Pantai Taman Kili Kili

administrator

0 Comment

Link

Pantai Taman Kili Kili – Kota Trenggalek merupakan sebuah daerah di Provinsi Jawa Timur dengan keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pantai ini menjadi tujuan wisata favorit setiap kalangan dan sangat cocok dikunjungi wisatawan yang ingin berlibur bersama keluarga, sahabat atau rekan kerja.

Berwisata alam bisa menghadirkan sensasi liburan yang berbeda dan pastinya sangat menyenangkan. Kota Trenggalek secara geografis terletak di Samudera Hindia sehingga kota ini mempunyai pantai-pantai indah yang keindahan alamnya tidak dapat dibantah lagi. Salah satunya adalah Wisata Pantai Taman Kili-kili Trenggalek. Simak ulasannya di bawah ini.

Pantai Taman Kili Kili

Wisata Pantai Kili-kili Park terletak di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Jika Sobat Traveler masih bingung, kamu bisa menggunakan Google Maps untuk mencari jalan menuju tempat wisata.

Festival Ucul Ucul, Pelepasan Tukik Di Pantai Taman Kili Kili Trenggalek

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mencapai tempat wisata pantai ini karena akses menuju kawasan pantai ini sangat mudah bagi pengguna. Artinya, Sahabat Traveller akan menempuh jalan berkelok-kelok dengan naik turun. Namun, sesama pelancong akan menikmati pemandangan tersebut.

Daya tarik utama wisatawan untuk berkunjung adalah keindahan pantainya yang spektakuler. Selain itu, deburan ombak pantai selatan yang menakjubkan memecah lautan dan hamparan pasir yang luas. Selain itu, Sahabat Traveler juga bisa menyaksikan matahari terbit dan terbenam di pantai ini.

Pantai Taman Kili-kili membentang dari barat ke timur di kawasan Desa Wonocoyo. Pantai ini sangat digemari wisatawan karena memiliki banyak spot foto yang indah dan menarik.

Pantai ini masih menyimpan keindahan alam, terdapatnya pohon pandan dan juga perbukitan didekat pantai menambah keindahan, kesejukan dan kenyamanan menikmati panorama alam yang indah ini.

Ratusan Warga Pelajar Lepas 1.000 Tukik Di Pantai Kili Kili

Wisata pantai Taman Kili-kili sangat cocok untuk mengisi liburan perjalanan anda bersama keluarga, anak-anak dan orang-orang tercinta karena wisata ini juga bersifat mendidik. Pantai ini merupakan tempat penangkaran penyu di Jawa Timur. Kawasan pantai ini memelihara 7 jenis penyu. Mereka dilepasliarkan pada siang hari karena jumlah predator lebih kecil dibandingkan pada siang hari.

Untuk mengikuti wisata pantai ini, Teman Traveler tidak perlu khawatir karena harga tiketnya murah hanya Rp 7.500. Cukup murah, bukan? Teman traveling kini bisa menikmati liburannya dengan pemandangan pantai yang indah.

Pantai Taman Kili-kili merupakan objek wisata yang populer. Selain keindahan alamnya, pantai ini juga dijamin lengkap dengan fasilitas seperti pemandian air tawar, musala, tempat parkir yang luas, warung makan dan masih banyak lagi layanan lainnya. Salah satu pantai di pesisir selatan Trenggalek ini menjadi rumah bagi beberapa jenis penyu yang datang untuk bertelur. Setiap tahunnya ribuan bayi penyu atau bayi penyu berhasil menetas.

BACA JUGA  Sebutkan 3 Perilaku Yang Menunjukkan Keyakinan Terhadap As Samad

Pantai yang berada di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek adalah Pantai Taman Kili-kili. Lokasinya tepat berada di antara Pantai Pelang dan Pantai Konang.

Banyak Penyu Bertelur Di Pantai Taman Kili Kili Trenggalek, Festival Ucul Ucul Jadi Media Edukasi

Taman Kili-kili terletak 55 km dari pusat kota Trenggalek. Untuk menuju kawasan ini sangat mudah, pengunjung dapat menggunakan jalan raya nasional Trenggalek-Pacitan. Jalannya mudah diakses dengan sepeda motor atau mobil.

Setibanya di kawasan ini, pengunjung akan disambut dengan pantai yang membentang dari barat hingga timur. Panorama pantai Taman Kili-kili sangat indah.

Terdapat juga beberapa gazebo dimana para tamu dapat bersantai. Tak hanya indah, pantai Taman Kili-kili juga mempunyai keunikan yang langka dibandingkan pantai lainnya, yaitu menjadi tempat mendaratnya spesies penyu langka untuk bertelur.

Kawasan Pantai Tamam Kili-kili kini memiliki laboratorium dan penangkaran penyu. Jadi pengunjung juga bisa belajar tentang upaya penyelamatan penyu.

Pdf) Suitability Analysis Of Habitat And Ecotourism Of Olive Ridley Sea Turtle (lepidochelys Olivacea) In Development Of Turtle Conservation Strategy At Taman Kili Kili Beach

Salah satu pengelola konservasi penyu Taman Kili-Kili, Ari Gunawan mengatakan, setiap tahunnya belasan induk penyu datang ke pantai untuk bertelur.

Ari Gunawan, Sabtu (16/9/2023), mengatakan, “Tahun ini induk penyu abu-abu yang bertelur ada 74 ekor. Diantaranya yang bertelur 6.054 butir.”

Ia mengatakan, para pejabat telah menyimpan ribuan telur penyu di cagar alam untuk ditetaskan. Dari 6.054 butir telur, kini 4.160 butir telah menetas.

Ribuan anak ayam yang baru menetas kini dilepasliarkan ke laut untuk bertahan hidup di habitatnya. Selama proses pelepasan, benur tidak boleh dibuang atau dilepasliarkan langsung ke laut melainkan harus diambil dari tepi pantai.

Pemkab Trenggalek Dukung Program Konservasi Penyu Taman Kili Kili

“Penyu ini pelaut ulung. Kalau sudah besar, ia akan kembali ke pantai ini untuk bertelur,” ujarnya.

Konon sejak tahun 2011, jumlah induk penyu yang bertelur di pantai Taman Kili-Kili terus meningkat. Jumlah pendaratan penyu tertinggi terjadi pada tahun 2018 sebanyak 89 ekor penyu.

Puas dengan pemandangan Pantai Tamam Kili-kili, pengunjung dapat menikmati tempat wisata lain yang ada di kawasan Kecamatan Panggul antara lain Pantai Pelang, Air Terjun Lelangi, Pantai Konang, Pantai Joketro dan Pantai Kuyon. Taman Kili – Pantai Kili akhir-akhir ini ramai menjadi perbincangan semua orang karena adanya kegiatan yang diusung oleh masyarakat sekitar pantai yang tergabung dalam Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas). Pantai ini terkenal karena festival “ucul – ucul” sering diadakan di pantai ini. Ucul – ucul sendiri merupakan kata dalam bahasa Jawa yang berasal dari kata Ucul yang berarti “berhenti”, namun bila diucapkan berkali-kali maknanya berubah menjadi “berhenti”. Jadi upacara ucul-ucul di sini berarti pelepasan penyu atau bayi penyu ke habitat aslinya. Tentu saja ini menjadi daya tarik wisata unik yang tidak bisa ditemukan di semua pantai di Jawa Timur.

BACA JUGA  Persamaan Buku Fiksi Dan Non Fiksi

Seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, Indonesia merupakan jalur migrasi 6 dari 7 spesies penyu yang ada di dunia, namun dari 6 spesies tersebut, hanya 4 spesies yang bertelur di Indonesia dan tempat penyu bertelur tidak hanya itu saja. di bidang. pantai. Penyu akan memilih untuk bertelur di pantai yang sepi, tidak terlalu ramai dan yang terpenting memiliki vegetasi pantai yang bagus. Tampaknya Taman Kili – Pantai Kili memenuhi kriteria kelayakan tersebut, sehingga induk penyu pun datang untuk menitipkan telurnya di pantai ini. Menurut keterangannya, pantai ini merupakan rumah bagi penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu abu-abu (Lepidochelys olivacea).

