Congkrah Tegese

syarief

0 Comment

Link

Congkrah Tegese – Rukan agave santos, kra agave bubrah secara harafiah berarti kerukunan akan membawa kebaikan dan perselisihan akan membawa kekacauan. Kalimat merupakan pedoman bagi orang-orang untuk saling beradaptasi demi menjaga keutuhan kelompok dan mencapai tujuan kelompok yang lebih besar dari tujuan masing-masing individu di dalamnya. Namun setiap anggota kelompok mempunyai pemikiran dan perasaannya masing-masing. Selain itu, setiap anggota kelompok memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Perbedaan yang muncul menjadi kelebihan dan kekayaan, bukan kelemahan, memerlukan kepekaan membaca diri sendiri dan orang lain. Elemen kunci persatuan sekaligus prasyarat.

Dalam persinggahan RSR di Agave Santos ini, kami mengundang para seniman dan mitra untuk mengeksplorasi dan menafsirkan kembali makna persatuan di masa kini, melalui proses peningkatan keterlibatan dalam berkarya. Kondisi dan kondisi sosial yang ada saat ini menciptakan ruang interaksi yang semakin luas dan semakin rapuh. Ketika perbedaan menjadi pemicu pertengkaran dan perpecahan. Ketika persatuan semakin tidak terjangkau.

Congkrah Tegese

Bagi seniman yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan menyelesaikan prosesnya bersama-sama selama kurang lebih 7 bulan, proses ini merupakan salah satu proses paling kolaboratif yang pernah mereka lihat. Lebih jauh lagi, proses ini merupakan upaya mereka sebagai seniman untuk terus berhubungan dengan dunia di luar dunianya sebagai asal, tujuan, dan sumber karya-karyanya di masa depan. Dalam prosesnya, mereka akan bekerja sama dengan mitra masyarakat untuk memenuhi pesan pendiri Padepokan Kesenian Bagong Kusudiardja, yaitu mengabdi kepada masyarakat melalui media seni. atau, lebih luas lagi, melayani kemanusiaan, tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang untuk mencapai keharmonisan demi kebaikan bersama; Hidup selaras dengan sesama dan alam semesta. Bahasa Jawa juga kaya akan ragam tetembunga. Konton tembung-tembung ing jawa basah ana gao pamana nashon frian, nashon perikan, nashon enter, nashon paribas, nashon sloka, nashon saroja, nashon dwilingga, dll.

BACA JUGA  Iklan Lowongan Kerja Banyak Dipublikasikan Melalui Media Cetak Yaitu

Kamus Paribasan Jawa

Tembang Paribasan, Iku Anen-Unen Kang Ajeg Pangongon, Mawa Teges Masuk, Ora Ngemu Sursa Pepidhan. (yaitu serangkaian kata yang penggunaannya tetap, tidak mempunyai konsep dan mempunyai arti)

Rukan agave santosa, krah agave budrah, artinya yen na rukan paedha santosa, yen na kankrah harus dipatahkan/rusak.

Pertanyaan baru di b. Tempat yang disebutkan adalah contoh lakon Karangan/Rachna dalam pewayangan Jawa! Nama sheetnya simbolis ya? Kal diam. Harusnya nyanyi dicavisake sak durune gage tekt sesorah iaiku Ayo Siska na langgi sukuri nomor Siska: “Iya, PR kamu bahasa Jawa jadi kenapa kamu melakukan itu? : “Diam, Kak, kamu masih menyelesaikan dan belum mengerjakannya.” Siska : “Bisakah kamu melakukannya?” Ayolah: “Nomor lagu salah. Aku tidak bisa, tapi aku terus bertanya pada ayahku apakah pekerjaan rumahku sudah selesai?” Java benar-benar memasak bidadari.” Aiuk : “Sejatine ora bidadari, Kak, Ien avake dheve gelem penstakingly banget.” Siska• “Tidak apa-apa, kakek dan nenekku yang masak.” 11 Tetapi Vujude Khali Ing Dhuvur Avujud a. Kanker c. d paceathon Penjelasan : A. Kruna Wesa Bali Nganutin Wewangsaniane B. Kruna Wesa Bali Nganutin Wangunianane Mohon penjelasannya secara lengkap

Tegese tembang, gegayuhan tegese, tegese, tegese panyandra, misuwur tegese, gawok tegese, mbabar tegese, tegese pawarta, tegese cangkriman, tumpeng tegese, wasis tegese, pawiyatan tegese

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment