA, logo Panitia Peringatan HUT Bung Hatta, dan tahun penerbitan. Di belakang uang kertas itu ada gambar Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia Mohammad Hatta, teks SATU ABAD BUNG HATTA (1902-2002), dan teks biasa RP. 500.000. Dua koin rupiah khusus yang dibatalkan dan dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) dari peredaran. Bank sentral pada tanggal 30 Agustus membatalkan uang logam khusus untuk peringatan 50 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1995.

Aplikasi Atau Situs Trading Crypto Dengan Fee Murah

Uang ini dikeluarkan pada tahun 1995. Jadi koin emas bergambar Presiden Soeharto ini dikeluarkan untuk memperingati hari jadi Republik Indonesia yang ke-50.

Di dalam uang tersebut terdapat gambar wajah lambang negara Burung Garuda. Terdapat 50 bintang di sekeliling gambar utama dan di latar belakang adalah Presiden ke-2 Republik Indonesia Suharto dengan logo DHN-45 dan 50 bintang di sekitar gambar utama.

Pada halaman tersebut terdapat 5 baris dalam empat bagian yang berbeda. Logo Perum Peruri, sisi teks 50g, nomor seri terdiri dari 5 digit. Koin ini terbuat dari emas 23 karat dan beratnya 50 gram.

Tidak hanya pecahan Rp 850.000, BI juga menghapus pecahan Rp 300.000. Uang tersebut juga diberikan dalam rangka perayaan HUT ke-50 Republik Indonesia. Gambar depan adalah lambang Pesawat Nasional Garuda.

Rupslb Bsi (bris): Rights Issue 6 Miliar Saham Digelar Bulan Ini

Kemudian ada 50 bintang di sekitar gambar utama dengan tahun terbitan 1995 dan nilai nominal RP. 300 ribu. Gambar belakang adalah pertemuan pidato mr. Soeharto yang merupakan Presiden ke-2 Republik Indonesia bersama masyarakat.

Ada rantai 50 butir beras dengan tulisan 50 tahun ri. Pada bagian samping terdapat 5 baris dalam empat bagian yang berbeda, logo Perum Peruri dengan teks 17 gram, nomor urut terdiri dari 5 digit.

Koin ini terbuat dari emas 23 karat dan beratnya 17 gram. Diameter 25 mm, tebal 1.85 mm. Karena sudah dicabut, uangnya tidak sah. Pemilik dapat beralih ke BI pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Harga uang logam 100 rupiah, uang logam 100 rupiah 1978, harga uang logam 25 rupiah, uang logam 100 rupiah, uang logam 10 rupiah, uang logam 1000 rupiah, uang logam 25 rupiah, uang logam 100 rupiah tebal, uang logam 100 rupiah 1971, uang logam 50 rupiah, uang logam 1 rupiah, uang logam 5 rupiah

Leave a Comment