Chief Of Party Usaid Bijak Kagum Pada Pelestarian Penyu Pantai Kili Kili

Pantai Taman Kili – Kili secara administratif termasuk dalam Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Negara Bagian Trenggalek. Dalam perjalanan menuju pantai ini, Anda akan terkesan dengan pemandangan alam spektakuler yang dikelilingi pegunungan kapur. Berdasarkan panoramanya saja, pantai ini berpotensi dijadikan sebagai objek wisata. Pantai ini memiliki pemandangan barisan pegunungan yang “melindungi” sisi timur dan barat pantai ini. Selain itu tumbuhan pesisir antara lain nanas laut (Pandanus tectorius), pinus laut (Casuaria equisetifolia), katang (Ipomoea pes-caprae) dan Spinifex sp. Pantai ini juga bebas sampah, mungkin di dekat bibir pantai hanya tersisa sedikit sisa-sisa dedaunan tanaman laut disekitarnya. Namun seperti halnya pantai-pantai di Jawa Selatan, ombak di pantai ini sangat besar. Namun pantai dengan ombak yang tinggilah yang disukai penyu, karena dengan bantuan ombak tersebut mereka dapat mendaki pantai atau kembali ke laut tanpa harus merangkak untuk menempuh jarak yang jauh. Selain itu di pinggir pantai juga terdapat kumpulan burung yang tidak terdapat di banyak pantai lainnya, di banyak kawasan pantai saya masih melihat kumpulan burung bangau (Bubulcus ibis) dan burung bangau (Leptoptilosjavanicus) mendarat dan terbang kesana-kemari. pantai. pantai ini. Menurut saya, hal ini menambah nilai eksotik keindahan alam pantai ini.

Sebelum menjadi kawasan konservasi, Pantai Taman Kili – Kili telah lama digunakan sebagai tempat pendaratan penyu. Namun pada masa lalu, masyarakat sering memanfaatkan penyu sebagai sumber makanan dengan harga yang mahal. Masyarakat setempat sering menjual telur penyu atau daging penyu untuk mencari nafkah. Namun belakangan ini masyarakat menyadari bahwa penyu hidup dapat memberikan manfaat lebih dibandingkan penyu mati. Oleh karena itu, melalui Kelompok Pemantau Masyarakat (Pokmaswas) setempat, masyarakat mulai menggalang kegiatan konservasi penyu, mulai dari penetasan telur hingga pelepasan bayi penyu ke alam. Iklan ini seolah mampu menarik wisatawan untuk datang dan merasakan interaksi dengan reptil tersebut.

BACA JUGA  1 Km Berapa Meter

Selama kurun waktu 2011 hingga 2014, warga Pantai Taman Kili – Kili melepasliarkan sekitar 11.000 ekor penyu ke habitat aslinya. Jumlah tersebut merupakan angka yang besar mengingat seluruh kegiatan di sini dijalankan secara mandiri oleh masyarakat. Pada tahap ini terdapat pos penjagaan yang digunakan masyarakat untuk memantau pantai sehingga setiap ada penyu yang datang ke pantai masyarakat akan segera mengetahuinya dan mengambil tindakan yang tepat. Di dekat pos jaga ini juga terdapat penangkaran penyu dan taman yang dipenuhi pohon pinus. Sebab selain melakukan aksi perlindungan penyu, masyarakat di pantai ini juga aktif mendorong penanaman pohon pinus maritim agar kawasan di sekitar Taman Kili – Pantai Kili menjadi lebih hijau. Tempat penetasan penyu yang juga didirikan oleh masyarakat ini memiliki tempat penetasan penyu, tempat penyu dikumpulkan dan diberi perawatan awal sebelum dikembalikan ke laut.

Upacara Ucul – Ucul dilakukan ketika anak-anak yang dibesarkan di pantai Taman Kili – Kili sudah cukup dewasa untuk mengurangi resiko kematian. Biasanya kegiatan ini dilakukan pada pagi hari saat matahari belum terlalu terik, agar penyu tidak terjatuh saat masuk ke dalam air. Biasanya, serangkaian acara akan dilakukan sebelum orang tersebut dibebaskan, misalnya sambutan kepala daerah atau dinas terkait di Rutan. Setelah acara penyambutan selesai, para peserta kegiatan yang meliputi warga sekitar, pelajar, polisi, tentara serta pimpinan pemerintah daerah dan organisasi terkait akan berbaris di sepanjang pantai. Pengurus Pokmaswas kemudian membawa bak berisi anak laki-laki tersebut ke pantai, untuk dibagikan satu per satu kepada peserta.

Ratusan Tukik Penyu Dalam Pengawasan Dan Perawatan Di Pantai Taman Kili Kili Trenggalek

Kili kili adventure, hotel kili suci, kili kili pancing, pantai kili kili trenggalek, kili kili pancing tuna, cara mengikat kili kili, jenis kili kili pancing, kili kili pancing laut, pantai kili kili, kili kili cabang 3, harga kili kili pancing, kili

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment