Unsur Intrinsik Hikayat Bunga Kemuning

admin 2

0 Comment

Link

Unsur Intrinsik Hikayat Bunga Kemuning – Tolong beri contoh “alur cerita seorang putri jika” alurnya ad difto contohnya: alurnya berpindah tempat raja berada…

Analisis Hikayat Putri Bunga Kemuning dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah cerita dari Hikayat Putri Bunga Kemuning. Bagian kedua memuat isi Hikayat Putri Bunga Kemuning yang meliputi judul, latar, waktu, format, cerita, tokoh, tokoh, gaya bahasa, tafsir dan pesan yang terkandung dalam Hikayat Putri Bunga. Kemuning. Bagian ketiga berisi uraian tentang faktor luar yang mempengaruhi dan memuat cerita Hikayat Putri Bunga Kemuning, seperti etika, adat istiadat, dan kebudayaan.

Unsur Intrinsik Hikayat Bunga Kemuning

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang raja yang terkenal adil dan bijaksana. Raja memiliki sepuluh putri cantik. Anak-anak raja diberi nama sesuai warna kulitnya, yang tertua disebut Putri Merah Muda, disusul Putri Oranye, Nila, Hijau, Ungu, Abu-abu, Biru, Oranye, Blush On dan yang terakhir disebut Putri Kuning. Sayangnya, kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama karena istrinya meninggal saat melahirkan anak terakhir mereka.

Kelas12_program Ipa Ips Aktif Dan Kreatif Berbahasa Indonesia_adi Yudi Amin By S. Van Selagan

Disaat raja sedang sibuk mengurus kerajaan, raja sering melihat anak-anaknya. Kesepuluh putrinya dibesarkan oleh seorang pengasuh dan tumbuh menjadi anak-anak yang sangat bingung dan selalu bertengkar. Di antara anak-anak, dialah satu-satunya yang tidak terkalahkan dengan pertengkaran kakak-kakaknya dan suka bermain sendiri.

Suatu hari raja ingin melakukan perjalanan. “Ayah akan segera pergi, apakah kamu menginginkan sesuatu?” tanya raja. Kesembilan anaknya mulai menyebut barang-barang mahal seperti mutiara atau kain sutra.

Berbeda dengan kakak-kakaknya, Putri Kuning menjawab, “Saya tidak menginginkan apa pun. Saya hanya ingin ayah kembali dengan selamat.” Ketika raja mendengar cerita putrinya, dia tersenyum.

Setelah raja pergi, perilaku kesembilan putrinya mulai memburuk. Dia bekerja sesuka hatinya dan memerintahkan para pekerja sesuka hatinya. Di saat yang sama, Putri Kuning sedih melihat taman kesayangan ayahnya kotor karena para pekerja sibuk mengurus kakak laki-lakinya.

Jenis Jenis Puisi Lama Dan Baru Beserta Ciri Ciri Dan Contohnya

Lalu dia membersihkan taman. Melihat itu alih-alih membantunya, para tetua malah mengejeknya sebagai karyawan baru. Bahkan, ia tak segan-segan membuang sampah di taman agar si Kuning bisa bersih-bersih kembali.

Keesokan harinya raja kembali ke rumah dan menghadiahkan putri-putrinya. Meski tidak meminta apa-apa, Putri Kuning tetap diberi hadiah berupa kalung cantik berwarna hijau. Melihat hal itu Putri Hijau menjadi sangat iri, lalu memprovokasi saudara-saudaranya yang lain dan mengatakan bahwa Kuning telah mencuri dari kantong ayahnya.

BACA JUGA  Dampak Perjuangan Dr Sutomo Terhadap Pergerakan Nasional

Ia ingin memberi pelajaran pada Putri Kuning dengan mengambil kalung itu. Setelah memegangnya dengan paksa, tanpa sengaja ia memukul kepalanya dan si kecil pun meninggal. Karena takut, mereka menempatkannya di taman dan tidak ada yang membuka mulut tentang cerita ini.

Raja mencari putrinya selama beberapa bulan tetapi tidak dapat menemukannya. Hingga suatu ketika, tumbuh tanaman berwarna kuning di dekat makam Putri Kuning dan berbau harum. Raja merawat tanaman itu dan menamainya Kemuning.

Contoh Cerita Hikayat Kerajaan Singkat Beserta Strukturnya Yang Benar

Gadis kecil yang dianiaya. Hikayat Putri Bunga Kemuning kerap menggambarkan kesusahan yang menimpa anak bungsu dari sepuluh bersaudara ini.

Pengembangan alur karena menceritakan rangkaian cerita secara bersama-sama dari awal sampai akhir mulai dari kalimat/pendahuluan, argumentasi, klimaks, anti klimaks hingga kesimpulan/kesimpulan.

Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga, dimana pengarang berperan sebagai orang ketiga yang mengetahui segala sesuatu dalam cerita Hikayat Putri Bunga Kemuning.

Sebuah pertanyaan baru di B. Indonesia (teks berlanjut pada gambar) Meskipun sampah saat ini banyak, namun mengurangi sampah rumah tangga dari kecil merupakan solusi bagi lingkungan dan memberikan manfaat bagi banyak pekerja. Oleh karena itu, setiap orang hendaknya berusaha mengurangi jumlah sampah rumah tangga untuk membatasi kerusakan lingkungan.Masalahnya adalah 1. temukan informasi penting dalam teks. ajukan pertanyaan tentang isi bacaan dengan menggunakan kata apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana. rangkum teks berdasarkan poin-poin penting dan jawaban atas pertanyaan yang telah Anda kumpulkan. Tolong bantu saya kawan, terima kasih atas bantuan jawabannya. Tayangan saya di televisi digital di indonesia bulan november 2022…teks prosedurnya adalah sistem yang tidak lengkap, karena jika sebuah magnet dipotong menjadi dua maka akan terbentuk dua buah magnet, yaitu A dan B. Susunan kutub magnet yang benar A dan B adalah. …bisakah seseorang membantuku? Hikayat merupakan salah satu bentuk sastra Melayu yang berisi cerita, tradisi, dan legenda. Salah satu ciri paling mencolok dari kisah ini adalah kemustahilan dan kehebatan orang-orang yang diceritakannya. Dalam diskusi kali ini Kangenge berbagi cerita tentang Bunga Kemuning.

Unsur Intrinsik Dan Ektrinsik Hikayat Amir Lengkap

Isi hikayat Bunga Kemuning secara umum menceritakan tragedi yang menimpa Sibunga, Putri Kuning, karena sering dianiaya oleh kakak laki-lakinya. Namun, kisah ini juga membahas berbagai situasi keluarga dan jenis cinta yang dimiliki seorang ayah terhadap putranya.

Cerita dimulai ketika raja mempunyai sepuluh orang anak. Anak-anak itu liar, liar dan sulit dirawat. Ditambah lagi dengan meninggalnya sang istri saat anak bungsunya, Putri Kuning, lahir. Akhirnya kesepuluh putri putra kerajaan diasuh oleh putri-putri di istana kerajaan.

BACA JUGA  Cara Menghitung Kata Di Word

Berbeda dengan kakak-kakaknya, Putri Kuning lahir dan berpendidikan. Dengan demikian ia menjadi putri kesayangan raja. Namun, kakak laki-lakinya menindas dan melecehkannya karena hal ini.

Suatu hari raja pergi ke pedesaan. Di sana ia membelikan kalung berharga Putri Kuning karena ia rajin dan baik hati. Keputusan ini tidak disetujui oleh orang yang lebih tua.

Ringkasan Sinopsis Cerita Hikayat Hang Tuah Dan Pesan Yang Bisa Diambil

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang raja yang terkenal bijaksana dan cerdas. Mereka dikaruniai sepuluh orang putri cantik bernama Puteri Jambon, Puteri Jeruk, Puteri Nila, Puteri Hijau, Puteri Kelabu, Puteri Jeruk, Puteri Merah Merona dan Puteri Kuning. Namun karena raja sibuk dengan administrasi kerajaan, dia tidak punya waktu untuk mengajar mereka dengan baik. Sedangkan istrinya meninggal saat melahirkan putrinya. Raja harus mempercayakan pengasuhan anak-anaknya kepada wali kerajaan.

Ternyata sang pengasuh tidak bisa mengurus semua putri raja. Hanya si bungsu, yaitu Puteri Kuning, yang dilatih dengan baik menjadi anak yang selalu ceria, ramah kepada semua orang, dan berperilaku baik. Sementara itu, kakak-kakaknya tumbuh dengan anak-anak yang kebingungan dan kasar. Mereka tidak mau belajar dan membantu raja. Kakak-kakak Puteri Kuning sehari-harinya bekerja dengan bermain di tepi laut atau berebut sesuatu.

Suatu hari raja ingin mengunjungi kerajaan lain untuk mencari teman. + Itulah sebabnya dia mengumpulkan semua putrinya. Raja berkata kepada mereka, “Saya akan pergi ke kerajaan lain selama beberapa minggu.” Hadiah apa yang kamu inginkan?”

