Buku Ende 391

administrator

Buku Ende 391

Ende 391: Sebuah Kisah tentang Diaspora Indonesia di Belanda

Ende 391 adalah sebuah buku yang ditulis oleh Martin Aleida Toer, seorang jurnalis dan penulis Indonesia. Buku ini diterbitkan pada tahun 2001 dan telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Penghargaan Tempo untuk Kategori Buku Nonfiksi Terbaik pada tahun 2002.

Buku ini berkisah tentang kehidupan diaspora Indonesia di Belanda pada masa pendudukan Jepang. Ende 391 diambil dari nama sebuah gedung di kota Ende, Flores, yang digunakan sebagai tempat penampungan bagi para pengungsi Indonesia yang melarikan diri dari Jawa.

Martin Aleida Toer melakukan penelitian selama bertahun-tahun sebelum menulis buku ini. Ia mewawancarai banyak saksi mata dan mengumpulkan berbagai dokumen untuk melengkapi kisahnya. Hasilnya, Ende 391 menjadi sebuah karya sejarah yang sangat valuable.

Buku ini tidak hanya berkisah tentang penderitaan para pengungsi Indonesia di Belanda, tetapi juga tentang perjuangan mereka untuk bertahan hidup dan membangun kehidupan baru di negeri asing. Ende 391 juga menyoroti hubungan antara Indonesia dan Belanda selama masa pendudukan Jepang.

Buku ini penting untuk dibaca karena memberikan perspektif baru tentang sejarah Indonesia. Ende 391 juga merupakan pengingat akan pentingnya toleransi dan saling pengertian dalam masyarakat yang beragam.

Beberapa poin penting dalam buku Ende 391:

  • Pada masa pendudukan Jepang, banyak orang Indonesia yang melarikan diri ke Belanda.
  • Para pengungsi Indonesia di Belanda ditempatkan di berbagai kamp penampungan, salah satunya adalah Ende 391.
  • Kondisi kehidupan di kamp penampungan sangat memprihatinkan. Para pengungsi kekurangan makanan, pakaian, dan obat-obatan.
  • Banyak pengungsi Indonesia yang meninggal dunia di Belanda karena penyakit dan kelaparan.
  • Setelah perang berakhir, para pengungsi Indonesia kembali ke tanah air mereka.
  • Namun, banyak dari mereka yang tidak dapat kembali ke kampung halamannya karena rumahnya telah hancur atau keluarganya telah meninggal dunia.
  • Beberapa pengungsi Indonesia memilih untuk menetap di Belanda dan membangun kehidupan baru di sana.
BACA JUGA  Cara Membuat Gambar Bintang

Ende 391 adalah sebuah buku yang sangat penting untuk dibaca siapa saja yang tertarik dengan sejarah Indonesia dan diaspora Indonesia. Buku ini juga merupakan pengingat akan pentingnya toleransi dan saling pengertian dalam masyarakat yang beragam.

Artikel Terbaru

Leave a Comment