Abu Bakar Ba’asyir: Tokoh Kontroversial dengan Pengaruh Luas

administrator

Abu Bakar Ba'asyir

Abu Bakar Ba'asyir

Abu Bakar Ba’asyir: Tokoh Kontroversial dengan Pengaruh Luas

Abu Bakar Ba’asyir adalah seorang ulama dan politikus Indonesia yang dikenal luas karena pandangan-pandangannya yang radikal. Ia lahir pada tahun 1938 di Jombang, Jawa Timur. Ba’asyir memulai pendidikan agamanya di pondok pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Setelah lulus dari Gontor, ia melanjutkan studinya di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

Pada tahun 1969, Ba’asyir kembali ke Indonesia dan mendirikan pondok pesantren Al Mukmin Ngruki di Solo, Jawa Tengah. Pondok pesantren ini menjadi salah satu pusat pendidikan dan dakwah Islam yang paling berpengaruh di Indonesia. Ba’asyir dikenal sebagai sosok yang tegas dan berpendirian keras. Ia sering melontarkan kritik pedas terhadap pemerintah dan para pemimpin Muslim yang dianggapnya tidak sesuai dengan syariat Islam.

Pada tahun 2002, Ba’asyir ditangkap oleh aparat keamanan karena diduga terlibat dalam aksi terorisme. Ia dituduh sebagai pemimpin kelompok Jemaah Islamiyah (JI), yang bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom di Indonesia, termasuk bom Bali pada tahun 2002. Ba’asyir dijatuhi hukuman 30 tahun penjara, namun kemudian dikurangi menjadi 15 tahun penjara.

Ba’asyir dibebaskan dari penjara pada tahun 2019 setelah menjalani hukuman selama 15 tahun. Setelah bebas, ia kembali aktif dalam kegiatan dakwah dan politik. Ia mendirikan Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) dan menjadi calon presiden pada pemilihan umum presiden tahun 2019. Namun, ia gagal mendapatkan suara yang cukup untuk melaju ke putaran kedua.

Abu Bakar Ba’asyir adalah sosok yang kontroversial. Ia dikagumi oleh sebagian umat Islam karena dianggap sebagai ulama yang tegas dan berpegang teguh pada ajaran Islam. Namun, ia juga dikritik oleh sebagian pihak karena pandangan-pandangannya yang radikal dan dianggap berbahaya bagi keamanan nasional.

BACA JUGA  Gambar Pemandangan Alam Yang Mudah Untuk Anak Sd

Berikut adalah beberapa pemikiran dan pendapat Abu Bakar Ba’asyir yang kontroversial:

  • Pemerintah Indonesia adalah pemerintahan yang kafir dan tidak sah.
  • Umat Islam wajib melakukan jihad untuk menegakkan syariat Islam di Indonesia.
  • Negara-negara Barat adalah musuh-musuh Islam dan harus dilawan.
  • Perempuan tidak boleh keluar rumah tanpa didampingi oleh mahramnya.

Pemikiran dan pendapat Abu Bakar Ba’asyir tersebut telah memicu kontroversi dan perdebatan di kalangan umat Islam di Indonesia. Ada yang mendukung pemikirannya, namun ada juga yang menolaknya. Kontroversi yang melingkupi sosok Abu Bakar Ba’asyir membuat pengaruhnya dalam dunia politik dan keagamaan di Indonesia semakin besar.

Artikel Terbaru

Leave a Comment