Permintaan mahal dan indah pun dilontarkan oleh adik-adik Putri Jambon. Hanya Putri Kuning yang melangkah maju dan memegang tangan ayahnya sambil berkata, “Saya ingin ayah kembali dengan sehat.”

Sinopsis Dan Unsur Intrinsik Hikayat Bunga Kemuning

“Betapa indahnya kata-katamu, anakku. “Kuharap aku bisa kembali dengan selamat dan membawakanmu hadiah yang bagus,” kata raja.

Singkatnya, setelah kepergian raja, kelakuan anak-anaknya menjadi semakin malas. Alih-alih bersedih, mereka malah senang karena tidak ada seorang pun di seluruh kerajaan yang berani menghentikan mereka kecuali raja. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk berteriak dan memerintahkan para pekerja sesuka hatinya. Saking sibuknya para ibu rumah tangga, mereka tidak punya waktu untuk membersihkan taman istana kesayangan raja.

Melihat hal itu Puteri Kuning segera mengambil sapu dan mulai membersihkan taman yang sangat disayangi ayahnya itu. Dia membuang daun-daun mati, mencabut rumput liar, dan memangkas banyak cabang agar terlihat lebih baik. Sekaligus ia diejek oleh kakak-kakaknya yang melihat Puteri Kuning sibuk di taman. “Lihat, sepertinya kita punya karyawan baru,” kata salah satu dari mereka.

BACA JUGA  Aneka Jajanan Pasar Dari Yogyakarta Memiliki Keunikan Tersendiri

“Hei, pelayan! Kami masih melihat banyak kotoran di sini!” kata salah satu saudara laki-lakinya sambil membuang sampah ke taman. Mereka segera menyerbu dan merusak taman. Puteri Kuning menjalaninya setiap hari hingga ayahnya pulang.

Memahami Cerita Hikayat, Pengertian, Ciri Ciri Dan Contohnya

Ketika raja kembali ke rumah, ia menemukan Putri Kuning sendirian sedang merangkai bunga di halaman kerajaan sementara sembilan saudaranya asyik bermain di danau. Ia sedikit kecewa karena bersusah payah membawa hadiah, namun anak-anaknya tidak menerimanya dengan baik. Hanya Putri Kuning yang berlari menyambutnya dengan gembira.

Saat ia pergi ke istana, raja berkata, “Putraku rajin dan baik hati.” Ayah hanya bisa memberimu kalung dari batu hijau. “Ayahmu mencari ke seluruh kerajaan seberang laut tetapi tidak dapat menemukan kalung batu kuning yang kamu sukai.

“Baik ayah. Kalung batu hijau itu juga cocok dengan warna bajuku,” kata Puteri Kuning pelan.

Keesokan harinya, meskipun semua orang mendapat hadiah, ada beberapa orang yang iri di antara mereka. Salah satu dari mereka, Putri Hijau, melihat Putri Kuning mengenakan kalung batu berwarna hijau dan segera menghampirinya. “Adikku, biarlah kalung itu menjadi milikku, karena warnanya hijau.” Mengapa kamu memakai itu di lehermu?” Putri Hijau bertanya dengan cemburu.

Perangkat Pembelajaran Teks Hikayat Irmawati B.indonesia

Puteri Hijau tidak terima dengan penjelasan Puteri Kuning. Dia segera berlari menemui adik-adiknya yang lain. “Kalung hijau yang dikenakan Manjano benar-benar milikku. Tapi dia mengambilnya dari saku ayahku!” Ucapnya menyemangati kedelapan saudara perempuannya.

Mendengar provokasi Ratu Hijau, adik-adiknya menjadi marah. Mereka kemudian sepakat untuk mengambil kalung itu dari Puteri Kuning. Kemudian 9 bersaudara itu bertemu dengan putri hijau. Saat bertemu, ia langsung memaksa Puteri Hijau untuk memberikan kalungnya. Tentu saja ia menolak dan akhirnya memulai pertarungan sengit hingga kepalanya dipukul

Contoh hikayat beserta unsur intrinsik, unsur unsur intrinsik hikayat, contoh unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat, unsur intrinsik hikayat si miskin, unsur intrinsik hikayat bayan budiman, unsur unsur hikayat, unsur intrinsik novel 5cm, unsur intrinsik hikayat patani, hikayat bunga kemuning, unsur intrinsik, hikayat beserta unsur intrinsik, unsur intrinsik hikayat hang tuah

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment