Teknik Bivalve Dan A Cire Perdue

administrator

0 Comment

Link

Teknik Bivalve Dan A Cire Perdue – Salah satu cabang seni rupa adalah patung. Seni patung, seperti seni lainnya, berkembang seiring dengan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan kehidupan masyarakat. Menurut Te Matatini o Indonia (1990:215), seni pahat adalah pahatan tiga dimensi atau bentuk benda padat yang dapat dibuat dalam bentuk pahatan atau patung dari kayu atau logam. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, patung batu, kayu, &c. ciptaan (patung, dll.) dari manusia, hewan, dll. gambar disalin. Secara umum dapat kita simpulkan bahwa patung adalah suatu karya seni rupa 3 dimensi yang diciptakan dengan menciptakan suatu volume material. Tanah liat, kayu, batu, logam dan penggunaan metode ekstraksi, ukiran, pemotongan, pemotongan atau reduksi, penggunaan metode tambahan, bahan tambahan seperti logam dan cetakan.

Kali ini saya akan membahas teknik pembuatan patung logam yaitu ratu. Teknik pengukiran dengan menggunakan bahan logam ada dua macam, yaitu teknik bivalve dan lead wheel (wax ware).

Teknik Bivalve Dan A Cire Perdue

Yang dimaksud dengan metode pencetakan bivalve adalah metode pencetakan patung logam dari campuran beton, batu, semen dan pasir, pasir (untuk bahan bukan logam), fiberglass dan bahan lain yang sejenis. barang dan obligasi kedua belah pihak terikat atau terikat. Setelah tungku atau tungku peleburan, cetakan dimasukkan melalui lubang di bagian atas cetakan: setelah logam mengeras, bra dilepas dan logam dituang. Pembersihan ini dapat diulangi beberapa kali, jika residunya tidak hilang

Seni Patung Dengan Berbagai Bahan Dan Teknik

Meski pada awalnya bahan yang digunakan adalah logam (kebanyakan tembaga), namun sejak digunakan untuk membuat patung kerang tidak selalu terbuat dari logam. Namun Anda bisa menggunakan bahan logam lain, seperti semen, beton, resin atau fiberglass.

BACA JUGA  Perbedaan Balok Dan Kubus

Pada zaman dahulu, para perajin Jawa membuat emas dengan menggunakan palu. Penggunaan panas dalam pandai emas dimulai pada abad pertama Masehi. Pada zaman kuno, pematung mempelajari seni metalurgi dan menggunakannya untuk membuat patung perunggu dan emas. Selain menggunakan metode Cire Perdue (wax waxing lebih banyak) untuk membuat patung, antara lain logam, ukiran, ukiran, jembatan (Filigree atau kerawang adalah jenis hiasan yang biasanya terbuat dari emas dan perak). Teknik ini juga populer di Italia, Perancis, dan Portugal dari tahun 1660-an hingga akhir tahun 1800-an), sebuah variasi dari Repoussé (Repoussé atau repoussage mengacu pada pengerjaan logam yang membuat logam lunak dengan palu). Oleh karena itu, jika dilihat dari depan logam, warnanya akan berguna, membantu) atau bagaimana rencana pemugarannya, yang populer dan artistik.

Contoh temuan Wonoboyo berupa emas dan perak dipajang di Museum Prambanan. Penemuan asli Wonoboyo disimpan di Museum Nasional Indonesia, Batavia. Itu dibuat dengan teknik Repousse sekitar abad ke-8-9

Patung Cire Perdue diawali dengan pembuatan badan logam dari lilin lebah yang berisi rangka inti. Patung lilin kuno dihias dengan berbagai pola. Seluruh bentuk lampu dilapisi dengan tanah liat lunak dan memiliki lubang di bagian atas dan bawah. Tuangkan logam cair dari lubang atas (yang mungkin sangat panas) dan tuangkan lilin cair dari lubang bawah. Saat logam mendingin, logam akan retak sedikit untuk menghilangkan benda kerja. Cast yang menggunakan metode ini hanya dapat digunakan satu kali saja.

Laporan Kel. 5 (x Ips 2)

Dari informasi diatas mengenai pengertian metode Bivalve dan Cire Perdue, kita dapat membedakan kedua metode tersebut:

1. Metode Bivalve merupakan metode pengecoran dengan cangkang yang dapat dilepas. Cara ini akan menghasilkan hasil yang lebih banyak dengan pola yang sama.

BACA JUGA  Bank Bri Tutup Jam Berapa

2. Kehilangan rahasia seni (lost wax printing) yang merupakan teknik sekali pakai atau single use. Anda bisa menggunakan bahan sederhana untuk konstruksi, misalnya tanah liat atau beton

Teknik bivalve, bivalve dan a cire perdue, pengertian teknik bivalve, a cire perdue adalah

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment